Model Tata Kelola Kolaboratif Pengawasan dan Pembinaan Koperasi Kelapa Sawit dalam Kemitraan Perusahaan di Kabupaten Rokan Hulu
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pengawasan dan pembinaan koperasi kelapa sawit dalam kemitraan dengan perusahaan di Kabupaten Rokan Hulu serta merumuskan model tata kelola kolaboratif yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan dan pembinaan koperasi masih belum optimal karena cenderung bersifat administratif, tidak berkelanjutan, dan belum berbasis kebutuhan riil koperasi. Dalam praktik kemitraan, ditemukan adanya ketimpangan relasi antara koperasi dan perusahaan yang menyebabkan lemahnya posisi tawar koperasi. Selain itu, implementasi tata kelola kolaboratif belum berjalan efektif karena rendahnya komunikasi, koordinasi, kepercayaan, dan partisipasi antar aktor. Penelitian ini menghasilkan model tata kelola kolaboratif yang menekankan peran pemerintah sebagai fasilitator dan regulator, koperasi sebagai penguat kelembagaan, serta perusahaan sebagai mitra strategis. Model ini mengedepankan kolaborasi aktif melalui komunikasi terbuka, kepercayaan, dan komitmen bersama untuk meningkatkan kinerja koperasi dan kesejahteraan anggota. Dengan demikian, penerapan model tata kelola kolaboratif diharapkan mampu memperbaiki sistem pengawasan dan pembinaan koperasi serta menciptakan kemitraan yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan
Downloads
References
Bijman, J., Muradian, R., & Schuurman, J. (2012). Cooperatives, economic democratization and rural development. Journal of Rural Studies, 28(1), 1–9.
Birchall, J. (2011). People-centred businesses: Cooperatives, mutuals and the idea of membership. Palgrave Macmillan.
Bryman, A. (2016). Social research methods (5th ed.). Oxford University Press.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Emerson, K., Nabatchi, T., & Balogh, S. (2012). An integrative framework for collaborative governance. Journal of Public Administration Research and Theory, 22(1), 1–29. https://doi.org/10.1093/jopart/mur011
Glasbergen, P. (2011). Understanding partnerships for sustainable development analytically: The ladder of partnership activity. Environmental Policy and Governance, 21(1), 1–13.
Hendar. (2010). Manajemen perusahaan koperasi. Erlangga.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2020). Pedoman pengelolaan koperasi. Kemenkop UKM.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi sektor publik. Andi Offset.
Ostrom, E. (2005). Understanding institutional diversity. Princeton University Press.
Pye, O., Daud, R., & Harmono, Y. (2012). Precarious lives: Transnational biographies of migrant oil palm workers. Asia Pacific Viewpoint, 53(3), 330–342.
Rhodes, R. A. W. (1996). The new governance: Governing without government. Political Studies, 44(4), 652–667.
Rist, L., Feintrenie, L., & Levang, P. (2010). The livelihood impacts of oil palm: Smallholders in Indonesia. Biodiversity and Conservation, 19(4), 1009–1024.
Sitio, A., & Tamba, H. (2001). Koperasi: Teori dan praktik. Erlangga.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susila, W. R. (2004). Contribution of oil palm industry to economic growth and poverty alleviation in Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 23(3), 107–114.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.
World Bank. (2019). Enhancing the role of cooperatives in economic development. World Bank Publications.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Zakaria, R., & Prabowo, H. (2020). Cooperative governance in developing countries. International Journal of Cooperative Studies, 9(2), 45–56.
Zulkarnain, A. (2017). Tata kelola koperasi dalam perspektif good governance. Jurnal Administrasi Publik, 14(2), 123–135.
Copyright (c) 2026 Syamzaimar Syamzaimar, Zaili Rusli, Harapan Tua, Hasim As'ari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
