Kesenian Jawa Pada Masa Walisongo dan Kontribusinya Dalam Pendidikan Islam
Abstract
Abstrak
Penelitian ini membahas sebagian media dakwah yang telah dilakukan oleh wali songo
memalui media berupa seni yang diantaranya seperti wayang dan seni musik jawa.
Sumber data yang diperoleh melalui literatur yang didapat fari jurnal maupun artikel
yang telah sesuai dengan penelitian ini. Tujuan penelitian adalah untuk menunjukan
peran efektif dakwah media seni yang telah disebarkan oleh walisongo dalam
menyebarkan sebuah ajaran islam kepada masyarakat dipulau jawa. Agama Islam
memasuki ke dalam pulau jawa sekiar abad pertama hijriyah atau abad ke 7 M. Proses
islamisasi ini terjadi setelah berdirinya suatu kerajaan islam yang berada di daerah
Demak Jawa Tengah sekitar abad ke 15 tahun 1475 M yang didukung para walisongo.
Abstract
This study discusses some of the da'wah media that have been carried out by Wali
Songo through the media in the form of art such as wayang and Javanese music.
Sources of data obtained through literature obtained from journals and articles that are
in accordance with this research. The purpose of this research is to show the effective
role of art media da'wah that has been spread by Walisongo in spreading Islamic
teachings to the people of the island of Java. Islam entered the island of Java in the first
century Hijriyah or the 7th century AD. The process of Islamization occurred after the
establishment of the Islamic kingdom in Demak, Central Java in the 15th century in
1475 AD, supported by the Wali Songo.
Kata kunci : kesenian, Dakwah, Islam
Downloads
References
Alif, N., Islam, U., Sunan, N., Surabaya, A., Mafthukhatul, L., Islam, U., Sunan, N., Surabaya, A., Ahmala, M., Tinggi, S., Islam, A., Surabaya, T., Jawa, B., & Islam, B. (2020). Akulturasi Budaya Jawa Dan Islam. 23(2), 143–162.
Artikel, I. (2017). Apresiasi Seni dalam Konteks Pendidikan Seni. Imajinasi, 11(1), 9–18. https://doi.org/10.15294/IMAJINASI.V11I1.11182
Astuti, Hanum Jazimah Puji. (2018). Islam Nusantara: Sebuah Argumentasi Beragama dalam Bingkai Kultural. INJECT: Interdisciplinary Journal of Communication. 2, (1).
Daryanto, Joko. (2015). Gamelan Sekaten dan Penyebaran Islam di Jawa. Jurnal Ikadbudi: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Budaya Daerah. 4, (1).
Djunaedi, P. (2019). Aliran Sunan Kalijaga Tentang Hidup. Sidoarjo: Amanah Citra.
Imam Subqi, Sutrisno, Reza Ahmadiansah. (2018). Islam dan Budaya Jawa. Solo: Taujih,
Kamal, Muhammad Ali Mustofa. (2017). Interelasi Ni Lai Jawa dan Islam dalam Berbagai Aspek Kehidupan. Jurnal Kalam. 10, (1).
Kholis, Nur. (2018). Syiar Melalui Syiar: Eksistensi Kesenian Tradisional Sebagai Media Dakwah di Era Budaya Populer. Al-Balaghah: Jurnal Dakwah dan Komunikasi. 3, (1).
Mohamad, Fatoni Andi. (2019). Mengembangkan Pendidikan Agama Islam di Jawa Tengah (Kajian Historis Tahun 1470-1580 M). Tesis. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Mukhlasin, Ahmad. (2019). Pendidikan Karakter Pemimpin melalui Tembang Dolanan (Analisis Tembang Lir-Ilir Karya Sunan Kali Jaga). Jurnal Warna. 3, (1). Hal 60–75.
Ni’mah, Ma’sumatun. (2019). Tradisi Islam di Nusantara. Klaten: Cempaka Putih.
Purwadi, Purwadi. (2014). Harmony Masjid Agung Kraton Surakarta Hadiningrat. Ibda' :Jurnal Kajian Islam dan Budaya. 12, (1). Hal 72–84.
Rafiek, M. (2014). Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.
Setyaningsih, Rina. (2020). Akulturasi Budaya Jawa Sebagai Strategi Dakwah. Ri’ayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan. 5, (1). Hal 74–882.
Sidiq, Achmad. (2008). Kidung Rumeksa Ing Wengi. Jumal Analisa. 15, (1). Hal 127–38.
Simuh. (2019). Sufisme Jawa: Transformasi Tasawuf Islam ke MIstik Jawa. Jakarta: KPG.
Sunyoto, Agus. (2016). Atlas Walisongo. Surabaya: Ilman dan Lesbumi PBNU.
Copyright (c) 2026 Arif Agus Mujahidin, Yazida Ichsan, Muhammad Syafrizal Pahlevi, Latsa Alyautami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













