Perbandingan Sistem Pendidikan, Problematika, Dan Kebijakan Pendidikan Di Negara Malaysia Dan China
Abstract
Pendidikan merupakan pilar utama dalam pembangunan bangsa karena melalui pendidikan, suatu negara dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. China dan Malaysia sebagai dua negara Asia dengan perkembangan signifikan memiliki pendekatan berbeda dalam penyelenggaraan pendidikan. Studi ini bertujuan untuk membandingkan sistem pendidikan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta menganalisis kebijakan pendidikan yang diterapkan di kedua negara. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah literature review terhadap dua makalah akademik dan sejumlah sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa China memiliki sistem pendidikan yang sangat terstruktur dan berorientasi pada hasil ujian, sementara Malaysia menekankan integrasi nilai kebangsaan dan fleksibilitas kurikulum. Keduanya sama-sama menghadapi tantangan dalam pemerataan akses pendidikan dan tekanan akademik, namun pemerintah masing-masing negara telah melakukan reformasi kebijakan untuk mengatasinya. Perbandingan ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana sistem pendidikan dapat dibentuk dan disesuaikan dengan kebutuhan nasional dan tantangan global.
Education is a key pillar in national development because it enables a country to improve the quality of its human resources. China and Malaysia, two Asian countries with significant development, have distinct approaches to education delivery. This study aims to compare education systems, identify challenges, and analyze educational policies implemented in both countries. The approach used in this study is a literature review of two academic papers and a number of relevant scientific sources. The results show that China has a highly structured and exam-driven education system, while Malaysia emphasizes the integration of national values and curriculum flexibility. Both face challenges in equal access to education and academic pressure, but each country's government has implemented policy reforms to address these challenges. This comparison provides a comprehensive understanding of how education systems can be shaped and adapted to national needs and global challenges.
Downloads
References
Haryanti, T., & Karim, M. N. (2024). Artikel Perbandingan Kurikulum Pendidikan Indonesia dengan Negara Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Jepang dan Finlandia. JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi, 23(3), 462-474.
Rohimah, S. B., & Alam, A. M. F. (2023). Keunikan Sistem Pendidikan Di China. Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan, 4(1), 63-74.
Kalsum, U., Napida, L., Noviani, D., & Zainuddin, Z. (2023). Perkembangan, Problematika dan Kebijakan Sistem Pendidikan di Malaysia. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Kebudayaan, 1(4), 112-128.
Dawani, T. M., Isnaini, W. J., Nopianti, P., & Ammar, A. (2024). Analisis Sistem Problematika dan Kebijakan Pendidikan di China Serta Perbandingan Dengan Pendidikan di Indonesia. Journal of Citizen Research and Development, 1(2), 36-46.
Syarif, N. H., & Bahri, B. (2025). Perbandingan Kurikulum Sejarah Indonesia dengan Negara Negara Asia Tenggara. ETHNOGRAPHY: Journal of Design, Social Sciences and Humanistic Studies, 2(1), 39-50.
Copyright (c) 2026 Elvina Afriadni, Pitriang, Mesi Sepriani, Rangga Aprilian, Iksandi Alfadila, Diwa Juniansyah, Rosa Murwindra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













