Tantangan Dan Harapan Pendidikan Islam Di Filipina Challenges and Expectations of Islamic Education In The Philippines
Abstract
Isu konflik etnis yang melanda di negara Filipina menjadi salah satu penyebab kurang berkembangnya pendidikan islam dan madrasah di sana. Berbagai upaya telah di lakukan pemerintah untuk mengintegrasikan dan mengkonsolidasikan umat islam filipina namun upaya tersebut belum berjalan dengan baik hingga saat ini. Tulisan ini bertujuan untuk melihat proses perkembangan masuknya islam serta kebijakan program pendidikan islam dan madrasah di filipina. Metode penelitian menggunakam analisis conten yaitu data di ambil dari buku-buku, jurnal penelitian, website sebagai sumber utama dan situs-situs atau sejarah yang berkaitan sebagai sumber pendukung dengan pendekatan kualitatif. Hasil tulisan ini adalah terdapat tantangan dan kesenjangan dalam pelaksanaan program madrasah, meskipun telah berada di bawah pengawasan undang-undang, kebijakan dan juga perjanjian damai. Kurangnya sistem pendidikan yang dirancang dengan baik bagi umat Islam menimbulkan masalah di lembaga pendidikan madrasah di filipina sehingga perlu adanya analisis kebutuhan untuk mendorong integrasi lembaga madrasah ke dalam sistem pendidikan filipina yaitu melalui desentralisasi penuh daerah otonomi umat islam, islamisasi pendidikan dan penempatan kembali kantor wakil menteri urusan muslim dan lembaga biro pendidikan madrasah atau pemisahan diri dari pemerintahan filipina untuk membentuk negara islam dengan islam yang rahmatan lil alamin.
Downloads
References
Firmanzyah. “Dinamika Gerakan Pembebasan Muslim Moro Di Filipina Selatan.” Intelektualita 06, no. 01 (2017): 29–50.
Ghofur, Abd. “Dinamika Muslim Moro Di Filipina Selatan Dan Gerakan Sparatis Abu Sayyaf.” Sosial Budaya 13, no. 2 (2016): 175–188.
Hasaruddin. “Perkembangan Sosial Islam Di Filipina.” Al Ma’arief : Jurnal Pendidikan Sosial dan Budaya 1, no. 1 (2019): 58–79.
Hastutik, Indah Puji, and Wawan Priyanto. “Comparative Learning Study of Third Grade Supriyadi Elementary School in Indonesia and Feu Roosevelt Elementary School in Philippines” 4, no. 4 (2020): 464–471.
Jamel R. Cayamodin. “The Prospect of Integrated and Holistic Madrasah Education System (IHMES) in the Philippines : A Sustainable Approach to Prevent Violent Extremism.” Tarbiya : Journal Of Education in Muslim Society 6, no. 1 (2019): 88–102.
Muchtar, Evan Hamzah. “Pendekatan Wilayah Dalam Studi Islam (Perkembangan Kehidupan Keagamaan Dan Aktivitas Muamalah Masyarakat Minoritas Muslim Di Asia Tenggara).” Jurnal Asy-Syukriyyah 19, no. 2 (2019): 61–76.
Murtadlo, Muhamad. “Islam Dan Pendidikan Madrasah Di Filipina.” Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan 13, no. 1 (2015): 45–60.
SA, Saifullah. “Umat Islam Di Filipina Selatan.” Islamica 3, no. 1 (2008): 42–43.
Syahraeni, A. “Islam Di Filipina.” Jurnal Adabiyah 10, no. 2 (2010): 200.
Copyright (c) 2026 M. Iqbal Lubis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













