IMPLEMENTASI PRINSIP TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) UNTUK MEWUJUDKAN TRANSPORTASI BERKELANJUTAN DI KOTA MEDAN
Abstract
Peningkatan penggunaan kendaraan pribadi di Kota Medan telah menimbulkan permasalahan kemacetan. Konsep kawasan Transit-Oriented Development (TOD) yang diadopsi di beberapa kawasan perkotaan di Indonesia merupakan salah satu metode untuk mengatasi permasalahan transportasi perkotaan guna menjaga sistem transportasi yang berkelanjutan. Konsep kawasan TOD dapat diwujudkan dengan memenuhi prinsip-prinsip Pengembangan Berorientasi Transit dengan standar minimal yang berlaku. Artikel ini memaparkan hasil penelitian lapangan dan analisis untuk mengetahui kelayakan suatu kawasan untuk memenuhi standar kawasan TOD di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan mixed method. Data dikumpulkan dengan cara studi pustaka, observasi, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data, matriks IFE dan EFE digunakan dalam mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pada kawasan penelitian serta Analisis SWOT untuk mendeskripsikan potensi dan permasalahan kawasan penelitian yang mengacu pada kriteria kawasan TOD. Penelitian difokuskan pada kawasan pusat perdagangan dan jasa di Kecamatan Medan Petisah dengan delineasi kawasan penelitian meliputi radius 500 meter dari titik simpul, yaitu Plaza Medan Fair. Variabel yang diamati adalah sistem transportasi, aspek tata guna lahan, dan kebijakan penataan ruang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kawasan Plaza Medan Fair dan sekitarnya berpotensi menjadi kawasan TOD di Kota Medan karena telah memenuhi standar minimum TOD.
Downloads
References
BPS Kota Medan, “Jumlah Penduduk Kota Medan Menurut Kecamatan dan Jenis Kelamin (Jiwa), 2020-2024.” Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://medankota.bps.go.id/indicator/12/31/1/jumlah-penduduk-kota-medan-menurut-kecamatan-dan-jenis-kelamin.html
A. P. Pratama, M. H. Yudhistira, and E. Koomen, “Highway expansion and urban sprawl in the Jakarta Metropolitan Area,” Land use policy, vol. 112, p. 105856, Jan. 2022, doi: 10.1016/J.LANDUSEPOL.2021.105856.
RTRW Kota Medan, “Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Medan Tahun 2022-2042,” Perda Kota Medan Nomor 1 Tahun 2022. Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://peraturan.bpk.go.id/Details/205589/perda-kota-medan-no-1-tahun-2022
J. Khairunnisa, D. N. Gandarum, and K. Lahji, “Evaluasi Konsep TOD pada Kawasan TOD Dukuh Atas,” Jakarta: FTSP Universitas Trisakti, 2021, pp. 64–70. Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://core.ac.uk/download/pdf/478989525.pdf
Narotama, K. Sunoko, and L. Pramesti, “Penerapan Prinsip Transit Oriented Development pada Perencanaan Stasiun Kereta Api di Kota Magelang,” Senthong, vol. 4, no. 1, pp. 33–42, Jan. 2021, Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://jurnal.ft.uns.ac.id/index.php/senthong/article/view/1223
S. Mathur and A. Gatdula, “Review of planning, land use, and zoning barriers to the construction of Transit-oriented developments in the United States,” Case Stud Transp Policy, vol. 12, p. 100988, Jun. 2023, doi: 10.1016/J.CSTP.2023.100988.
H. N. Gumano, “Kajian Arahan dan Strategi Pengembangan Kawasan Potensial Transit Oriented Development (TOD) di Sekitar Stasiun Transit LRT Kota Palembang,” Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, vol. 3, no. 1, pp. 124–138, Oct. 2020, Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/jurnalkacapuri/article/view/3608
K. D. M. E. Handayani and P. G. Ariastita, “Keberlanjutan Transportasi di Kota Surabaya Melalui Pengembangan Kawasan Berbasis TOD (Transit Oriented Development),” TATALOKA, vol. 16, no. 2, pp. 108–115, May 2014, doi: 10.14710/TATALOKA.16.2.108-115.
D. Apriliyani and F. H. Mardiansjah, “Potensi Pengembangan Kawasan Transit Oriented Development (TOD) Pada Lintasan BRT Trans Jateng Koridor Ungaran-Bawen,” Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, vol. 2, no. 2, pp. 217–231, Oct. 2020, doi: 10.20961/DESA-KOTA.V2I2.40015.217-231.
R. Aprialzy, A. Sumadyo, and Y. Winarto, “Konsep Desain Eco-Transit Oriented Development Pada Terminal Terpadu Senen Di Jakarta Pusat,” Senthong, vol. 3, no. 2, pp. 369–380, Jul. 2020, Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://jurnal.ft.uns.ac.id/index.php/senthong/article/view/1203
M. Mustofa, K. Widyawati, and I. Yuliasari, “Perancangan Stasiun Tanah Abang dengan Metode Transit Oriented Development (TOD),” Lakar: Jurnal Arsitektur, vol. 2, no. 2, Feb. 2020, doi: 10.30998/LJA.V2I2.4993.
H. P. Siwi and A. R. Rakhmatulloh, “Analisis Lokasi Transit Pergerakan Kawasan Semarang Barat Dalam Konsep Penerapan TOD (Transit Oriented Development) Kota Semarang,” Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), vol. 3, no. 1, pp. 230–243, 2014, doi: 10.14710/TPWK.2014.4451.
T. E. Siburian, S. Widyawati, and I. P. A. Shidiq, “Characteristics of Transit Development Area (Case Study: Jakarta MRT),” Jurnal Geografi Lingkungan Tropik (Journal of Geography of Tropical Environments), vol. 4, no. 1, p. 5, Feb. 2020, doi: 10.7454/jglitrop.v4i1.79.
ITDP, TOD Standard 3.0 - Institute for Transportation and Development Policy. New York: Institute for Transportation and Development Policy, 2017. Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://itdp-indonesia.org/2017/07/tod-standard-3/
ATR/BPN, Permen ATR/BPN No 16. Indonesia, 2017, pp. 1–36. Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://jdih.atrbpn.go.id/peraturan/detail/112/peraturan-menteri-agraria-dan-tata-ruang-kepala-badan-pertanahan-nasional-nomor-16-tahun-2017
PUPR, “Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 23 tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Tahun 2020-2024,” Peraturan Menteri PUPR No. 23. Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://jdih.pu.go.id/detail-dokumen/2811/1#div_cari_detail
A. Anggito and J. Setiawan, Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak, 2018.
F. N. D. Fatimah, Teknik Analisis SWOT: Pedoman Menyusun Strategi yang Efektif & Efisien serta Cara Mengelola Kekuatan & Ancaman. Yogyakarta: Quadrant, 2016.
S. M. Hatefi, “Strategic planning of urban transportation system based on sustainable development dimensions using an integrated SWOT and fuzzy COPRAS approach,” Global Journal of Environmental Science and Management, vol. 4, no. 1, pp. 99–112, Jan. 2018, doi: 10.22034/GJESM.2018.04.01.010.
H. Sulaksmono, E. Ahyudanari, and B. Ma’ruf, “Strategy Selection of Property Business in Transit Oriented Development Area (Case Study PT. XYZ),” IPTEK Journal of Proceedings Series, vol. 0, no. 5, pp. 386–389, Dec. 2019, doi: 10.12962/J23546026.Y2019I5.6370.
pu.go.id, Peraturan Pemerintah No 34. Indonesia, 2016, pp. 1–92. Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://jdih.pu.go.id/detail-dokumen/1552/1#div_cari_detail
Kementerian Perhubungan, Permenhub No 27. Indonesia, 2015, pp. 1–12. Accessed: Apr. 22, 2024. [Online]. Available: https://jdih.dephub.go.id/peraturan/detail?data=GxVbZtH5BWUGbi9NY7g8VO48eLzmbekmF8QfpKUR1got8bSvgp9WOv48lzFWvMYPwI4uXFtrxmE9k8MPmnlfiGl34ktLJ8Ogkvy4EqUcOZ7HMbIOvasw90zngIVc5kCUcUl9DxLRF8ezVoJKFVPHUlvZQy
Copyright (c) 2026 Rahmad Dian, Dessy Eresina Pinem, Bintang M. Purba, Harry Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








