STRATEGI GURU PAI DALAM MENGINTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR (STUDI KASUS PADA KELAS VI DI SD NEGERI 002 MUARA LEMBU KECEMATAN SINGINGI)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya internalisasi nilai-nilai Pendidikan Islam dalam membentuk karakter peserta didik, terutama melalui pembelajaran yang berfokus pada profil pelajar pancasila. Kurikulum Merdeka yang di terapkan di SD N 002 Muara Lembu menekankan pada penguatan profil pelajar Pancasila yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian. Namun, berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan beberapa gejala yang menunjukkan belum optimalnya strategi guru PAI dalam menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam Profil Pelajar Pancasila, belum adanya strategi yang sistematis, kegiatan pembiasaan Islami belum terintegrasi, minimnya penggunaan media pembelajaran Islami, serta rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan strategi guru PAI dalam menginternalisasi nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka Belajar, serta mengidentifikasi factor-faktor yang menghambat motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses internalisasi nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelas VI di SD Negeri 002 Muara Lembu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru PAI yang dilakukan meliputi pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran, pembiasaan kegiatan Islami, penggunaan metode, serta upaya pemanfaatan media edukatif yang mendukung nilai-nilai Islam dan Pancasila.
Downloads
References
Aida Sumardi, dkk, “Analisis Nilai Akhlak pada Legenda Malin Kundang dalam Perspektif Islam”, Jurnal Skripta, Vol. 2 No. (2020), hal. 52.
Anis Nurul Afifah, “Nilai-Nilai Pendidikann Islam dalam buku Meraih 1001 Keajaiban Hidup Dengan Al-Qur’an Karya Ust. Bobby Herwibowo, Lc dan Relevansinya dengan Materi Akidah Akhlak Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah”, Disertai Doktor (Ponorogo: Institut Agam Islam Negri Ponorogo, 2023), hal. 27
Ashabul Kahfi, “Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dan Implikasinya Terhadap Karakter Peserta didikDi Sekolah”, Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Dasar 5 , no. 2 (2022), 139 diakses pada 20 Januari 2025.
Santoso, I. Penguatan Karakter Islam Melalui Proyek Profil Pelajar Pancasila. Al-Tarbawi Journal, 8(2), 2023
Elfiani (Guru Kelas VI SDN 002 Muara Lembu), wawancara, muara lembu, 12 Februari 2025.
Restiana et al., Strategi Pembelajaran ( Selat Media, 2023)
Dr. Sawaluddin. Strategi Guru Agama Islam dalam Membentuk Karakter Anak Teori dan Aplikasi dalam Kurikulum Merdeka (Rawamangun, Jakarta: Kencana,2024
Siregar, A. B. . Pendekatan Pendidikan Anak : Keteladanan , Nasehat dan Perhatian. Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 1, no. 1 (2021): 1–8.
Nur Widiastuti, Internalisasi Nilai-Nilai Keislaman: Metode Pembelajaran PAI (Malang: PT Literasi Nusantara Abadi Grup, 2023), hal. 62.
Muzakkir, dkk. Penerapan Metode Nasihat Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengerjakan Ibadah Shalat Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Al-Asma: Journal of Islamic, Vol. 4 no. 2 (2022): 156-168
Hamzah, Strategi Pembelajaran Guru Edukatif, (Sumatra Barat: CV. Azka Pustaka, 2022), hal. 4-5
Nurhayati, U., dan Nurman, M. “Komponen Materi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Orientasinya Pada MadrasahIbtidaiyah”, Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, Vol. 6 No. 2, (2022), hal. 167-184.
R. Saleh, “Kerja Sama Orang Tua dan Pendidik dalam Mengenalkan Nilai-Nilai Moral Anak”, Murhum J. Pendidik. Anak Usia Dini, Vol. 3 No. 1, (2022), hal. 24-33.
Kunandar. “Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru.” (2013),hal.43
Korina. “Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Studi Desriptif di Sekolah Menengah Atas”, Didaktika: Jurnal Kependidikan, Vol. 14 No. 1, (2025), hal. 859-863.









