YUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA
http://ejournal.uniks.ac.id/index.php/YUDABBIRU
<p><strong><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Yudabbiru</span></span></em></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> merupakan kata yang terdapat dalam Al-Quran, ada beberapa kali kata</span></span><strong><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> Yudabbiru</span></span></em></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> dinukilkan, salah satunya dalam QS. </span><span style="vertical-align: inherit;">Yunus (10) Ayat 3. Kata</span></span><strong><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> Yudabbiru</span></span></em></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> merupakan</span><strong><em><span style="vertical-align: inherit;"> penyimpangan</span></em></strong><span style="vertical-align: inherit;"> dari kata </span></span><strong><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> dabbara</span></span></em></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> (mengatur). </span><span style="vertical-align: inherit;">Namun</span></span><strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> Y </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">udabbiru</span></span></em></strong><em> </em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> diartikan secara luas adalah mengarahkan, mengelola, menjalankan, mengelola, atau mengurusi. </span><span style="vertical-align: inherit;">Arti</span></span><strong><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> Yudabbiru</span></span></em></strong><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"> ini sejalan dengan istilah Administrasi umum yakni tata kelola.</span></span></p> <p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Yudabbiru Jurnal Administrasi Negara merupakan jurnal elektronik dan cetak yang telah melalui proses Peer- </span></span><em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Review. </span></span></em><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Yudabbiru Jurnal Administrasi Negara dikelola oleh Laboratorium Program Studi Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Islam Kuantan Singingi dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat dan Dakwah Islamiyah.</span></span></p>LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM) UNIKSen-USYUDABBIRU JURNAL ADMINISTRASI NEGARA2656-3983Tantangan Sistem Administrasi Negara Menghadapi Era Society 5.0
http://ejournal.uniks.ac.id/index.php/YUDABBIRU/article/view/5838
<p>Era Society 5.0 menempatkan teknologi digital sebagai sarana untuk membangun tata kelola pemerintahan yang berpusat pada manusia. Perubahan tersebut menuntut sistem administrasi negara bergerak dari pola birokrasi prosedural menuju pelayanan publik yang adaptif, kolaboratif, dan berbasis data. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, prosiding, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan administrasi negara, reformasi birokrasi, e-government, SPBE, dan transformasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa administrasi negara menghadapi beberapa tantangan utama, yaitu rendahnya kesiapan sumber daya aparatur, budaya birokrasi yang lambat berubah, kesenjangan infrastruktur digital, lemahnya integrasi data, serta risiko keamanan informasi publik. Tantangan tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital tidak cukup dilakukan melalui penyediaan aplikasi, tetapi harus disertai pembaruan kelembagaan, peningkatan kompetensi aparatur, perlindungan data pribadi, pemerataan akses, dan koordinasi antarlembaga. Kajian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan administrasi negara menghadapi Society 5.0 ditentukan oleh kemampuan pemerintah menyeimbangkan teknologi, regulasi, kapasitas birokrasi, dan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, transformasi administrasi negara perlu diarahkan pada tata kelola yang humanis, inklusif, akuntabel, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Indonesia, termasuk kelompok rentan yang membutuhkan layanan mudah, terjangkau, jelas, serta terlindungi dari risiko ketimpangan akses dan penyalahgunaan data publik dalam praktik pemerintahan digital nasional di masa mendatang.</p>Alnesa Adhia PutriCika Nurcahyati JusmiRisvandi
Copyright (c) 2026 Alnesa Adhia Putri, Cika Nurcahyati Jusmi, Risvandi
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-182026-08-1882445610.36378/yudabbiru.v8i2.5838Pemberdayaan Rumah Batik Cahayo Laut Di Desa Segati Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan
http://ejournal.uniks.ac.id/index.php/YUDABBIRU/article/view/6018
<p>Penelitian ini menganalisis pemberdayaan masyarakat melalui Rumah Batik Cahayo Laut di Desa Segati yang menghadapi kendala keterbatasan sumber daya manusia, fasilitas produksi, pemasaran, dan inovasi motif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan berjalan cukup baik melalui aspek enabling, empowering, protecting, dan supporting. Namun, diperlukan peningkatan pembinaan, dukungan pemerintah, fasilitas, pemasaran, serta partisipasi masyarakat agar program berkembang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>Amelia kirana AmelHerman
Copyright (c) 2026 Amelia kirana Amel, Herman
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-182026-08-1882576510.36378/yudabbiru.v8i2.6018Transformasi Digital Pelayanan Desa Di Desa Koto Rajo Kecamatan Kuantan Hilir Seberang Kabupaten Kuantan Singingi
http://ejournal.uniks.ac.id/index.php/YUDABBIRU/article/view/5988
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi digital pelayanan desa di Desa Koto Rajo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini mengkaji kondisi terkini, hambatan, dan upaya transformasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital pelayanan desa masih berada pada tahap awal, dengan kendala utama berupa keterbatasan infrastruktur jaringan internet, rendahnya kapasitas literasi digital aparatur desa, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan berbasis digital.</p>Alya Imeldi ArizonaWanda ArdiansyahSridestikaSahri Muharam
Copyright (c) 2020 Alya Imeldi Arizona, Wanda Ardiansyah, Sridestika, Sahri Muharam
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2020-09-012020-09-0182707610.36378/yudabbiru.v2i2.5988