Strategi Peningkatan Pelayanan dan Infrastruktur Transportasi Laut (Studi Roro Air Putih–Sungai Selari Kabupaten Bengkalis)

  • Amiruddin Husaini Universitas Riau
  • Seno Andri Universitas Riau
  • Harapan Tua Universitas Riau
  • Maryani Maryani Universitas Riau
Keywords: Pelayanan Publik, Transportasi Laut, Roro, Infrastruktur Pelabuhan, Strategi Pelayanan

Abstract

Transportasi laut merupakan salah satu sarana penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi barang di wilayah kepulauan. Kabupaten Bengkalis sebagai daerah yang sebagian wilayahnya dipisahkan oleh perairan sangat bergantung pada transportasi penyeberangan kapal Roll On Roll Off (RoRo) yang menghubungkan Pelabuhan Air Putih di Pulau Bengkalis dengan Pelabuhan Sungai Selari di Pulau Sumatera. Namun demikian, pelayanan penyeberangan pada lintasan tersebut masih menghadapi berbagai permasalahan seperti keterbatasan armada kapal, lamanya waktu tunggu penyeberangan, penumpukan kendaraan di area pelabuhan, serta kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pelayanan dan infrastruktur transportasi laut serta merumuskan strategi peningkatan pelayanan penyeberangan RoRo Air Putih–Sungai Selari Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 18 orang yang terdiri dari Kepala Dinas Perhubungan, Kepala UPT RoRo, pengelola kapal, pengguna jasa RoRo, petugas loket, petugas lapangan, serta masyarakat sekitar pelabuhan. Teknik pemilihan informan dilakukan menggunakan purposive sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan software NVivo 12 Plus melalui tiga tahapan analisis yaitu open coding, axial coding, dan selective coding. Untuk memastikan keabsahan data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan penyeberangan RoRo Air Putih–Sungai Selari masih belum optimal. Permasalahan utama yang ditemukan adalah keterbatasan jumlah armada kapal yang beroperasi sehingga menyebabkan lamanya waktu tunggu kendaraan yang akan menyeberang. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya penumpukan kendaraan di area pelabuhan serta menimbulkan kerugian ekonomi bagi pelaku usaha logistik. Selain itu, kondisi infrastruktur pelabuhan seperti dermaga, area parkir kendaraan, serta fasilitas penunjang pelayanan masih belum memadai untuk menampung peningkatan jumlah pengguna jasa penyeberangan. Tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap pelayanan penyeberangan juga masih tergolong rendah, terutama terkait dengan ketidakpastian jadwal keberangkatan kapal dan lamanya antrean kendaraan. Berdasarkan hasil analisis penelitian, strategi peningkatan pelayanan dan infrastruktur transportasi laut pada lintasan RoRo Air Putih–Sungai Selari meliputi penambahan armada kapal penyeberangan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, peningkatan dan pengembangan infrastruktur pelabuhan seperti dermaga dan area parkir kendaraan, pengembangan sistem pelayanan berbasis teknologi melalui penerapan sistem tiket elektronik serta penyediaan informasi jadwal keberangkatan kapal secara digital, serta peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, operator kapal, dan pengelola pelabuhan. Implementasi strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan transportasi penyeberangan sehingga mampu mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Bengkalis secara lebih efektif dan efisien.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adisasmita, S. A. (2023). Perencanaan Pembangunan Transportasi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Agustino, L. (2003). Analisis Kebijakan Pembangunan Di Desa Suligi Kecamatan Pendalian Iv Koto Kabupaten Rokan Hulu. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 287.
Belmoukari, B., Audy, J.-F., & Forget, P. (2023). Smart port: A systematic literature review. European Transport Research, 15, 4.
Daniswari, A. M., Agustin, I. W., & Hariyani, S. (2023). Kinerja operasional Pelabuhan Semayang Balikpapan. Planning for Urban Region and Environment, 12(3).
Denhardt, JV., dan Robert B. Denhardt. 2003.The New Public Service : Serving, not Steering. London, England: M.E. Sharpe.
Denhardt, JV., dan Robert B. Denhardt. 2007. The New Public Service: Serving Not Steering (Expanded Edition). New York: M.E.Sharpe, Armonk.
Hardian, Yunus. 2012. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Jasa Kereta Api Jurusan Bandung Jakarta Periode 1998-2008. Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Pasundan. Bandung.
Hasanuddin, Wolok, E., Darusalam Giu, J., & Sugianto, N. (2023). Analisis sistem antrian pembelian tiket di pelabuhan penyeberangan Gorontalo menggunakan aplikasi ProModel. Journal of Electrical and Electronics Engineering, 5(1), 55.
Heizer, J., Render, B., & Manson, C. (2020). Operations Management (12th ed.). England: Pearson Education Limited.
Herno Della, R., & Rachmannullah, A. F. (2021). Perspektif kepuasan penumpang dalam kualitas pelayanan kapal feri: Studi kasus Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni. Jurnal Penelitian dan Kajian Bidang Teknik Sipil, 10 (1).
Iman, N., Amanda, M. T., & Angela, J. (2022). Digital transformation for maritime logistics capabilities improvement: Cases in Indonesia. Marine Economics and Management, 5(2), 188–212. Emerald Publishing Limited.
Karissa, C. H. (2011). Analisis permintaan jasa kereta api. Fakultas Ekonomi, Universitas Diponegoro, Semarang.
Kepmen PAN No. 63/2003 tentag Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik.
Kepmenpan No. 25 tahun 2004 tentang Pedoman Umum Penyususnan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah.
Mahmudi. (2015), Manajemen Kinerja Sektor Publlik Edisi Ketiga, Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Mansyur, M. (2021). Administrasi Publik. Bandung: Manggu.
Marwiyah, S. (2023). Strategi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di era digitalisasi. CV Mitra Ilmu.
Moenir, H. A. S. (2016). Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara.
Muhammad, I., Sabaruddin, S., & Hakim, R. (2021). Kajian tingkat kepuasan dan pengembangan prasarana transportasi laut di Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Simetrik, 11(2), 485.
Nadjib, I. A. (2024). Teori Administrasi Publik. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia Press.
Nasution, M. N. (2016). Manajemen Transportasi. Ghalia Indonesia.
Na’im, L. O., Naufal, M., & Permatasari, H. (2024). Implementasi kebijakan pemerintah terhadap konektivitas antar pulau melalui transportasi laut di Tambelan. Jurnal Wedana, 10(1), 24.
Prasojo, Eko. 2008. Reformasi Birokrasi di Indonesia: Beberapa Catatan kritis”,Jurnal Bisnis & Birokrasi. Vol. XIV/No.1 Januari. Departemen Ilmu Administrasi Fisip UI.
Puspitosari, dkk. (2012), Filososfi Pelayanan Publik : Buramnya Wajah Pelaynanan Menuju Perubahan Paradigma Pelayanan Publik, Malang: SETARA press.
Rodrigue, J.-P., Comtois, C., & Slack, B. (2013). The geography of transport systems (3rd ed.). New York: Routledge.
Rudi Azis, dkk. 2014. Pengantar Sistem dan Perencanaan Transportasi. Deep publish : Yogyakarta.
Salwa, N. (2025). Optimization of port service strategies using the SWOT method at PT. ASDP Indonesia Ferry (Case study in Kolaka Regency). Sinergi International Journal of Logistics, 3(2), 106–120.
Saputra, D. A. (2022). Pengaruh kualitas layanan dan kepercayaan terhadap kepuasan pelanggan Mitra Grab cabang Kota Bengkulu. Jurnal Entrepreneur dan Manajemen Sains, 3(2).
Sibali, A., & Jainuddin, J. (2024). Maritime infrastructure development and its impact on national economic growth. Economics and Digital Business, 5(2), 911–920.
Sinambela. (2019), Reformasi Pelayanan Publik : Kebijakan dan Implementasi , Jakarta ; PT Bumi Aksara.
Solumodok, M., Therik, J. J., & Ena Mau, A. O. (2025). Efektivitas pelayanan penumpang PT. Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan Kabupaten Rote Ndao. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 9(11).
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulala, A., Albab, U., & Pramudiana, I. D. (2023). Analisis kebijakan pada kebutuhan transportasi laut di Pelabuhan Batu-Guluk Kepulauan Kangean Kecamatan Arjasa Kabupaten Sumenep. Jurnal Ilmiah Riset dan Pengembangan, 8(4).
Suryantoro, B., & Kusdyana, Y. (2020). Analisis kualitas pelayanan publik pada Politeknik Pelayaran Surabaya. Jurnal Baruna Horizon, 3(2), 223.
Susantono, Bambang. 2014. Revolusi Transportasi. Jakarta : Kompas Gramedia.
Susanto, P. D. A., Samin, R., & Subiyakto, R. (2024). Evaluasi pelayanan publik di Pelabuhan Roro Dompak Provinsi Kepulauan Riau. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(3), 91.
Tjiptono, F. (2016). Service, Quality, Satisfaction. Yogyakarta: Andi Offset.
Umar, H. (2010) Desain Penelitian Manajemen Strategik. Jakarta: Raja Grafindo.
Undang-undang No. 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.
Undang-Undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.
Vo, H. T. D., Dinh, H. P., & Nguyen, Q. X. (2025). Multidimensional seaport connectivity and competitiveness: Evidence from Ho Chi Minh City, Vietnam. Maritime Business, 1 (19). Emerald Publishing Limited.
Yuda, R. H., & Sastra, M. (2024). Optimasi kinerja pelabuhan RORO Bandar Sri Junjungan Kota Dumai. Jurnal Inovtek Seri Teknik Sipil dan Aplikasi, 6(2), 76.
Zaenal Mukarom dan Muhibudin. (2015), Manajemen Pelayanan Publik, Bandung: CV Pustaka Setia
Published
2026-03-30
Abstract viewed = 0 times
PDF downloaded = 0 times