PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BERBASIS NILAI ISLAM SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS DAN NASIONAL
Abstract
Penelitian ini membahas mengenai integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di lingkungan pondok pesantren sebagai upaya pembentukan karakter peserta didik. Pendidikan Kewarganegaraan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kebangsaan, demokrasi, toleransi, dan tanggung jawab sebagai warga negara. Namun, dalam menghadapi perkembangan zaman dan tantangan sosial di era globalisasi, pembelajaran PKn perlu dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan agar peserta didik tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga moral dan spiritual yang kuat. Nilai-nilai Islam seperti kejujuran, tanggung jawab, keadilan, kerja sama, dan toleransi dianggap relevan untuk diintegrasikan dalam proses pembelajaran karena sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan kehidupan berbangsa di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran secara mendalam mengenai penerapan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PKn di pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan dapat membentuk peserta didik yang religius, disiplin, toleran, serta memiliki semangat kebangsaan yang tinggi. Selain itu, lingkungan pesantren juga berperan penting dalam membentuk karakter melalui pembiasaan hidup bersama, musyawarah, gotong royong, dan keteladanan para pendidik. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran PKn dapat menjadi strategi yang efektif dalam membangun generasi muda yang berakhlak mulia, cinta tanah air, dan mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Downloads
References
nasoha, m., & atqiya, n. (2024). perkembangan kewarganegaraan di indonesia: analisis dalam perspektif hukum islam. jurnal kajian hukum islam, 9(1), hlm. 45–58.
syamzaimar. (2023). “pengaruh media sosial terhadap sikap nasionalisme mahasiswa dalam konteks pendidikan kewarganegaraan.” jurnal pendidikan kewarganegaraan, 7(2), hlm. 112–124.
muhayati. (2023). “integrasi materi pendidikan agama islam dan pendidikan pancasila dan kewarganegaraan dalam menangkal radikalisme.” jurnal pendidikan islam dan kewarganegaraan, 5(1), hlm. 67–78.
rosyad, a. m., & khoiriyah, a. (2025). “integrasi nilai-nilai islam dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan: systematical literature review.” journal islamic pedagogia, 5(2), hlm. 134–145.
aspandi. (2024). “integrasi pendidikan islam dengan kurikulum kewarganegaraan: perspektif manajemen pondok pesantren.” jurnal manajemen pendidikan islam, 8(1), hlm. 55–68.
lestari, dyah pranowo, & ningsih, tutuk. (2025). “analisis sosiologi pendidikan terhadap integrasi nilai-nilai islam dan pendidikan kewarganegaraan dalam pembentukan karakter peserta didik.” pendas: jurnal ilmiah pendidikan dasar, 10(1), hlm. 214–226.
hendri, h. (2020). “penguatan pendidikan kewarganegaraan melalui pendidikan pesantren dalam membentuk keadaban moral santri.” jurnal kewarganegaraan, 17(1), hlm. 45–53.
azzahra, tamylia, & prasetiyo, wibowo heru. (2022). “integrasi nilai-nilai islam dalam pendidikan kewarganegaraan untuk pembentukan karakter peserta didik.” jurnal moral kemasyarakatan, 7(2), hlm. 120–129.
lexy j. moleong, metodologi penelitian kualitatif (bandung: remaja rosdakarya, 2018), hlm. 6.
sugiyono, metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan r&d (bandung: alfabeta, 2022), hlm. 133.
matthew b. miles, a. michael huberman, dan johnny saldana, qualitative data analysis: a methods sourcebook (california: sage publications, 2014), hlm. 12.
nana syaodih sukmadinata, metode penelitian pendidikan (bandung: remaja rosdakarya, 2017), hlm. 60.
burhan bungin, penelitian kualitatif: komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya (jakarta: kencana, 2020), hlm. 78.
aspandi, integrasi pendidikan islam dengan kurikulum kewarganegaraan: perspektif manajemen pondok pesantren.hal.236
imam syafe’i, “pondok pesantren: lembaga pendidikan pembentukan karakter,” al-tadzkiyyah: jurnal pendidikan islam 8, no. 1 (2017): 61–82
tamylia azzahra dan wibowo heru prasetiyo,” jurnal moral kemasyarakatan 7, no. 2 (2022): 120–129
hendri hendri, ” jurnal kewarganegaraan 17, no. 1 (2020): 44–52
dyah pranowo lestari dan tutuk ningsih, pendas: jurnal ilmiah pendidikan dasar 10, no. 4 (2025)
Copyright (c) 2026 Ikrima Tusyaddiyah, Syamzaimar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













