Analysis of Soil Salinity Distribution in the Wonorejo Mangrove Botanical Gardens, Surabaya
Abstract
Environmental factors, particularly salinity conditions, influence the function of mangrove forests. Salinity plays a crucial role in the growth, resilience, and zonation of mangrove species. Therefore, it is essential to analyze salinity levels. This study aims to assess salinity levels to determine their effect on soil fertility and to evaluate the influence of the distance from salinity sources in the Wonorejo Mangrove area. Soil sampling was conducted at distances ranging from 5 meters to 60 meters from the riverbank, along three designated paths: J1 (first path), J2 (second path), and J3 (third path). Both composite and intact soil samples were collected. Composite and intact soil samples were taken at intervals from 5 to 60 meters from the riverbank, with each path containing two sampling points, resulting in a total of six sample points (T1, T2, T3, T4, T5, T6), each repeated three times. The observed parameters included soil pH, electrical conductivity (EC), soil permeability, soil texture, cation exchange capacity, and organic carbon content. The results of the chemical and physical analyses of the mangrove forest soil samples indicate that salinity levels range from high to very high. This finding is evidenced by the lowest EC value recorded in soil sample T3U3, which was 15.9 dS/m, indicating high salinity.
Downloads
References
Agviolita, P., Yushardi, Y., & Anggraeni, F. K. A. (2021). Pengaruh perbedaan biochar terhadap kemampuan menjaga retensi pada tanah. Jurnal Fisika Unand, 10(2), 267–273. https://doi.org/10.25077/jfu.10.2.267-273.2021
Apriliyani, Y., Safe’i, R., Kaskoyo, H., Wulandari, C., & Febryano, I. G. (2020). Analisis penilaian kesehatan hutan mangrove di Kabupaten Lampung Timur. Jurnal Hutan Tropis, 8(2), 123–130.
Arabia, T., Zainabun, Z., & Royani, I. (2012). Karakteristik tanah salin Krueng Raya Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan, 1(1), 32–42.
Arifin, Z. (2011). Analisis indeks kualitas tanah entisol pada berbagai penggunaan lahan yang berbeda. Agroteksos, 21(1).
Arigowo, J., Nusantara, R. W., & Sulakhudin. (2021). Analisis sebaran salinitas dan kesuburan tanah pada lahan tepi pantai Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah. Jurnal Sains Pertanian Equator, 10(4).
Atamimi, I. N., & Sugiyarto, L. (2022). Pengaruh mikoriza terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill. var. Servo) dalam variasi konsentrasi salinitas. Kingdom (The Journal of Biological Studies), 8(1).
Barus, W. A., & Rauf, A. (2021). Budidaya padi di tanah salin. UMSU Press.
Corwin, D. L., & Lesch, S. M. (2003). Application of soil electrical conductivity to precision agriculture. Agronomy Journal, 95(3).
Dwianto, F., Tyaga, A., Refaya, N., & Putra, A. P. A. (2023). Pengaruh hutan mangrove terhadap kesuburan tanah di lahan pesisir Baros. Karya Ilmiah SMK Kolese De Britto.
Francissca, N. E., & Muhsoni, F. F. (2021). Laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) pada salinitas yang berbeda. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 2(3). https://doi.org/10.21107/juvenil.v2i3.11271
Harnani, B. R. D., & Titah, H. S. (2017). Kemampuan Avicennia alba untuk menurunkan konsentrasi tembaga (Cu) di muara Sungai Wonorejo, Surabaya. Jurnal Teknik ITS, 6(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v6i2.23855
Iqbal, F. M., Hikmatyar, M., & Nasrudin. (2023). Penerapan internet of things pada sistem deteksi kesuburan tanah. Agro Wiralodra, 6(1). https://doi.org/10.31943/agrowiralodra.v6i1.79
Juli, D. (2017). Pengembangan ekowisata hutan mangrove berbasis masyarakat di Wonorejo Surabaya. Prosiding Seminar dan Call for Paper.
Juliyanto, F., Herawatiningsih, R., & Anwari, M. S. (2023). Analisis sifat fisik dan kimia tanah hutan mangrove di Desa Sungai Kupah Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Lingkungan Hutan Tropis, 2(3), 472–479.
Jumaedi, S. (2016). Nilai manfaat hutan mangrove dan faktor-faktor penyebab konversi zona sabuk hijau (greenbelt) menjadi tambak di wilayah pesisir Kota Singkawang Kalimantan Barat. Sosiohumaniora, 18(3). https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v18i3.10104
Karolinoerita, V., & Annisa, W. (2020). Salinisasi lahan dan permasalahannya di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(2), 91–99.
Khambali, K., Rachmaniyah, R., & Rokhmalia, F. (2020). Pendampingan program pengembangan ekowisata mangrove dengan kegiatan konservasi lingkungan. Jurnal Penelitian Kesehatan “Suara Forikes”, 11(4). https://doi.org/10.33846/sf11425
Khambali, K., Rokhmalia, F., & Rachmaniyah, R. (2020). Pendampingan program pengembangan ekowisata mangrove dengan kegiatan konservasi lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 2(1). https://doi.org/10.32807/jpms.v2i1.601
Liana, E., Idris, M. H., & Aji, I. M. L. (2022). Karakteristik sifat fisika dan kimia tanah berdasarkan tipe pengelolaan lahan pada hutan produksi di Desa Banyu Urip Lombok Tengah. Jurnal Hutan Tropika, 17(1), 51–60.
Lück, E., Gebbers, R., Ruehlmann, J., & Spangenberg, U. (2009). Electrical conductivity mapping for precision farming. Near Surface Geophysics, 7(1), 15–25.
Masganti, M., Abduh, A. M., Rina, Y., Alwi, M., Noor, M., & Agustina, R. (2023). Pengelolaan lahan dan tanaman padi di lahan salin. Jurnal Sumberdaya Lahan, 16(2), 83–95. https://doi.org/10.21082/jsdl.v16n2.2022.83-95
Mufaddila, R. A., & Budijastuti, W. (2021). Kepadatan, indeks dominansi, dan morfometri cacing tanah di lingkungan tercemar logam berat timbal (Pb) dalam tanah di Kota Surabaya Barat. LenteraBio, 9(2). https://doi.org/10.26740/lenterabio.v9n2.p115-121
Muliawan, N. R. E., Sampurno, J., & Jumarang, M. I. (2016). Identifikasi nilai salinitas pada lahan pertanian di daerah Jungkat berdasarkan metode daya hantar listrik (DHL). Prisma Fisika, 4(2).
Mulyono, A., Lestiana, H., & Fadilah, A. (2019). Permeabilitas tanah berbagai tipe penggunaan lahan di tanah aluvial pesisir DAS Cimanuk, Indramayu. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(1), 1–6.
Romadhon, M. R., & Hermiyanto, B. (2021). Penentuan indeks kesuburan tanah di Sub DAS Dinoyo, Kabupaten Jember. Jurnal Tanah dan Iklim, 45(1), 27–37. https://doi.org/10.21082/jti.v45n1.2021.27-37
Siregar, N. A., Sumono, A. P., & Munir, A. P. (2013). Kajian permeabilitas beberapa jenis tanah di lahan percobaan Kwala Bekala USU melalui uji laboratorium dan lapangan. Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian, 1(4), 138–143.
Supriyantini, E., Nuraini, R. A. T., & Fadmawati, A. P. (2017). Studi kandungan bahan organik pada beberapa muara sungai di kawasan ekosistem mangrove di wilayah pesisir pantai utara Kota Semarang. Buletin Oseanografi Marina, 6(1), 29–38.
Swardana, A., Mutmainah, S. H. S., Yahya, A. M., Hidayanti, N. S., & Lubis, M. H. (2023). Pengukuran nilai daya hantar listrik pada berbagai tanah sawah di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. JAGROS, 7(2), 93–98.
Tolib, R., Kusmiyati, F., & Lukiwati, D. R. (2017). Pengaruh sistem tanam dan pupuk organik terhadap karakter agronomi turi dan rumput benggala pada tanah salin. Journal of Agro Complex, 1(2), 57.
Wibisana, H., & Zainab, S. (2022). Analisa kesuburan hutan mangrove menggunakan data citra satelit dengan metode Wilcoxon (studi kasus mangrove Wonorejo Surabaya). Kern: Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 7(1). https://doi.org/10.33005/kern.v7i1.42
Wihardjaka, A. (2021). Dukungan pupuk organik untuk memperbaiki kualitas tanah pada pengelolaan padi sawah ramah lingkungan. Jurnal Pangan, 30(1), 53–64.
Copyright (c) 2026 Dinda Ramadhani Putri, Purnomo Edi Sasongko, Rossyda Priyadarshini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially) with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA).
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA). Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





More Information


