Pelanggaran Etika Dalam Pengembangan Profesi Guru Dan Dampaknya Terhadap Profesionalisme Guru
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pelanggaran etika dalam pengembangan profesi guru, mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya, serta mengkaji dampaknya terhadap profesionalisme guru dan kualitas pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi literatur (literature review) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah berupa buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan dokumen resmi yang relevan dengan etika profesi guru. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan berbagai temuan yang berkaitan dengan pelanggaran etika dalam pengembangan profesi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pelanggaran etika yang sering terjadi meliputi plagiarisme dalam karya ilmiah, manipulasi data penelitian, penyalahgunaan sertifikat pelatihan, serta pelaksanaan kegiatan pengembangan profesi yang hanya berorientasi pada pemenuhan persyaratan administratif. Faktor penyebab utama meliputi tingginya tuntutan administratif, rendahnya pemahaman mengenai etika profesi dan integritas akademik, kurangnya pengawasan, serta budaya kerja yang lebih berorientasi pada hasil daripada proses. Pelanggaran tersebut berdampak negatif terhadap peningkatan kompetensi guru, kualitas pembelajaran, citra profesi guru, dan mutu pendidikan secara keseluruhan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kode etik profesi, integritas akademik, dan sistem pengawasan untuk mendukung pengembangan profesi guru yang berkelanjutan dan berintegritas.
This study aims to analyze the forms of ethical violations in teacher professional development, identify the factors causing such violations, and examine their impact on teacher professionalism and educational quality. The study employed a literature review method using a qualitative descriptive approach. Data were collected from various scientific sources, including books, journal articles, government regulations, and official documents related to teacher professional ethics. The collected data were analyzed using content analysis techniques to identify, classify, and interpret findings concerning ethical violations in teacher professional development. The results indicate that the most common forms of ethical violations include plagiarism in scientific writing, manipulation of research data, misuse of training certificates, and participation in professional development activities solely for administrative purposes. The main contributing factors are excessive administrative demands, limited understanding of professional ethics and academic integrity, inadequate supervision, and a work culture that prioritizes outcomes over learning processes. These violations negatively affect teachers’ competency development, the quality of classroom instruction, public trust in the teaching profession, and the overall quality of education. Therefore, strengthening professional ethical standards, academic integrity, and monitoring systems is essential to support sustainable and integrity-based teacher professional development.
Downloads
References
Mulyasa. (2021). Menjadi Guru Penggerak Merdeka Belajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Mulyasa. (2019). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suyanto, & Asep Jihad. (2020). Menjadi Guru Profesional: Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Jakarta: Erlangga.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2021). Panduan Guru Belajar dan Berbagi. Jakarta: Kemendikbud.
Hamzah B. Uno. (2021). Profesi Kependidikan: Problema, Solusi, dan Reformasi Pendidikan di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
Ahmad Susanto. (2020). Etika Profesi Keguruan. Jakarta: Prenadamedia Group.
E. Mulyasa. (2020). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum Merdeka. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Oemar Hamalik. (2017). Pendidikan Guru Berdasarkan Pendekatan Kompetensi. Jakarta: Bumi Aksara.
Syaiful Sagala. (2018). Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.
Kunandar. (2019). Guru Profesional: Implementasi Kurikulum dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.
Sudarwan Danim. (2020). Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Kencana.
Jejen Musfah. (2018). Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan dan Sumber Belajar. Jakarta: Kencana.
Persatuan Guru Republik Indonesia. (2021). Kode Etik Guru Indonesia. Jakarta: PGRI.
Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. (2005). Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru. Jakarta: Kemendikbudristek.
Copyright (c) 2026 Naylil Muna As Shofa, Zulaikhah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













