JURNAL PLANOLOGI DAN SIPIL (JPS) https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS <p data-start="54" data-end="491"><strong data-start="54" data-end="97">Jurnal Palnologi dan Sipil (JPS)</strong> (ISSN: e.2659-2960) adalah jurnal akses terbuka yang ditinjau oleh sejawat (peer-reviewed), diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil dan Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Islam Kuantan Singingi. Jurnal ini menjadi media diseminasi hasil penelitian dari para peneliti dan akademisi di berbagai bidang <span style="color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: 'Noto Serif', -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; white-space: normal; background-color: #ffffff; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; display: inline !important; float: none;">Ilmu Perencanaan, Ilmu Wilayah, Tata Ruang, Pengembangan Kawasan dan Lahan, perkotaan, perdesaan, lingkungan, dan Teknik Sipil yang mencakup ilmu struktur, sumberdaya air, arsitektur, transportasi, manajemen proyek, jalan raya, dan geoteknik</span>. JPS terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan Agustus.</p> <p data-start="493" data-end="556">Fokus dan cakupan JPS dapat dilihat secara rinci <a href="https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/Focus"><strong data-start="543" data-end="554">di sini</strong></a>.</p> en-US nofriwandie@gmail.com (Nofri Wandi Al-Hafiz) nofriwandie@gmail.com (Nofri Wandi Al-Hafiz) Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0700 OJS 3.1.2.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PERENCANAAN TEKNIS PEKERJAAN PRESERVASI REKONSTRUKSI RUAS JALAN SIMPANG KULIM SIMPANG BATANG PROVINSI RIAU https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5471 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan teknis rekonstruksi jalan pada ruas Bts. Prov. Sumut – Bagan Batu dengan mempertimbangkan kondisi tanah dasar dan beban lalu lintas. Metode yang digunakan meliputi analisis settlement tanah dan perhitungan beban lalu lintas kumulatif menggunakan pendekatan CESA. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada settlement tipe 1, deformasi maksimum sebesar ±1,55 cm masih berada dalam batas aman, sedangkan pada tipe 2 terjadi peningkatan deformasi yang mengindikasikan potensi <em>differential settlement</em>. Selain itu, hasil perhitungan CESA menunjukkan bahwa beban lalu lintas kumulatif tergolong tinggi dengan dominasi kendaraan berat, di mana nilai ESAS meningkat signifikan hingga 69,9×10⁴ pada periode akhir umur rencana. Berdasarkan hasil tersebut, struktur perkerasan yang direkomendasikan adalah perkerasan lentur dengan ketebalan AC-WC 40 mm dan AC-BC 60 mm. Penanganan menggunakan material ringan seperti mortar busa menjadi solusi untuk mengurangi beban pada tanah dasar. Dengan demikian, desain yang dihasilkan diharapkan mampu meningkatkan kinerja perkerasan jalan serta menjamin stabilitas dan umur layanan yang optimal</p> Tiara Mahardika, Angga Putra Arlis, Hartati, Elvi Roza Sofyan, Muhammad Fajrul Falah Copyright (c) 2026 Tiara Mahardika, Angga Putra Arlis, Hartati, Elvi Roza Sofyan, Muhammad Fajrul Falah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5471 Fri, 05 Jun 2026 00:55:01 +0700 PEMETAAN WILAYAH ADMINISTRATIF DAN INFRASTUKTUR DESA PULAU BANJAR KARI KECAMATAN KUANTAN TENGAH MENGUNAKAN INFORMASI GEOGRAFIS https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5280 <p>Desa Pulau Banjar Kari merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Desa Pulau Banjar Kari terdiri dari 6 RT, 2 RW, dan 2 Dusun. Desa Pulau Banjar Kari &nbsp;memiliki potensi wilayah berupa permukiman, fasilitas umum, serta jaringan jalan desa. Namun, hingga saat ini ketersediaan data spasial desa yang terintegrasi masih terbatas sehingga menyulitkan pemerintah desa dalam perencanaan pembangunan dan pengelolaan potensi wilayah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam pemetaan wilayah Desa Pulau Banjar Kari yang berada di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Pemanfaatan SIG dilakukan menggunakan platform QGIS sebagai media pemetaan digital yang interaktif dan mudah diakses.&nbsp;Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan survei lapangan dan pengolahan data spasial. Data yang digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan perangkat desa dan masyarakat desa Pulau Banjar Kari, serta data sekunder berupa peta administrasi dan dokumen pendukung. Hasil penelitian berupa peta desa yang menampilkan batas wilayah, persebaran fasilitas umum&nbsp;dan&nbsp;jaringan jalan. Peta ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang akurat serta mendukung perencanaan pembangunan desa secara efektif dan berkelanjutan.</p> Bella Rahmadhani, Della Marlina, Desti Yulia Ningsih, Dea Desyulita Copyright (c) 2026 Bella Rahmadhani, Della Marlina, Desti Yulia Ningsih, Dea Desyulita, Harianja https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5280 Wed, 29 Jul 2026 20:48:14 +0700 ANALISIS SPASIAL PENETAPAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN MELALUI INTEGRASI LBS, LSD, RTRW, DAN RDTR DI KABUPATEN DELI SERDANG https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5947 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kesenjangan peruntukan kawasan tanaman pangan serta menyusun rekomendasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan sintesis spasial yang mengintegrasikan Lahan Baku Sawah (LBS), Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) melalui teknik <em>overlay, gap analysis</em>, interpretasi citra satelit, dan verifikasi lapangan untuk menghasilkan rekomendasi LP2B yang selaras dengan kondisi eksisting dan kebijakan tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidaksesuaian spasial antar instrumen yang ditandai oleh perbedaan luasan dan delineasi kawasan pertanian. Proses sintesis spasial menghasilkan rekomendasi LP2B seluas 26.821,36 ha, yang terdiri atas 26.403,49 ha (98,44%) berdasarkan hasil identifikasi kondisi eksisting dan 417,87 ha (1,56%) kawasan LP2B yang telah ditetapkan dalam RDTR. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan sintesis spasial mampu menghasilkan rekomendasi LP2B yang lebih konsisten dengan kondisi eksisting dan kebijakan tata ruang, sehingga dapat menjadi dasar dalam evaluasi RTRW, RDTR, serta penyusunan kebijakan perlindungan lahan pertanian berkelanjutan.</p> Rahmad Dian, Iswandani Lingga, Dessy Eresina Pinem, Mas Pratono Copyright (c) 2026 Rahmad Dian, Iswandani Lingga, Dessy Eresina Pinem, Mas Pratono https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5947 Wed, 29 Jul 2026 21:03:36 +0700 ANALISIS PENGARUH KEMACETAN LALU LINTAS TERHADAP MOBILITAS MASYARAKAT DI KAWASAN PERKOTAAN https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5951 <p><em>Kemacetan lalu lintas merupakan salah satu permasalahan utama di kawasan perkotaan yang berdampak pada menurunnya mobilitas masyarakat, meningkatnya waktu tempuh, biaya transportasi, konsumsi bahan bakar, serta pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kemacetan lalu lintas, mengkaji dampaknya terhadap mobilitas masyarakat, serta mengidentifikasi upaya yang dapat diterapkan untuk mengurangi tingkat kemacetan di kawasan perkotaan. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif, melalui penelaahan berbagai jurnal ilmiah, buku, laporan penelitian, dan peraturan perundang-undangan yang diterbitkan pada periode 2021–2026. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan menginterpretasikan temuan-temuan dari berbagai sumber yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor yang tidak seimbang dengan kapasitas infrastruktur jalan, rendahnya penggunaan transportasi umum, hambatan samping, serta lemahnya manajemen lalu lintas merupakan faktor utama penyebab kemacetan. Dampak yang ditimbulkan meliputi penurunan efisiensi perjalanan, peningkatan biaya operasional kendaraan, berkurangnya produktivitas masyarakat, serta meningkatnya emisi gas rumah kaca. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan transportasi umum yang terintegrasi, penerapan sistem transportasi cerdas, peningkatan manajemen lalu lintas, dan kebijakan transportasi berkelanjutan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan.</em></p> Gandy Melcania Pranata, Elpi Riska, Harry Bangun Soaloon, Susri Melvira, Mutiara, Della, Melia Nurafni Copyright (c) 2026 Gandy Melcania Pranata, Elpi Riska, Harry Bangun Soaloon, Susri Melvira, Mutiara, Della, Melia Nurafni https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5951 Wed, 29 Jul 2026 21:20:03 +0700 PEMBUATAN PETA ADMINISTRATIF DESA PULAU ARO MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5279 <p>Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan sistem berbasis komputer yang digunakan untuk mengelola, menganalisis, dan menyajikan data yang memiliki referensi geografis. Pemanfaatan SIG dalam bidang pemetaan wilayah administrasi sangat penting untuk mendukung kegiatan perencanaan, pengelolaan, dan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta Administratif desa Pulau Aro menggunakan teknologi Sistem Informasi Geografis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan spasial. Data yang digunakan berupa data batas peta Administratif desa Pulau Aro yang diolah menggunakan perangkat lunak SIG. Peta desa merupakan salah satu sarana penting dalam mendukung perencanaan pembangunan, pengelolaan wilayah, serta penyediaan informasi geografis yang akurat di tingkat desa. Desa Pulau Aro yang terletak di Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, membutuhkan peta desa yang representatif guna menggambarkan kondisi wilayah secara menyeluruh, baik dari segi batas administratif, pemukiman penduduk, fasilitas umum, jaringan jalan, maupun potensi sumber daya yang dimiliki desa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan pembuatan Peta Desa Pulau Aro sebagai media informasi spasial yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan masyarakat.</p> Aptisya Mepilia, Almanza, Anindita Dina Andela, Ayu Mardiah, Akbarudin Aziz, M. Yusfahmi Copyright (c) 2026 Aptisya Mepilia, Almanza, Anindita Dina Andela, Ayu Mardiah, Akbarudin Aziz, M. Yusfahmi https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5279 Wed, 29 Jul 2026 21:30:21 +0700 EVALUASI KUAT TEKAN, DENSITAS, DAN VARIABILITAS BETON RENCANA K-225 PADA VARIASI CAMPURAN MORTAR BETON https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/6085 <p><em>Penelitian ini mengevaluasi kembali data hasil uji kuat tekan beton rencana K-225 yang berasal dari empat kelompok praktikum dengan campuran dan umur pengujian berbeda. Sebanyak 16 benda uji kubus berukuran 150 × 150 × 150 mm dianalisis pada umur 24, 31, 50, dan 91 hari. Kelompok yang dikaji terdiri atas beton normal, beton ringan dengan abu boiler dan foam agent, beton dengan abu cadas, serta beton berserat sabut kelapa. Data beban maksimum dihitung ulang menggunakan luas tekan aktual 225 cm², sedangkan densitas dihitung dari massa dan volume benda uji. Analisis meliputi nilai rata-rata, simpangan baku, koefisien variasi, rasio pencapaian terhadap nilai nominal K-225, serta hubungan densitas-kuat tekan. Hasil menunjukkan densitas rata-rata 1.518,52 kg/m³ - 2.157,63 kg/m³ dan kuat tekan rata-rata 5,72 MPa - 8,11 MPa. Kelompok abu cadas umur 50 hari menghasilkan rata-rata tertinggi sebesar 8,11 MPa, sedangkan beton ringan abu boiler dan foam agent umur 91 hari menghasilkan rata-rata terendah sebesar 5,72 MPa. Seluruh kelompok hanya mencapai 25,9% - 36,8% dari nilai nominal K-225 (22,06 MPa). Koefisien variasi berkisar 12,12 - 38,49%, yang menunjukkan ketidakseragaman cukup besar pada sebagian kelompok. Hubungan densitas dan kuat tekan bersifat positif sedang (r = 0,49; R² = 0,24), tetapi belum kuat secara statistik. Karena umur pengujian tidak dikontrol pada campuran yang sama, pengaruh umur dan pengaruh komposisi tidak dapat dipisahkan secara kausal. Temuan ini menegaskan perlunya standardisasi mix design, pemadatan, curing, pencatatan material, dan replikasi pengujian untuk mencapai mutu rencana secara konsisten.</em></p> Surya Adinata, Meirantika Putri Copyright (c) 2026 Surya Adinata, Meirantika Putri https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/6085 Thu, 13 Aug 2026 14:33:27 +0700 ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE BINA MARGA (STUDI KASUS RUAS JALAN SENTAJO - TERATAK AIR HITAM) https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5277 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis, tingkat, serta penyebaran kerusakan perkerasan jalan dengan menggunakan metode Bina Marga pada ruas jalan Sentajo – Teratak Air Hitam sepanjang 2,5 km. Metode ini menilai kondisi jalan berdasarkan identifikasi jenis kerusakan, tingkat keparahan, dan luas kerusakan yang terjadi pada segmen jalan tertentu. Data penelitian ini diperoleh melalui survei lapangan berupa pengamatan visual dan pengukuran dimensi kerusakan, serta pengambilan data lalu lintas harian rata-rata (LHR) pada hari dan jam-jam sibuk pengguna jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan yang dominan meliputi retak kulit buaya sebanyak 2 titik, lubang sebanyak 12 titik, dan retak memanjang sebanyak 2 titik, dengan tingkat keparahan bervariasi. Berdasarkan perhitungan nilai kondisi jalan menurut metode Bina Marga, diperoleh UP untuk ruas jalan Sentajo – Teratak Air Hitam adalah 12. Untuk jalan dengan nilai UP &gt; 7 masuk kedalam program pemeliharaan rutin.</p> <p>&nbsp;</p> Ilham Risfandi, Surya Adinata, Iwayan Dermana Copyright (c) 2026 Ilham Risfandi, Surya Adinata, Iwayan Dermana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5277 Mon, 17 Aug 2026 14:45:33 +0700 EVALUASI KINERJA RUAS JALAN IMAM MUNANDAR BERDASARKAN PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA (2014) https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5278 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ruas Jalan Imam Munandar di Kota Teluk Kuantan berdasarkan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kapasitas jalan, derajat kejenuhan (Degree of Saturation/DS), serta tingkat pelayanan (Level of Service/LOS) pada kondisi aktual di lapangan. Data primer diperoleh melalui survei volume lalu lintas, hambatan samping, dan pengukuran geometrik jalan, sedangkan data sekunder bersumber dari instansi terkait dan PKJI 2014. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas ruas Jalan Imam Munandar adalah sebesar 2.179,872 smp/jam, dengan nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,61. Berdasarkan klasifikasi tingkat pelayanan, ruas jalan ini termasuk dalam kelas B, yang berarti arus lalu lintas masih dalam kondisi stabil dan relatif lancar. Meskipun demikian, aktivitas parkir di badan jalan serta hambatan samping lainnya perlu dikendalikan agar kinerja jalan tetap optimal di masa mendatang.</p> Fangky William Putra, Chitra Hermawan, Iwayan Dermana Copyright (c) 2026 Fangky William Putra, Chitra Hermawan, Iwayan Dermana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5278 Mon, 17 Aug 2026 14:52:13 +0700 EVALUASI KINERJA JARINGAN IRIGASI DESA PETAPAHAN KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5281 <p class="my-2" style="margin-top: 0cm; text-align: justify; text-indent: 36.0pt;"><span style="font-size: 11.0pt;">Evaluasi kinerja jaringan irigasi merupakan langkah penting untuk memastikan efisiensi distribusi air menuju lahan pertanian serta menjaga keberlanjutan sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja jaringan irigasi dengan menggunakan parameter-parameter utama seperti efisiensi jaringan, kehilangan air, , dan ketepatan waktu pengairan. Metode yang digunakan meliputi, pengamatan kondisi fisik saluran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kinerja jaringan irigasi secara umum masih perlu perbaikan, dengan efisiensi rata-rata mencapai 75%, yang dipengaruhi oleh faktor kebocoran dan pengelolaan yang kurang optimal. Rekomendasi perbaikan meliputi peningkatan pemeliharaan saluran, optimalisasi pembagian air, dan peningkatan partisipasi petani dalam pengelolaan irigasi. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan jaringan irigasi dapat berfungsi lebih efektif dan meningkatkan produktivitas pertanian.</span></p> Andika Inzagi, Ade Irawan, Chitra Hermawan Copyright (c) 2026 Andika Inzagi, Ade Irawan, Chitra Hermawan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5281 Mon, 17 Aug 2026 15:05:53 +0700 ANALISIS PERBANDINGAN PENGUKURAN JARAK MENGGUNAKAN THEODOLITE DAN WATERPASS PADA BIDANG MIRING (SLOPE)DI DANAU WISATA KOTO KARI https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5282 <p>Indonesia memiliki curah hujan yang tinggi namun juga mengalami musim kemarau, sehingga diperlukan sistem irigasi yang efektif untuk mendukung produktivitas pertanian. Pengukuran daerah irigasi menjadi aspek penting dalam perencanaan, pembangunan, dan pengelolaan sistem irigasi, meliputi penentuan batas wilayah, kontur lahan, serta posisi bangunan irigasi. Theodolite digunakan untuk mengukur pergeseran horizontal dan vertikal, sedangkan waterpass digunakan untuk mendeteksi perubahan elevasi atau beda tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil pengukuran menggunakan theodolite dan waterpass pada daerah irigasi Danau Wisata Koto Kari, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, dengan kondisi medan miring. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Data primer diperoleh melalui pengukuran langsung pada enam titik patok menggunakan theodolite dan waterpass, sedangkan data sekunder berasal dari literatur terkait. Analisis data meliputi perbandingan hasil pengukuran jarak dan beda tinggi, perhitungan luasan poligon tertutup, serta evaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi hasil pengukuran, seperti kondisi alat, teknik pengukuran, lingkungan, topografi, dan keterampilan operator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selisih rata-rata pengukuran jarak antara theodolite dan waterpass sebesar 0,0241 m, sedangkan selisih rata-rata beda tinggi sebesar 0,2128 m. Theodolite menunjukkan akurasi yang lebih baik pada jarak panjang, sementara waterpass lebih efektif untuk jarak pendek. Luasan daerah irigasi yang diperoleh berkisar 1,76 hektar dengan selisih hasil yang relatif kecil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedua alat dapat digunakan secara komplementer sesuai kebutuhan akurasi dan kondisi lapangan.</p> Asrigo aidil rades, Ade Irawan, Iwayan Dermana Copyright (c) 2026 Asrigo aidil rades, Ade Irawan, Iwayan Dermana https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/5282 Mon, 17 Aug 2026 15:19:42 +0700 VANALISIS DAMPAK PEMBANGUNAN JEMBATAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA TOAR DAN DESA TEBERAU PANJANG KECAMATAN GUNUNG TOAR KABUPATEN KUANTAN SINGINGI https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/6089 <p>Pembangunan infrastruktur jembatan memiliki peranan penting dalam meningkatkan aksesibilitas, konektivitas, serta kesejahteraan masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan Jembatan Gunung Toar terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Desa Toar dan Desa Teberau Panjang di Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap perangkat desa, masyarakat, pedagang, petani, serta pelajar yang terdampak langsung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pendapatan rumah tangga, terbukanya peluang usaha baru, serta semakin lancarnya mobilitas barang dan jasa pasca pembangunan jembatan. Selain itu, interaksi sosial antar warga, akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial juga meningkat signifikan. Namun, ditemukan pula dampak negatif berupa hilangnya mata pencaharian pemilik jasa penyeberangan, potensi kerusakan lingkungan, serta pergeseran sosial budaya. Secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Gunung Toar memberikan dampak positif yang lebih dominan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan kohesi sosial masyarakat desa.</p> Karmila Tantri, Agus Chandra, Ria Asmeri Jafra Copyright (c) 2026 Karmila Tantri, Agus Chandra, Ria Asmeri Jafra https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/6089 Mon, 17 Aug 2026 15:30:40 +0700 POLITIK JEMBATAN DI KAMPUS: RELASI KUASA, LEGITIMASI, DAN INSTITUSIONALISASI INOVASI AKADEMIK DALAM TRANSISI PEMBELAJARAN MBKM–OBE https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/6093 <p>Pendidikan tinggi merupakan ruang pembelajaran sekaligus organisasi sosial yang mempertemukan kreativitas akademik, kewenangan formal, kepemimpinan, birokrasi, legitimasi, dan pengakuan institusional. Penelitian ini bertujuan mengembangkan konsep Politik Jembatan melalui studi kasus pembangunan jembatan di lingkungan kampus sebagai bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Perencanaan Jembatan. Jembatan beton bertulang berukuran panjang 4 meter, lebar 2,5 meter, dan tebal 0,25 meter tersebut pada awalnya merupakan artefak pembelajaran Teknik Sipil berbasis proyek dengan pembiayaan swadaya dosen dan mahasiswa, tetapi dalam perkembangannya melibatkan berbagai aktor dan struktur organisasi perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif-reflektif, analisis dokumen, dan rekonstruksi kurikuler. Data bersumber dari Rencana Pembelajaran Semester (RPS), laporan praktik, dokumentasi kegiatan, produk proyek mahasiswa, serta rekonstruksi RPS berbasis Outcome-Based Education (OBE). Analisis difokuskan pada enam dimensi Politik Jembatan, yaitu grassroots academic initiative, peran dosen sebagai boundary-spanning academic actor, kekuasaan organisasional, legitimasi formal dan substantif, pengakuan simbolik, serta sensemaking antaraktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan teknis inovasi akademik tidak secara otomatis menghasilkan legitimasi organisasional. Inovasi dapat memperoleh legitimasi pedagogik dan teknis, tetapi menghadapi ambiguitas prosedural, batas kewenangan, dan negosiasi makna simbolik. Rekonstruksi RPS berbasis OBE menjadi mekanisme institusionalisasi untuk mentransformasikan inovasi individual menjadi praktik akademik yang terukur dan berkelanjutan. Kerangka Politik Jembatan dirumuskan melalui tahapan Grassroots Academic Initiative → Engineering Learning Artefact → Organisational Negotiation → Structural Legitimacy → Symbolic Recognition → OBE-Based Institutionalisation → Continuous Quality Improvement.</p> Surya Adinata Copyright (c) 2026 Surya Adinata https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JPS/article/view/6093 Mon, 17 Aug 2026 15:41:35 +0700