JURNAL AL-FALAH PERBANKAN SYARIAH
https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/AL-FALAH
<p style="text-align: justify;">Jurnal Al-falah Perbankan Syariah E-ISSN : 2746-5829 dan P-ISSN : 2774-8758 merupakan jurnal Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Kuantan Singingi (UNIKS). <em>A</em><em>l-falâh</em> bermakna; kemakmuran, keberhasilan. Dalam Ekonomi Islam Al Falah adalah tujuan hidup yang harus dicapai oleh seseorang termasuk kegiatan bermuamalah dalam perbankan syariah. Operasional dalam Perbankan syariah harus sesuai dengan prinsip syariah atau tidak bertentangan dengan syariat Islam karna dalam Perbankan syariah tidak hanya untuk mencari keuntungan didunia semata tetapi juga kebahagiaan di akhirat (berkah dunia akhirat).</p>Universitas Islam Kuantan Singingien-USJURNAL AL-FALAH PERBANKAN SYARIAH2774-8758ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH DI UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI
https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/AL-FALAH/article/view/5196
<p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>Financial literacy is an individual's ability to understand, manage, and make wise financial decisions, encompassing aspects of financial knowledge, attitudes, and behaviors. This study aims to analyze the level of financial literacy among students. The research method used is a descriptive quantitative approach with data collection techniques through questionnaires. The research sample consists of 44 respondents selected using purposive sampling techniques. The data were analyzed using the descriptive presentation method.</em></p> <p><em>The results of the study indicate that the majority of students have a high level of financial literacy, particularly in the aspects of financial knowledge and attitudes. However, in terms of financial behavior, there are still students who have not implemented optimal financial management. Overall, 65% of students fall into the high financial literacy category, 28% into the medium category, and 7% into the low category. These findings indicate that although students have a good theoretical understanding of finance, improvements are still needed, particularly in the application of financial management behaviors and habits in daily life. </em></p> <p><em>Therefore, educational institutions need to take a more active role in enhancing students' financial literacy, especially through strengthening financial education that is practical, systematic, and sustainable. Such efforts are expected to encourage students not only to have adequate financial knowledge but also to be able to implement it consistently in their daily financial management behaviors and habits.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Financial Literacy, Students, Islamic Banking, Financial Knowledge.</em></p> <p><em> </em></p> <p><em> </em></p> <p><em> </em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Literasi keuangan merupakan kemampuan individu dalam memahami, mengelola, serta mengambil keputusan keuangan secara bijak, yang mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan perilaku keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan mahasiswa. Netode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data melalui kuisioner. Sampel penelitian terdiri dari 44 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif presentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat literasi keuangan yang tergolong tinggi, khususnya pada aspek pengetahuan dan sikap keuangan. Namun demikian, pada aspek perilaku keuangan masih terdapat mahasiswa yang belum menerapkan pengelolaan keuangan secara optimal. Secara keseluruhan, sebanyak 65% mahasiswa berada pada kategori literasi keuangan tinggi, 28% kategori sedang, dan 7% kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun mahasiswa telah memiliki pemahaman keuangan yang baik secara teoritis, peningkatan masih diperlukan terutama dalam penerapan perilaku dan kebiasaan pengelolaan keuangan sehari-hari.Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu berperan lebih aktif dalam meningkatkan literasi keuangan mahasiswa, khususnya melalui penguatan pendidikan keuangan yang bersifat aplikatif, sistematis, dan berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong mahasiswa agar tidak hanya memiliki pemahaman keuangan yang memadai, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara konsisten dalam perilaku dan kebiasaan pengelolaan keuangan sehari-hari.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: Literasi Keuangan, Mahasiswa, Perbankan Syariah, Pengetahuan Keuangan.</p> <p><em> </em></p>Putri Naiya KhairunnisaWilda GuswindaDian Meliza
Copyright (c) 2025 JURNAL AL-FALAH PERBANKAN SYARIAH
2025-12-302025-12-3072110ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN PELAKU UMKM KECAMATAN KUANTAN TENGAH TERHADAP PRODUK PEMBIAYAAN MURABAHAH DI BANK SYARIAH KCP TELUK KUANTAN
https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/AL-FALAH/article/view/5197
<p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>This study aims to analyze the level of knowledge of Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) in Kuantan Tengah District regarding the murabahah financing product offered by Bank Syariah KCP Teluk Kuantan. UMKM play a strategic role in the regional economy, yet they still face challenges in accessing financing. This study used a qualitative descriptive method with a survey technique of 44 respondents selected through purposive sampling. The results indicate that the majority of UMKM have a low level of knowledge about murabahah financing. Only four of the 15 indicators fall into the “sufficient” category, while the rest fall into the “poor” category. Factors influencing knowledge include education level, customer experience, sources of information, and length of business. This study emphasizes the importance of more intensive education and outreach from Islamic banks and local governments to improve Islamic financial literacy among UMKM </em></p> <p><em> </em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: UMKM, Murabahah Financing, Financial Literacy </em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Kuantan Tengah terhadap produk pembiayaan murabahah yang ditawarkan oleh Bank Syariah KCP Teluk Kuantan. UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah, namun masih menghadapi kendala akses terhadap pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik survei terhadap 44 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelaku UMKM memiliki tingkat pengetahuan yang masih rendah terhadap pembiayaan murabahah. Hanya 4 dari 15 indikator yang termasuk dalam kategori “cukup”, sedangkan sisanya termasuk kategori “kurang”. Faktor-faktor yang memengaruhi pengetahuan antara lain tingkat pendidikan, pengalaman menjadi nasabah, sumber informasi, serta lama usaha. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif dari pihak bank syariah dan pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan pelaku UMKM.</p> <p><strong>Kata Kunci </strong>: UMKM, Pembiayaan Murabahah, Literasi Keuangan</p>Yelmita DelpiPutra PrayudaMeri Yuliani
Copyright (c) 2025 JURNAL AL-FALAH PERBANKAN SYARIAH
2025-12-302025-12-30721121ANALISIS PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH TERHADAP MINAT MASYARAKAT KECAMATAN KUANTAN TENGAH MENABUNG PADA BSI KCP TELUK KUANTAN
https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/AL-FALAH/article/view/5198
<p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>This study aims to analyze the level of Islamic financial literacy among the community in Kuantan Tengah District, with a case study at the Teluk Kuantan Sub-Branch Office of Bank Syariah Indonesia (BSI). The research uses a descriptive qualitative method by distributing questionnaires to 44 respondents. The instrument consists of 15 questions covering three literacy dimensions: knowledge, understanding, and usage of Islamic financial products. The results show that the knowledge dimension is in the moderate category (54%), while understanding (43%) and usage (32%) remain low. The low levels of understanding and usage indicate the need for more effective education and outreach from Islamic financial institutions to the public. This study recommends a more inclusive and contextual literacy approach so that the community not only knows but also understands and utilizes Islamic financial services.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Islamic Financial Literacy, Education, socialization.</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat literasi keuangan syariah masyarakat di Kecamatan Kuantan Tengah dengan studi kasus pada KCP Bank Syariah Indonesia (BSI) Teluk Kuantan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan penyebaran kuesioner kepada 44 responden. Instrumen penelitian terdiri dari 15 pertanyaan yang mencakup tiga dimensi literasi, yaitu pengetahuan, pemahaman, dan penggunaan produk keuangan syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi pengetahuan berada pada kategori cukup (54%), sementara pemahaman (43%) dan penggunaan (32%) masih tergolong rendah. Rendahnya tingkat pemahaman dan penggunaan menunjukkan perlunya edukasi dan sosialisasi yang lebih efektif dari lembaga keuangan syariah kepada masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan literasi yang lebih inklusif dan kontekstual agar masyarakat tidak hanya mengetahui, tetapi juga mampu memahami dan memanfaatkan layanan keuangan syariah.</p> <p><strong>Kata Kunci </strong>: Literasi Keuangan Syariah, Edukasi, Sosialisasi.</p>Perdila IndrianiRara ArdiwiFitrianto Fitrianto
Copyright (c) 2025 JURNAL AL-FALAH PERBANKAN SYARIAH
2025-12-302025-12-30722230ANALISIS POTENSI DAN KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP LEMBAGA KEUANGAN MIKRO SYARIAH BERBASIS KOPERASI DIKABUPATEN KUANTAN SINGINGI (STUDI KOMPERATIF KEBUTUHAN DI SEKTOR PERTANIAN DAN PERDAGANGAN)
https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/AL-FALAH/article/view/5193
<p>ABSTRAK <br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan kebutuhan masyarakat <br>terhadap Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) berbasis koperasi di <br>Kabupaten Kuantan Singingi, dengan pendekatan studi komparatif pada dua <br>sektor utama, yaitu pertanian dan perdagangan. Penelitian ini menggunakan <br>metode deskriptif kualitatif melalui wawancara terhadap anggota koperasi syariah. <br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan pembiayaan di kedua sektor <br>sangat besar dengan karakteristik yang berbeda. Sektor pertanian cenderung <br>membutuhkan pembiayaan musiman berbasis musyarakah dan murabahah, <br>sedangkan sektor perdagangan lebih menyukai akad mudharabah. Tingkat <br>pemahaman masyarakat terhadap akad syariah masih rendah, sehingga dibutuhkan <br>edukasi berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan strategi penguatan <br>koperasi syariah sebagai LKMS lokal yang relevan dan efektif. <br>1 <br>Kata Kunci : LKMS, Koperasi Syariah, Pembiayaan Syariah.</p>Syafitri Ayu LestariWidia Elsa Putri
Copyright (c) 2025 JURNAL AL-FALAH PERBANKAN SYARIAH
2025-12-302025-12-30723139ANALISIS MINAT MAHASISWA PROGRAM STUDI PERBANKAN SYARIAH UNTUK BERWIRAUSAHA
https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/AL-FALAH/article/view/5191
<p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat minat mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah dalam berwirausaha serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Kegiatan kewirausahaan dipandang sebagai sarana strategis dalam mengatasi pengangguran dan mendorong kemandirian ekonomi, khususnya bagi mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 22 mahasiswa aktif semester II, IV, dan VI di Universitas Islam Kuantan Singingi. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala Likert yang mencakup aspek pemahaman konsep kewirausahaan, prinsip syariah, serta motivasi dan hambatan dalam memulai usaha. Hasil menunjukkan bahwa sebesar 85,7% responden memiliki minat tinggi untuk berwirausaha (47,6% setuju dan 38,1% sangat setuju). Faktor yang memengaruhi minat ini meliputi pendidikan kewirausahaan, dukungan keluarga, serta pemahaman terhadap prinsip-prinsip ekonomi syariah. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan pendidikan kewirausahaan berbasis syariah, pelatihan, serta dukungan institusional dalam menciptakan wirausahawan muda yang kompeten dan religius.</p> <p><strong>Kata Kunci </strong>: Minat Berwirausaha, Mahasiswa, Perbankan Syariah.</p> <p><em> </em></p>Rositi RositiSisma Aswari
Copyright (c) 2025 JURNAL AL-FALAH PERBANKAN SYARIAH
2025-12-302025-12-30724047