ANALISIS SPASIAL PENETAPAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN MELALUI INTEGRASI LBS, LSD, RTRW, DAN RDTR DI KABUPATEN DELI SERDANG

  • Rahmad Dian Institut Sains dan Teknologi TD Pardede
  • Iswandani Lingga Praktisi dan Anggota Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Provinsi Sumatera Utara
  • Dessy Eresina Pinem Institut Sains dan Teknologi TD Pardede
  • Mas Pratono Praktisi dan Anggota Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Provinsi Sumatera Utara
Keywords: Analisis Spasial, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Integrasi Data Spasial, Sistem Informasi Geografis (SIG), Overlay, Gap Analysis

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan peruntukan kawasan tanaman pangan serta menyusun rekomendasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan sintesis spasial yang mengintegrasikan Lahan Baku Sawah (LBS), Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) melalui teknik overlay, gap analysis, interpretasi citra satelit, dan verifikasi lapangan untuk menghasilkan rekomendasi LP2B yang selaras dengan kondisi eksisting dan kebijakan tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian spasial antar instrumen yang ditandai oleh perbedaan luasan dan delineasi kawasan pertanian. Proses sintesis spasial menghasilkan rekomendasi LP2B seluas 26.821,36 ha, yang terdiri atas 26.403,49 ha (98,44%) berdasarkan hasil identifikasi kondisi eksisting dan 417,87 ha (1,56%) kawasan LP2B yang telah ditetapkan dalam RDTR. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan sintesis spasial mampu menghasilkan rekomendasi LP2B yang lebih konsisten dengan kondisi eksisting dan kebijakan tata ruang, sehingga dapat menjadi dasar dalam evaluasi RTRW, RDTR, serta penyusunan kebijakan perlindungan lahan pertanian berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Rahmad Dian, Institut Sains dan Teknologi TD Pardede

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Institut Sains dan Teknologi TD Pardede, Medan

Iswandani Lingga, Praktisi dan Anggota Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Provinsi Sumatera Utara

Praktisi dan Anggota IAP Provinsi Sumatera Utara

Dessy Eresina Pinem, Institut Sains dan Teknologi TD Pardede

Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Institut Sains dan Teknologi TD Pardede, Medan

Mas Pratono, Praktisi dan Anggota Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAP) Provinsi Sumatera Utara

Praktisi dan Anggota IAP Provinsi Sumatera Utara

References

Akmal, A., Aksa, N., & Handayani, R. (2025). Tinjauan pengembangan ruang di kawasan perkotaan Pangkajene ditinjau dari aspek RDTR dan LP2B. LOSARI: Jurnal Arsitektur Kota dan Pemukiman, 10(2), 99–116. https://doi.org/10.61275/losari.v10i2.374

Agarwal, C., Green, G. M., Grove, J. M., Evans, T. P., & Schweik, C. M. (2002). A review and assessment of land-use change models: Dynamics of space, time, and human choice. USDA Forest Service General Technical Report NE-297.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Deli Serdang. (2024). Kabupaten Deli Serdang dalam angka 2024. BPS Deli Serdang.

Burrough, P. A., McDonnell, R. A., & Lloyd, C. D. (2015). Principles of geographical information systems. Oxford University Press.

Congalton, R. G., & Green, K. (2019). Assessing the Accuracy of Remotely Sensed Data: Principles and Practices (3rd ed.). CRC Press

FAO. (1976). A framework for land evaluation. Food and Agriculture Organization of the United Nations. https://www.fao.org/4/x5310e/x5310e00.htm

Gibbard, S., Caldeira, K., Bala, G., Phillips, T. J., & Wickett, M. (2010). Climate effects of global land cover change. Geophysical Research Letters, 32(23).

Jensen, J. R. (2016). Introductory Digital Image Processing: A Remote Sensing Perspective (4th ed.). Pearson.

Lambin, E. F., & Meyfroidt, P. (2011). Global land use change, economic globalization, and the looming land scarcity. Proceedings of the National Academy of Sciences, 108(9), 3465–3472. https://doi.org/10.1073/pnas.1100480108

Long, H., Heilig, G. K., Li, X., & Zhang, M. (2007). Socio-economic development and land-use change. Land Use Policy, 24(1), 141–153. https://doi.org/10.1016/j.landusepol.2005.11.003

Malczewski, J. (2004). GIS-based land-use suitability analysis: A critical overview. Progress in Planning, 62(1), 3–65. https://doi.org/10.1016/j.progress.2003.09.002

Nugrahanto, D. S., Sudarsono, B., & Putranto, T. T. (2026). Pemanfaat Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penyiapan Data Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Jurnal Profesi Insinyur Indonesia, 3(6), 374–385. https://doi.org/10.14710/jpii.2025.28725

Pratama, A., Sitorus, S. R. P., & Harahap, F. (2018). Analisis spasial penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(1), 1–12.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Sekretariat Negara.

Republik Indonesia. (2011). Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2011 tentang Penetapan dan Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Sekretariat Negara.

Seto, K. C., Güneralp, B., & Hutyra, L. R. (2012). Global forecasts of urban expansion. Proceedings of the National Academy of Sciences, 109(40), 16083–16088. https://doi.org/10.1073/pnas.1211658109

Taufik, M., Kurniawan, A., & Pusparini, F. M. (2018). Penentuan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Menggunakan Metode Multi Data Spasial di Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Geoid, 13(1), 63–70. https://doi.org/10.12962/j24423998.v13i1.3679

Published
2026-07-29
How to Cite
Dian, R., Lingga, I., Pinem, D. E., & Pratono, M. (2026). ANALISIS SPASIAL PENETAPAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN MELALUI INTEGRASI LBS, LSD, RTRW, DAN RDTR DI KABUPATEN DELI SERDANG. JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS), 8(2), 131 - 141. https://doi.org/10.36378/jps.v8i2.5947
Abstract viewed = 0 times
PDF downloaded = 0 times