https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/issue/feedJOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)2026-06-10T22:08:07+07:00Nofri Yuhelmannofriyuhelman@uniks.ac.idOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;">JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS) e-ISSN 2716-4373 merupakan Jurnal Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Kuantan Singingi, Jurnal ini dipublikasikan 2 kali dalam 1 tahun, yaitu antara bulan November edisi pertama, dan Mei edisi kedua.</p>https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5545PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI LAJU REAKSI DI KELAS XI MIPA SMA NEGERI 1 PANGEAN2026-06-10T22:07:00+07:00Nindri Septianingsihnindryseptia@gmail.comRosa Murwindrarosamurwindra@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar siswa pada materi laju reaksi di kelas XI MIPA SMA Negeri 1 pangean. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiement dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalahkelas XI MIPA SMA Negeri 1 Pangean Tahun Ajaran 2023/2024. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah post-test dan dokumentasi. Data akhir dianalisis dengan menggunakan uji Mann- Whitney U test. Sig.(2- tailed) =0,005≤a=Hasil pengolahan data diperoleh nilai 0,05. Hal ini membuktikan bahwa H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar siswa pada materi laju reaksi di kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Pangean setelah diterapkan model pembelajaran problem based learning (PBL). Dapat dilihat dari nilai rata-rata peringkat masing-masing kelas yakni kelas eksperimen dengan rata-rata 41,29 dan kelas control rata-rata 28,10.</p>2026-06-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5546PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI LARUTAN PENYANGGA DI KELAS XI SMA NEGERI 1 SENTAJO RAYA2026-06-10T22:07:02+07:00Nur Isdiantinurisdiantyy@gmail.comJumriana Rahayu Ningsihjumrianarahayuningsih1378@gmail.comIrfandi Irfandiirfandi@uniks.ac.id<p>Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektifitas penerapan model pembelajaran make a match dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada topik larutan penyangga di kelas XI SMA Negeri 1 Sentajo Raya. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-postest dengan melibatkan 26 siswa kelas XI-1 sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan dengan tes objektif sebanyak 20 butir soal untuk pretest dan postest. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest adalah 50,77, mengalami kenaikan 75,19 pada postest. Nilai signifikansi dari uji hipotesis sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif H1 diterima. Oleh karena itu,ditarik kesimpulan bahwa penerapan model pembelajaran make a match memberikan dampak signifikan terkait perbaikan hasil belajar siswa tentang larutan penyangga. Model ini mampu meningkatkan aktivitas peserta didik, pemahaman konsep dan hasil belajar serta dapat dijadikan alternatif dalam pembelajaran kimia yang dianggap sulit.</p>2026-06-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5551PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI SEKOLAH DASAR NEGERI 002 IBUL KECAMATAN PUCUK RANTAU2026-06-10T22:07:04+07:00Rion Toniyhontony25@gmail.comSopiatun Nahwiyahsopiatunnahwiyah@gmail.comHelbi Akbarhelbiakbar@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam, yang menunjukkan bahwa siswa kurang terlibat secara aktif dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Make a Match terhadap keaktifan belajar siswa kelas IV SD Negeri 002 Ibul Kecamatan Pucuk Rantau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa, dengan teknik pengumpulan data melalui angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 25,26 dan meningkat menjadi 33,10 pada posttest setelah diterapkan model Make a Match. Uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan nilai signifikansi pretest 0,381 dan posttest 0,619 yang lebih besar dari 0,05, sehingga data berdistribusi normal. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai thitung 35,674 > ttabel 2,101 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model pembelajaran Make a Match terhadap peningkatan keaktifan belajar siswa kelas IV. Model Make a Match terbukti mampu mendorong siswa untuk lebih aktif, antusias, dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran, sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif</p>2026-06-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5547PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MARKET PLACE ACTIVITY TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA/I PADA MATA PELAJARAN PAI-BP KELAS VI DI SDN 016 DESA SUMBER DATAR KEC.SINGINGI2026-06-10T22:07:08+07:00Sintia Ana Mahmudahsintiaana24@gmail.comIkrima Mailaniikrimamailani@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI-BP) di SDN 016 Desa Sumber Datar, yang ditandai dengan kurangnya partisipasi, antusiasme, serta dominannya metode pembelajaran konvensional berbasis ceramah. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi metode pembelajaran yang lebih interaktif, salah satunya adalah Market Place Activity, yaitu metode yang mengadopsi konsep pasar sehingga siswa dapat saling bertukar informasi secara aktif dan kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Market Place Activity terhadap minat belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran PAI-BP. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental nonequivalent control group design, melibatkan kelas VI B sebagai kelas eksperimen (19 siswa) dan kelas VI A sebagai kelas kontrol (21 siswa). Instrumen penelitian berupa angket minat belajar yang diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test untuk pretest dan uji Mann Whitney U untuk posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah diberi perlakuan, dengan nilai signifikansi < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa penerapan metode Market Place Activity berpengaruh dalam meningkatkan minat belajar siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh metode pembelajaran Market Place Activity terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran PAI-BP, khususnya di tingkat sekolah dasar.</p>2026-06-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5548PENGARUH PENERAPAN METODE MIND MAPPING TERHADAP PEMAHAMAN BELAJAR SISWA/I (Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kelas VI SD Negeri 002 Benai )2026-06-10T22:07:14+07:00Puja Fauziahpujafauziah2005@gmail.comBustanur Bustanurbustanurpekanbaru@gmail.comSopiatun Nahwiyahsopiatunnahwiyah@gmail.com<p>Rendahnya Pemahaman siswa terhadap materi Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi latar belakang penelitian ini. Dalam proses pembelajaran, siswa mengalami kesulitan dalam mengingat, memahami, serta menghubungkan konsep-konsep yang dipelajari dengan konsteks kehidupan nyata. Untuk mengatasi hal tersebut, ditrerapkan metode Mind Mapping sebagai strategi yang dianggap mampu membantu siswa mengorganisasi informasi dan meningkatkan daya ingat secara visual serta konseptual. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah ada pengaruh penerapan metode Mind Mapping terhadap pemahaman belajar siswa/i pada mata pelajaran PAI dan BP di kelas VI SDN 002 Benai. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one group pretest-posttest design. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa kelas VI. Instrumen yang digunakan meliputi tes (pretest dan posttest), observasi, dan wawancara. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman belajar siswa setelah diterapkannya metode Mind Mapping. Hal ini dibuktikan melalui nilai koefisien korelasi sebesar 0,890 yang termasuk kategori “Sangat kuat”, serta hasil uji t menunjukkan thitung 13,540 > ttabel 2,064 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, penerapan metode Mind Mapping terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di kelas VI SDN 002 Benai.</p>2026-06-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5549PENERAPAN METODE COLLABORATIVE LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII A PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MTs. MIFTAHUL JANNAH2026-06-10T22:07:16+07:00Rianita Audiarianitaaudia@gmail.comAndrizal Andrizalandrizalguntor83@gmail.comAhmad Mualifahmadmualif100786@gmail.com<p>Adapun yang melatar belakangi penelitian ini adalah pentingnya keterampilan berpikir kritis dalam menghadapi tantangan zaman, khusunya pada mata pelajaran akidah akhlak yang tidak hanya menuntut hafalan tetapi juga pemahaman mendalam dan kemampuan mengaplikasikan nilai-nilai konteks nyata. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis melalui penerapan metode collaborative learning. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Dari hasil pra siklus (sebelum penerapan metode collaborative learning) terlihat hanya 15,48% saja yang mempunyai peningkatan berpikir kritis dalam proses pembelajaran akidah akhlak, sementara 84,52% siswa lain berpikir kritisnya masih rendah. Dari hasil siklus I ternyata 30,94% siswa sudah mempunyai peningkatan berpikir kritis, sementara itu yang berpikir kritisnya rendah hanya tinggal 69,06%, disini terlihat berpikir siswa sudah mulai ada peningkatan secara perlahan. Dari hasil siklus II ternyata 62,57% siswa telah mampu dan telah mempunyai peningkatan berpikir kritis dalam mengikuti proses pembelajaran akidah akhlak, sementara yang belum 37,43% siswa saja. Secara keseluruhan siswa sudah memiliki peningkatan berpikir kritis dalam mengikuti materi pembelajaran akidah akhlak.</p>2026-06-08T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5552PENGARUH GAYA BELAJAR AUDITORIAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ANGKATAN 2024 FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN DAN SAINS ISLAM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI2026-06-10T22:07:20+07:00Riza Wulandaririzawulandari41@gmail.comAndrizal Andrizalandrizalguntor83@gmail.comHelbi Akbarhelbiakbar@gmail.com<p>Latar Belakang penelitian ini didasari oleh Setiap mahasiswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda dalam memahami suatu materi. Perbedaan gaya belajar ini seringkali menjadi penyebab adanya perbedaan hasil belajarKurangnya pemahaman mengenai gaya belajar yang sesuai dapat mengakibatkan hasil belajar yang kurang optimal. Oleh karena itu, penting untuk mengenali dan menyesuaikan gaya belajar agar proses pembelajaran menjadi lebih efektif serta mampu meningkatkan prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini berjenis kuantitatif, analisis data bersifat kuantitatif atau statistik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan instrument berupa angket sebagai sumber data primer. Sedangkan observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai Teknik pengumpulan data sekunder. Analisis data menggunakan rumus regresi linier sederhana yang kemudian di olah menggunakan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukan nilai t hitung sebesar 3,005 yang mana lebih besar dari nilai t tabel sebesar 2,028. Dan nilai signifikansi (sig) yakni 0,04 lebih kecil dari probabilitas sebesar 0,05 atau 0,04 < 0,05. ( R Squere) sebesar 0,206 atau jika dipersentasikan yaitu 20,6%. yang menandakan bahwa ada pengaruh variabel X terhadap variabel Y mahasiswa kelas A Prodi Pendidikan Agama Islam Angkatan 2024 Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Universitas Islam Kuantan Singingi.</p>2026-06-09T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5553PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PLATFORM EDUCAPLAY TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN (Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Dikelas IX Smp Negeri 2 Teluk Kuantan)2026-06-10T22:07:21+07:00Rizki Gilang Pratamarizkigilangpratama123@gmail.comIkrima Mailaniikrimamailani@gmail.comAhmad Mualifahmadmualif100786@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti karena penggunaan metode pembelajaran yang bersifat konvensional tanpa adanya media sebagai pendukung. Media pembelajaran Platform Educaplay dapat memberikan pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar jika digunakan dalam kegiatan belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh penggunaan media Platform Educaplay terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kelas IX SMP Negeri 2 Teluk Kuantan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan tipe kuasi eksperimen. Jumlah sampel yang datanya dikumpulkan adalah 64 orang dengan rincian 32 orang di kelas eksperimen dan 32 orang di kelas kontrol. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket yang disebarkan sebagai sumber data primer dan akan dianalisis dengan rumus Independent Sample T-Test yang diolah menggunakan software SPSS. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh penggunaan media Platform Educaplay terhadap Motivasi Belajar siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kelas IX di SMP Negeri 2 Teluk Kuantan. Hal ini dikarenakan nilai signifikansi (sig) 0,000 < 0,05 nilai kritis dan nilai thitung 7,356 > nilai ttabel 1,999 dengan besaran pengaruh perlakuan terhadap kelas eksperimen menurut nilai d Cohen d-Effect Size adalah 1,839 yang berarti efektivitas tersebut berada dalam kategori besar.</p>2026-06-09T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5554PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING (IL) TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS VI DI SD NEGERI 012 KOTO KARI2026-06-10T22:07:25+07:00Sepni Heriyensepniheriyen285@gmail.comHelbi Akbarhelbiakbar@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh efektifnya model pembelajaran Inquiry Learning sehingga dapat mempengaruhi kemampuan berfikir kritis siswa dalam penerapannya. Pada hasil pra penelitian di SD Negeri 012 koto kari ditemukan gejala permasalahan yang mendorong pentingnya penerapan model pembelajaran Inquiry Learning yaitu: 1). Banyak siswa kesulitan dalam menjelaskan kembali materi yang sudah dipelajari dengan kata-kata mereka sendiri. 2). Terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca keterampilan dasarseperti membaca, menulis, dan berhitung. 3). Siswa sering membuat kesimpulan yang tidak sesuai denga nisi teks tentang materi yang diajarkan guru. 4). Beberapa siswa ketika diminta menjelaskan tentang materi yang diajarkan namun siswa hanya diam dan bingung tanpa memberi penjelasan lanjutan. 5). Siswa kesulitan dalam mengatur waktu belajar dan memilih metode belajar yang cocok untuk proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design. Yang menjadi sampel penelitian ini adalah siswa kelas VI di SD Negeri 012 Koto Kari yang berjumlah 14 orang. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes (pretest dan posttest) sebagai sumber data primer dan observasi, wawancara, penyebaran angket (kuesioner), serta dokumentasi. Adapun Teknik analisis data menggunakan Uji Paried Sample T-Test yang diolah menggunakan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry Learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berfikir kritis siswa kelas VI di SD Negeri 012 Koto Kari. Berdasarkan hasil uji paried sample T-Test dimana nilai thitung sebesar 4,220 lebih besar > dari pada nilai ttabel sebesar 2,160. Demikian pula dengan melihat nilai signifikansinya (sig.) sebesar 0,001 lebih kecil dari nilai kritis 0,05 dengan model (0,001 < 0,05). Maka kesimpulan penelitian ini Adalah Ada Pengaruh Signifikan Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Learning Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.</p>2026-06-09T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5555PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SELF DIRECTED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SDN 001 TELUK BERINGIN2026-06-10T22:07:26+07:00Silvia Lestarisilvialestari.silvia28@gmail.comIkrima Mailaniikrimamailani@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemandirian belajar siswa kelas V pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SDN 001 Teluk Beringin. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Self Directed Learning dapat meningkatkan kemandirian belajar peserta didik kelas V di SDN 001 Teluk Beringin. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, Penerapan model pembelajaran self directed learning dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas V di SDN 001 Teluk Beringin. Pada Pra Siklus tingkat kemandirian belajar siswa hanya di angka 28,33% atau berada di kriteria penilaian kemandirian belajar di Tingkat “Sangat Rendah”, meningkat 17,05% menjadi 40,83% atau berada di kriteria penilaian kemandirian belajar di Tingkat “Rendah” pada Siklus I, meningkat 25,5% menjadi 68,33% berada di kriteria penilaian kemandirian belajar di Tingkat “Sedang” pada siklus II, dan pada siklus II 68,33% meningkat 13,33% menjadi 81,66% kemandirian belajar siswa sudah mencapai kriteria keberhasilan yaitu di angkat 81,66% atau berada di Tingkat “Tinggi”. Dapat dikatakan bahwa proses Penerapan model pembelajaran self directed learning dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas V di SDN 001 Teluk Beringin.</p>2026-06-09T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5556PENGEMBANGAN E- LKPD BERBASIS WEBSITE WIZER.ME PADA MATERI SISTEM KOLOID TINGKAT SMA/MA SEDERAJAT2026-06-10T22:07:31+07:00Farlan Nofrionfarlannovrion@gmail.comJumriana Rahayu Ningsihjumrianarahayuningsih1378@gmail.comIrfandi Irfandiirfandisiuk1@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan e-LKPD yang berasal dari situs web Wizer.me untuk pembelajaran sistem koloid. Penelitian ini menggunakan metodologi Penelitian & Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE untuk mengembangkan e-LKPD. Data dikumpulkan melalui lembar evaluasi dari ahli materi dan media, serta kuesioner untuk pendidik dan peserta didik. Hasil menunjukkan bahwa evaluasi oleh ahli materi menghasilkan skor kelayakan sebesar 90,8%, sementara penilaian oleh ahli media menghasilkan skor 84,9%. Kedua hasil tersebut dinyatakan valid. Lebih lanjut, tanggapan instruktur mencapai persentase 84,1%, sementara tanggapan peserta didik mencapai 78,1%, keduanya tergolong sangat baik.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5557PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MACROMEDIALASH BERBASIS LEARNING CYCLE 5E PADA MATERI KOLOID TINGKAT SMA SEDERAJAT2026-06-10T22:07:31+07:00Fitria Amandafitriafitria387@gmail.comRosa Murwindrarosamurwindra@gmail.comIrfandi Irfandiirfandisiuk1@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk, menganalisis respon pengguna terhadap pengembangan media pembelajaran macromedia flash berbasis learning cycle 5E pada materi koloid tingkat SMA Sederajat. Metode penelitian pengembangan (Reserch and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari tahap analisis (analisys), tahap desain (design), tahap pengembangan (development), tahap implementasi (implementation), dan tahap evaluasi (evaluation), namun pada penelitian ini sampai pada tahap pengembangan saja, karena hanya berfokus pada pembuatan produk. Instrumen pengumpulan data yang di gunakan adalah respon pengguna yaitu respon guru dan respon siswa. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu dengan cara menghitung skor presentase, berupa respon pengguna yaitu respon siswa dan respon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran macromedia flash berbasis learning cycle 5E terhadap respon pengguna yaitu respon siswa sebesar 84% dengan kategori sangat setuju dan respon guru sebesar 94,99% dengan kategori sangat setuju. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media macromedia flash berbasis learning cycle 5E pada materi koloid sangat layak untuk digunakan di dalam pembelajaran dengan respon sangat setuju oleh kedua responden.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5558ANALISIS KUALITAS BUTIR SOAL UAS (UJIAN AKHIR SEMESTER) KELAS XI PADA MATA PELAJARAN KIMIA DI SMA NEGERI 1 BENAI2026-06-10T22:07:34+07:00Maya Febriani Chandramayafebrianichandraa@gmail.comDwi Putri Musdansidwipu3musdansi.uniks@gmail.comJumriana Rahayu Ningsihjumrianarahayuningsih1378@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kualitas soal ujian akhir semester (UAS) mata pelajaran Kimia untuk kelas XI di SMA Negeri 1 Benai pada tahun ajaran 2023/2024, berdasarkan beberapa indikator seperti validitas, reliabilitas, daya pembeda, tingkat kesukaran, dan efektivitas pengecoh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang berasal dari hasil ujian 106 siswa, kemudian dianalisis menggunakan program ITEMAN. Hasil menunjukkan bahwa sebanyak 76% soal memiliki validitas tinggi hingga sangat tinggi, sedangkan reliabilitas soal yang diukur dengan Alpha Cronbach mencapai 0,793 yang termasuk dalam kategori tinggi. Daya pembeda soal terdapat 52% yang masuk ke dalam kategori baik, sedangkan tingkat kesukaran soal didominasi oleh soal dengan kategori sedang (52%), sukar (40%), dan mudah (8%). Dari sisi pengecoh, terdapat 64% soal yang efektif, sementara sisanya perlu direvisi. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas soal sudah memenuhi standar kualitas evaluasi, meskipun masih ada beberapa butir soal yang perlu diperbaiki agar lebih akurat dan objektif.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5559PENGARUH KETERAMPILAN MENGADAKAN KETERAMPILAN VARIASI (VARIATION STIMULUS) TERHADAP PARTISIPASI BELAJAR2026-06-10T22:07:36+07:00Putri Yolandapy730058@gmail.comBustanur Bustanurbustanurpekanbaru@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konsep bahwa Keterampilan Mengadakan Variasi (variation Stimulus) dapat mempengaruhi partisipasi belajar siswa. Namun berdasarkan hasil pra penelitian di SDN 017 Jaya Kopah, siswa kelas V menunjukkan gejala permasalahan terkait Partisipasi Belajar kendati guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti telah menerapkan keterampilan mengadakan variasi. Gejala tersebut adalah ditemukannya: (1) Siswa yang tidak merespon pertanyaan guru, (2) Siswa yang tidak memiliki kelengkapan belajar, (3) Siswa yang tidak menuntaskan tugas dari guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah Pengaruh Penerapan Keterampilan Mengadakan Variasi (Variation Stimulus) terhadap Partisipasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas V SDN 017 Jaya Kopah. Penelitian berjenis kuantitatif asosiatif kausal dengan angket sebagai instrumen pengumpulan data primer. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 orang dengan teknik analisis data menggunakan Regresi Linier Sederhana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh signifikan Keterampilan Mengadakan Variasi (Variation Stimulus) terhadap Partisipasi Belajar Siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas V di SDN 017 Jaya Kopah. Hal ini mengacu pada nilai signifikansi (sig.) 0,000 < nilai probabilitas 0,05 dan nilai t-hitung 16,110 > nilai t-tabel 2,074 di mana nilai R-Squarenya adalah 0,922 sehingga determinasi koefisiennya sebesar 92,2%.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5560PENGARUH METODE EDUTAINMENT TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS IX B DI SMP NEGERI 1 SENTAJO RAYA2026-06-10T22:07:37+07:00Titin Fitriantititinfitrianti4@gmail.comIkrima Mailaniikrimamailani@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta literatur bahwa metode Edutainment berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Pada hasil pra penelitian di SMP Negeri 1 Sentajo Raya ditemukan gejala permasalahan yang mendorong pentingnya penerapan metode Edutainment, yaitu: (1) Guru telah menerapkan metode ceramah dengan bahasa dan cara penyampaian yang baik serta rapi, namun masih ada siswa yang mengobrol saat belajar, melamun, tidak fokus atau menyimak serta mengantuk dalam pembelajaran. (2) Rendahnya motivasi belajar siswa dalam bentuk perilaku bergantung kepada orang lain terkait pengerjaan tugas, terutama tugas kelompok. (3) Rendahnya motivasi belajar siswa dalam hal mencari dan memecahkan masalah soal-soal belajar. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh metode Edutainment terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX B Di SMP Negeri 1 Sentajo Raya Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan One-Group Pretest-Posttest Design. Jumlah sampel adalah 19 orang siswa. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket Y sebagai sumber data primer dan angket variabel X, observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai data sekunder yang kemudian akan dianalisis dengan rumus Paired Sample T-Test yang diolah menggunakan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh metode Edutainment terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas IX B Di SMP Negeri 1 Sentajo Raya Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi. Hal ini dikarenakan nilai signifikansi (sig) < 0,05 nilai kritis dan nilai thitung 7,230 > nilai ttabel 2,101 dengan besaran pengaruh perlakuan terhadap sampel penelitian dapat dilihat pada nilai korelasi 0,876 yang berada dalam kategori “Sangat Kuat”.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5561PENERAPAN METODE MURAJA`AH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HAFALAN AL-QUR`AN PADA SANTRI/SANTRIWATI KELAS V DI MIS MI`RAJUL ULUM TELUK BERINGIN2026-06-10T22:07:39+07:00Ulfa Purwantiulfapurwanti47@gmail.comHelbi Akbarhelbiakbar@gmail.comAhmad Mualifahmadmualif100786@gmail.com<p>Adapun yang melatar belakangi penelitian ini adalah bahwa muraja`ah memiliki peran yang sangat penting dalam program menghafal Al-qur`an, karena menghafal Al-qur`an merupakan salah satu ciri khas dari MIS Mi`rajul Ulum Teluk Beringin. Muraja`ah merupakan kunci dalam kelancaran hafalan santri/wati. Kendala dalam penerapan metode muraja`ah di rumah adalah santri/wati belum bisa mengatur waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan :.Untuk mengetahui penerapan metode muraja`ah dalam meningkatkan kualitas hafalan Al-qur`an pada santri/santriwati kelas V di MIS Mi`rajul Ulum Teluk,Untuk mengetahui faktor-faktor dalam penerapan metode muraja`ah di MIS Mi`rajul Ulum Teluk Beringin. Jenis penelitian mengunakan adalah kualitatif deskriptif, Penelitian kualitatif adalah pendekatan penelitian yang diarahkan untuk pencapaian tujuan memperoleh penjelasan secara mendalam atas penerapan sebuah teori. Dengan demikian, lebih banyak mengunakan berfikir induktif ( empiris ). Kualitatif memahami persoalan, deskripsi prosedurnya secara naratif, analisis datanya induktif kemudian hasil akhir secara khusus.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu,observasi,wawancara dan dokumentasi.Maka dianalisis data dengan kualitatif deskriptif.Hasil penelitian diketahui bahwa peserta didik telah mencapai target hafalan dengan baaik dan sesuai dengan yang telah diprogramkan disekolah.Adapun kesimpulan nya yaitu santri/wati telah mencapai target hafalaan dengan baik dan sesuai dengan yang diprogramkan disekolah.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5562PENGARUH PENERAPAN METODE WAHDAH TERHADAP KEMAMPUAN MENGHAFAL AL-QUR’AN SANTRI/WATI KELAS VI PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MIS MI’RAJUL ULUM TELUK BERINGIN KECAMATAN GUNUNG TOAR2026-06-10T22:07:42+07:00Welda Meisandrameisandrawelda@gmail.comHelbi Akbarhelbiakbar@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Latar belakang penelitian ini berawal dari rendahnya kemampuan santri/wati dalam menghafal Al-Qur’an, terutama dalam hal kelancaran, tajwid, dan fashahah. Hal tersebut menunjukkan perlunya penerapan metode pembelajaran yang efektif untuk membantu proses menghafal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode wahdah terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an Santri/Wati kelas VI Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits di MIS Mi’rajul Ulum Teluk Beringin Kecamatan Gunung Toar. Dengan jenis penelitian kuantitatif eksperimen dengan sampel berjumlah 7 orang. Eksperimen yang digunakan yaitu pre eksperimen design one grup pretest-posttest. Data primernya menggunakan tes dan di olah di soffware SPSS, Uji hipotesisnya menggunakan uji Paired Sampel t Test. Adapun hasil penelitiannya yaitu terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan metode Wahdah terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an Santri/Wati kelas VI pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MIS Mi’rajul Ulum Teluk Beringin Kecamatan Gunung Toar karena dilihat dari nilai t hitung > t tabel yaitu dengan nilai t hitung adalah 18.544 dan nilai t tabel 2.4469. Dengan nilai hitung shapiro-wilk pretest 0.271 dan posttest 0.760 yang artinya lebih besar dari 0.05. Dapat kita simpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh penerapan Metode Wahdah terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an Santri/Wati Kelas VI Pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits di MIS Mi’rajul Ulum Teluk Beringin Kecamatan Gunung Toar. Dengan persentase peningkatan 91,57% yang di pengaruhi oleh beberapa faktor seperti keseriusan santri/wati dalam menghafal, semangat, dan meningkatnya kemampuan menghafal setelah diterapkan metode wahdah.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5563PENGARUH PENGGUNAAN STRATEGI PEMBELAJARAN GAMIFIKASI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SISWI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS X2 DI SMA NEGERI 1 SENTAJO RAYA2026-06-10T22:07:43+07:00Wilda Adeliawildaadelia40@gmail.comHelbi Akbarhelbiakbar@gmail.comAhmad Mualifahmadmualif100786@gmail.com<p>Gamifikasi merupakan strategi pembelajaran yang menerapkan permainan dalam kegiatan pembelajaran. Penerapan permainan yang dimaksud yaitu memasukkan unsur permainan dalam proses pembelajaran. Gamifikasi digunakan untuk memotivasi siswa lebih bersemangat dan terlibat dalam proses pembelajaran. Diharapkan mampu memberikan alternative untuk membuat proses belajar lebih menarik, menyenangkan dan efektif. Namun kenyataan pada saat ini justru pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, pada umumnya cenderung monoton dan hanya terfokus pada penjelasan guru dengan menggunakan metode ceramah, tanpa adanya variasi dalam proses pembelajaran yang menjadikan peserta didik mudah bosan dan membuat suasana kelas tidak hidup. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti ingin mencari adakah pengaruh Penggunaan Strategi Pembelajaran Gamifikasi Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Penggunaan Strategi Pembelajaran Gamifikasi Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Siswi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X2 di SMA Negeri 1 Sentajo Raya.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilaksanakan di Kelas X2 SMA Negeri 1 Sentajo Raya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner dengan instrument yang berupa observasi, angket, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan rumus regresi linear sederhana yang diolah menggunakan SPSS 20.0. Hasil penelitian diketahui bahwa nilai signifikansi (Sig.) 0,000 < probabilitas 0,05 sehingga disimpulkan terdapat pengaruh variabel X terhadap Y. sedangkan pada uji t, didapat persamaan nilai thitung 6,208 lebih besar > dari nilai ttabel 2,039513 akibatnya Ho ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikansi Penggunaan Strategi Pembelajaran Gamifikasi dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Siswi Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas X2 di SMA Negeri 1 Sentajo Raya.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5564PENGARUH PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TERHADAP KARAKTER SISWA KELAS V SD NEGERI 001 KAMPUNG BARU SENTAJO2026-06-10T22:07:47+07:00Witra Risyanti PutriWitrarisyanti.19@gmail.comBustanur Bustanurbustanurpekanbaru@gmail.comZulhaini Zulhainizulhainimizi@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penguatan Profil Pelajar Pancasila terhadap karakter siswa kelas V SD Negeri 001 Kampung Baru Sentajo. Profil Pelajar Pancasila merupakan program pendidikan karakter yang mengintegrasikan enam dimensi utama yaitu beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 18 siswa yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penilaian guru terhadap empat indikator karakter utama meliputi kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan sopan santun menggunakan skala Likert 1-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki karakter dalam kategori sangat baik sebanyak 9 siswa (50,0%), kategori baik sebanyak 6 siswa (33,3%), kategori cukup sebanyak 2 siswa (11,1%), dan kategori kurang hanya 1 siswa (5,6%). Dimensi beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME memperoleh skor tertinggi dengan rata-rata 14,3333, diikuti dimensi bernalar kritis dengan rata-rata 14,2222, berkebinekaan global 14,00, bergotong royong 13,9444, mandiri 13,50, dan kreatif 13,3333. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi program penguatan Profil Pelajar Pancasila memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pembentukan karakter siswa. Namun demikian, dimensi kemandirian dan kreativitas masih memerlukan perhatian khusus melalui strategi pembelajaran yang lebih inovatif. Rekomendasi yang diberikan meliputi pengembangan metode pembelajaran berbasis proyek, penguatan kolaborasi dengan orang tua, pelatihan berkelanjutan bagi guru, serta dukungan komprehensif dari pemerintah daerah dalam implementasi Profil Pelajar Pancasila.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5565PENGARUH KURIKULUM MERDEKA BELAJAR TERHADAP KUALITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI KELAS X MAN 2 KUANTAN SINGINGI2026-06-10T22:07:50+07:00Yetri Yetriyetrinorpianti@gmail.comZulhaini Zulhainizulhainimizi@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kurikulum merdeka belajar terhadap kualitas belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak di kelas X MAN 2 Kuantan Singingi. Pengembangan pendidikan di Indonesia senantiasa mengalami pembaharuan kurikulum sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Salah satu terobosan terbaru adalah penerapan Kurikulum Merdeka Belajar yang memberikan fleksibilitas lebih besar bagi guru dan siswa untuk menyesuaikan metode pembelajaran dengan potensi, minat, serta kebutuhan peserta didik. Dalam konteks mata pelajaran Aqidah Akhlak, kurikulum ini berperan penting dalam membentuk karakter, moral, dan kepribadian siswa berdasarkan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Kurikulum Merdeka Belajar terhadap kualitas belajar siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di kelas X MAN 2 Kuantan Singingi, serta mengidentifikasi kendala dalam implementasinya. Hasil penelitian mengungkap bahwa implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di MAN 2 Kuantan Singingi telah berjalan dengan sangat efektif. Secara deskriptif, respon siswa terhadap variabel X (Kurikulum Merdeka) dan variabel Y (Kualitas Belajar) menunjukkan persentase persetujuan yang sangat tinggi, berkisar antara 93,75% hingga 100% pada sebagian besar indikator. Hasil uji korelasi Product Moment menghasilkan koefisien korelasi (r_xy) sebesar 0,929, yang menunjukkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara kedua variabel. Nilai ini jauh lebih besar dari r_tabel baik pada taraf signifikansi 5% (0,439) maupun 1% (0,449), sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari penerapan Kurikulum Merdeka Belajar terhadap peningkatan Kualitas Belajar Siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di kelas X MAN 2 Kuantan Singingi.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5566PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MICROSITE PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI KELAS VIII SMP ISLAM AQZIA TELUK KUANTAN2026-06-10T22:07:54+07:00Yoga Prasetyoprasetyoyoga664@gmail.comIkrima Mailaniikrimamailani@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh diperlukannya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran yang variatif untuk mendukung proses belajar yang optimal. Penggunaan microsite yang masih banyak belum diketahui dan digunakan dalam kegiatan pembelajaran serta masih jarang juga ditemukan penelitian microsite dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis microsite pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII SMP Islam Aqzia Teluk Kuantan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model ADDIE: Analyze (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan skala Likert yang dihitung dihitung presentase skornya kemudian disimpulkan kategori kelayakannya berdasarkan kriteria interpretasi skor. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pengembangan media pembelajaran ini dilaksanakan menggunakan model pengembangan ADDIE (2) Kelayakan media pembelajaran berdasarkan validasi ahli media adalah sebesar 81,43% (sangat baik), ahli materi sebesar 96,67% (sangat baik), guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti sebesar 100% (sangat baik). Adapun penilaian dari peserta didik berdasarkan uji coba satu-satu (one-to- one trial) sebesar 100% (sangat baik), uji coba kelompok kecil (small group trial) sebesar 100% (sangat baik) dan uji coba lapangan (field trial) sebesar 100% (sangat baik). Dengan demikian, media pembelajaran berbasis microsite yang telah dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif sumber belajar pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5567ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF SISWA KELAS X2 PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMAN 1 TELUK KUANTAN2026-06-10T22:07:56+07:00Gustiadi Hasbigustiadihasbi2001@gmail.comBustanur Bustanurbustanurpekanbaru@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih belum berkembangnya jiwa kreativitas siswa di lingkungan sekolah sehingga menjadi faktor penghambat dalam menyelesaikan proses pembelajaran dengan baik, serta kemampuan berfikir kreatif ini sangat di perlukan oleh peserta didik untuk Upaya menyongsong kehidupan yang semakin modern dan berkembang seiring perkembangan di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berfikir kreatif siswa kelas X2 Pada mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMAN 1 Teluk Kuantan, untuk mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi pada proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas X2 SMAN 1 Teluk Kuantan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling dalam penelitian menggunakan purposive sampling dengan total partisipan sebanyak 10 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian mengenai Kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas X2 SMAN 1 Teluk Kuantan Sudah baik. Hal ini di tandai dengan tercukupinya semua 5 aspek yang menjadi penilaian tentang kemampuan berpikir kreatif ini,baik dari kemampuan berpikir lancar (fluency), keterampilan berpikir luwes (flexibility), keterampilan berpikir orasional (orginality), Keterampilan memperinci atau mengelaborasi dan keterampilan menilai (evaluasi) serta di tandai dengan dua faktor dorongan yaitu internal (dari dalam diri siswa) dan eksternal (lingkungan) pada saat proses pembelajaran berlangsung.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5568PENGEMBANGAN APLIKASI ANDROID HYDROCARBON NOMENCLATURE PADA MATERI TATANAMA SENYAWA HIDROKARBON KELAS XI SMA2026-06-10T22:07:58+07:00Andiyan Putra Widadiandiyanputra29080@gmail.comRosa Murwindrarosamurwindra@gmail.comIrfandi Irfandiirfandisiuk1@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menilai kepraktisan pembuatan materi pembelajaran tentang tata nama senyawa hidrokarbon bagi peserta didik SMA kelas XI. Dengan menggunakan model 4D, Penelitian ini merupakan penelitian R&D. Strategi pengumpulan informasi menggunakan lembar validasi untuk para ahli di bidang media, materi, peserta didik , dan guru digunakan. Media pembelajaran tata nama hidrokarbon termasuk dalam kategori "sangat valid", menurut penelitian ini. Hasil yang menunjukkan tingkat keahlian dalam media sebesar 93,87% dan dalam materi pelajaran sebesar 80% mendukung kesimpulan ini. Selain itu, 85,75% komentar guru termasuk dalam kategori "sangat menarik", sementara 92% tanggapan peserta didik sesuai dengan deskripsi yang sama.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5569PENGGUNAAN INSTRUMEN THREE TIER MULTIPLE CHOICE DALAM MENGANALISIS MISKONSEPSI SISWA KELAS XI2026-06-10T22:07:59+07:00Putri Handayaniputrihandayani020@gmail.comRosa Murwindrarosamurwindra@gmail.comIrfandi Irfandiirfandisiuk1@gmail.com<p>Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis miskonsepsi yang terjadi pada materi Stoikiometri. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan adalah pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan instrumen three-tier multiple choice test. Instrumen tes yang dikerjakan oleh siswa adalah sebanyak 26 butir soal. Setelah data diperoleh maka dilakukan analisis untuk mengetahui miskonsepsi yang dialami pada materi stoikiometri berdasarkan analisis jawaban siswa. Dari hasil analisis yan telahg dilakukan maka dapat diketahui bahwa miskonsepsi yang dialami oleh siswa secara keseluruhan sebesar 50,48% dengan kategori sedang. Persentase miskonsepsi tertinggi terjadi pada subkonsep senyawa hidrat sebesar 65,22% dengan kategori tinggi. Persentase miskonspesi tertinggi pada butir soal terjadi soal nomor 10 sebesar 73,91% dengan kategori tinggi.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5570STRATEGI GURU PAI DALAM MENGINTERNALISASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR (STUDI KASUS PADA KELAS VI DI SD NEGERI 002 MUARA LEMBU KECEMATAN SINGINGI)2026-06-10T22:08:00+07:00Winda Lestariwindalstri2001@gmail.comBustanur Bustanurbustanurpekanbaru@gmail.comZulhaini Zulhainizulhainimizi@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya internalisasi nilai-nilai Pendidikan Islam dalam membentuk karakter peserta didik, terutama melalui pembelajaran yang berfokus pada profil pelajar pancasila. Kurikulum Merdeka yang di terapkan di SD N 002 Muara Lembu menekankan pada penguatan profil pelajar Pancasila yang sejalan dengan nilai-nilai keislaman, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian. Namun, berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan beberapa gejala yang menunjukkan belum optimalnya strategi guru PAI dalam menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam Profil Pelajar Pancasila, belum adanya strategi yang sistematis, kegiatan pembiasaan Islami belum terintegrasi, minimnya penggunaan media pembelajaran Islami, serta rendahnya motivasi dan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrisikan strategi guru PAI dalam menginternalisasi nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka Belajar, serta mengidentifikasi factor-faktor yang menghambat motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses internalisasi nilai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelas VI di SD Negeri 002 Muara Lembu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru PAI yang dilakukan meliputi pengintegrasian nilai-nilai Islam dalam proses pembelajaran, pembiasaan kegiatan Islami, penggunaan metode, serta upaya pemanfaatan media edukatif yang mendukung nilai-nilai Islam dan Pancasila.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5571IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAANISLAM DIKELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HUBBUL WATHAN PETAI2026-06-10T22:08:02+07:00Nala Armitanalaarmita22@gmail.comZulhaini Zulhainizulhainimizi@gmail.comAhmad Mualifahmadmualif100786@gmail.com<p>Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya penerapan kurikulum merdeka diberbagai satuan pendidikan di Indonesia, baik itu jenjang Negeri ataupun Swasta terkhususnya Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini berfokus pada bagaimana Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dikelas V Madrasah Ibtidaiyah Hubbul Wathan Petai dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambat dari implementasi kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif Deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian data yang didapat di Analisis dengan model interaktif Miles and Huberman dengan cara Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan dengan menggunakan dua jenis triangulasi yaitu, triangulasi Sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukann bahwa kurikulum merdeka telah dilaksanakan dengan baik, namun masih dalam tahap berkembang dengan beberapa kendala diantaranya keterbatasan kesediaan sarana dan prasarana pendudkung serta pemahahan guru tentang konsep kurikulum merdeka. Namun guru telah berusaha secara optimal dengan mengupayakan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/5572PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI CANVA PPT DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA (Kelas VIII Satu Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak di MTs Pondok Pesantren Nurul Islam Kampung Baru Gunung Toar Tahun Ajaran 2024/2025)2026-06-10T22:08:05+07:00Syarwan Ahmadsyarwanahmad2810@gmail.comSopiatun Nahwiyahsopiatunnahwiyah@gmail.comAlhairi Alhairiaryben_saddez74@gmail.com<p>Penelitian ini penulis lakukan bertujuan untuk mengetahui penerapan media Canva Power Point dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII satu mata pelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Pada penelitian ini data dianalisis sejak tindakan pembelajaran dilakukan selama proses refleksi sampai proses penyusunan laporan. Untuk kesinambungan dan kedalaman penyajian data dalam penelitian ini digunakan analisis interaktif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan (verifikasi) dilakukan dalam bentuk interaktif dengan pengumpulan data sebagai suatu proses siklus. Dari penelitian ini dapat dijelaskan bahwa sebelum tindakan (pra siklus) pada pembelajaran Akidah Akhlak di MTs. PP. Nurul Islam Kampung Baru hanya 12 orang siswa atau 41,37% yang telah memenuhi standar kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditentukan oleh guru bidang studi yaitu sebesar 75. Pada siklus 1, dengan menggunakan,media pembelajaraan berbasis media Canva Power Point mengalami peningkatan yaitu terdapat 20 orang siswa atau 68,96% yang mencapai ketuntasan belajar atau yang telah memenuhi standar kriteria ketuntasan minimal. Peningkatan tersebut berlanjut pada siklus II dengan 24 orang siswa atau 82,75% yang mencapai ketuntasan belajar atau yang telah memenuhi standar kriteria ketuntasan minimal (KKM 75). Maka dari itu penerapan media Canva PPT terhadap hasil belajar dinyatakan mencapai ketuntasan belajar atau mendapatkan hasil yang memuaskan</p>2026-06-10T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 JOM FTK UNIKS (Jurnal Online Mahasiswa FTK UNIKS)