Kebutuhan Manusia Terhadap Agama (Perspektif Islam dan Relevansinya di Era Modern)
Abstract
Agama menempati posisi penting dalam kehidupan manusia karena tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan spiritual, tetapi juga berperan sebagai pedoman dalam membentuk moral, kepribadian, dan kehidupan sosial. Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan arus globalisasi, muncul berbagai persoalan seperti krisis moral, individualisme, serta kecenderungan sekularisasi yang menunjukkan bahwa kemajuan material belum mampu memenuhi kebutuhan batin manusia secara utuh. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan manusia terhadap agama dalam perspektif Islam serta menjelaskan relevansinya di era modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui pengumpulan data dari buku, artikel ilmiah, dan berbagai literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan manusia terhadap agama merupakan bagian dari fitrah yang melekat sejak manusia diciptakan. Agama tidak hanya berfungsi sebagai pedoman hidup, tetapi juga memenuhi kebutuhan psikologis, membentuk karakter, memperkuat kehidupan sosial, serta memberikan arah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern. Dengan demikian, agama tetap memiliki relevansi yang fundamental sebagai sumber nilai, etika, dan pedoman hidup yang tidak dapat digantikan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Downloads
References
Alim, M. S., dan M. Achmad. “Aktualisasi Pendidikan Moderasi Beragama di Madrasah.” Jurnal Pendidikan Agama Islam Universitas Wahid Hasyim 9, no. 4 (2021): 264-283.
Bisanti, Ulvia Khoirunisa, dkk. “Dinamika Modernisasi Agama: Eksplorasi Penafsiran Baru, Adaptasi Praktik, dan Menghadapi Tantangan Kontemporer.” Socio Religia 5, no. 2 (2024): 116-121.
Creswell, John W. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 4th ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2014.
George, Mary W. The Elements of Library Research: What Every Student Needs to Know. Princeton: Princeton University Press, 2008.
Irawan, Deni. “Fungsi dan Peran Agama dalam Perubahan Sosial Individu, Masyarakat.” Borneo: Journal of Islamic Studies 2, no. 2 (2022): 125.
Kahmad, Dadang. Sosiologi Agama. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009.
Keron, Herlinda, dan Teresia Noiman Derung. “Peran Agama Membentuk Sikap Solidaritas Sosial di Masyarakat.” In Theos: Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 4, no. 12 (2024): 465-467.
Krippendorff, Klaus. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. 2nd ed. Thousand Oaks: SAGE Publications, 2004.
Lubis, Ridwan. Sosiologi Agama: Memahami Perkembangan Agama dalam Interaksi Sosial. Jakarta: Prenamedia, 2015.
Mildan, Abd. Rachman, dan Siti Khulasoh. “Fitrah Manusia dalam Perspektif Al-Qur’an dan Relevansinya dalam Pendidikan Islam.” Permata: Jurnal Pendidikan Agama Islam 5, no. 2 (2024): 311-315.
Mualimin. “Konsep Fitrah Manusia dan Implikasinya dalam Pendidikan Islam.” Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 2 (2017): 249-266.
Mudathir, Bawa Sani. “Islam is Not Only a Religion but a Complete Way of Life.” International Journal of Research in Interdisciplinary Studies 3, no. 12 (2025): 78-80.
Nuruddin, dan Sumiran. “Konsep Agama dan Makna Islam (Islam sebagai Agama Wahyu yang Benar dan Final, serta Islam sebagai Pemikiran dan Peradaban).” Tsaqofah: Jurnal Penelitian Guru Indonesia 5, no. 5 (2025): 4370-4374.
O’Dea, Thomas F. Sosiologi Agama: Suatu Pengenalan Awal. Jakarta: Rajawali, 1985.
Rosana, Ellya. “Agama dan Sekularisasi pada Masyarakat Modern.” Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama 13, no. 1 (2018): 135-141.
Rosyid, Abdul. “Pergeseran Paradigma Agama dan Sains di Tengah Pandemi COVID dalam Kaca Mata Thomas Kuhn.” Jurnal Asketik: Agama dan Perubahan Sosial 4, no. 2 (2020): 234-241.
Samsuri, Suriadi. “Hakikat Fitrah Manusia dalam Islam.” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam 18, no. 1 (2020): 85-100.
Sartika, Rika, dan Alif Rohmah Nur Habibah. “Islamic Worldview dan Urgensinya.” Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran 1, no. 2 (2022): 167-170.
Septemiarti, Isnaini. “Konsep Fitrah dalam Perspektif Al-Qur’an dan Pendidikan Islam.” Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran 4, no. 2 (2023): 1381-1390.
Shoaliyeva, Nargiza. “Religions and Their Importance.” European International Journal of Philological Sciences 4, no. 10 (2024): 31-33.
Sinta, Dewi, Munawar Rahmat, Saepul Anwar, Abid Nurhuda, dan Engku Shahrulerizal Bin Engku Ab Rahman. “Religiusitas dan Kematangan Beragama dalam Membantu Menghadapi Quarter-Life Crisis bagi Kalangan Generasi Milenial.” Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan 21, no. 2 (2024): 214-220.
Smith, Jane. “Reinterpreting Sacred Texts in the Age of Modernity.” Journal of Religious Studies 45, no. 3 (2021): 321-335.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2013.
Sunardin. “Manusia Membutuhkan Agama di Masyarakat.” Misykat Al-Anwar: Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat 4, no. 1 (2021): 1-13.
Telaumbanua, dkk. “Moderasi Beragama Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal di Desa Sibolangit.” Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal 5, no. 4 (2023): 119-120.
Thahura, H., dkk. “Konsep Perilaku Beragama pada Generasi Milenial Muslim di Era Globalisasi dan Modernisasi.” Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya 1, no. 2 (2023): 1-12.
Ulfa, N. H. M., dan Harmoni. “Harmoni Spiritualitas dan Modernitas: Dinamika Pendidikan Agama Islam di Era Digital.” Social Science Academic 2, no. 1 (2024): 147-152.
Copyright (c) 2026 Muhammad Kamil Syafi’i Kamil

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.













