https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/issue/feedBHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)2026-02-06T22:58:54+07:00Nofri Wandi Al-Hafizwandie.88one@gmail.comOpen Journal Systems<p>BHAKTI NAGORI (Journal of Community Service) is a journal that contains the results of community service activities in the form of applying various fields of science including engineering, social, agriculture, education, computers. This journal is published 2 times in 1 year, namely between the first edition of June , and December second issue. In the future, we hope to become an internationally recognized journal.</p>https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4587PENINGKATAN PEMAHAMAN GROOMING SERVICE MELALUI PELATIHAN BERBASIS PRETEST DAN POSTTEST PADA KARYAWAN SUWEGER INDONESIA2025-11-25T20:17:09+07:00Dermalia Putri Rahmawatidermaliaptr@gmail.comDimas Nugroho Dwi Seputrodimas.seputro.febis@upnjatim.ac.id<p><span style="font-weight: 400;">Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan standar </span><em><span style="font-weight: 400;">grooming service</span></em><span style="font-weight: 400;"> pada karyawan PT Sinergitas Indonesia Muda, perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan dan minuman (</span><em><span style="font-weight: 400;">food and beverage</span></em><span style="font-weight: 400;">/F&B) serta menaungi merek Suweger Indonesia. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa sebagian karyawan belum menerapkan standar </span><em><span style="font-weight: 400;">grooming</span></em><span style="font-weight: 400;"> secara konsisten, yang dapat memengaruhi citra pelayanan di mata konsumen. Penampilan yang baik merupakan bagian integral dalam memberikan pelayanan prima, khususnya di sektor F&B yang sangat bergantung pada interaksi langsung antara karyawan dan pelanggan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pelatihan diikuti oleh 55 orang karyawan dari 15 outlet yang tersebar di wilayah Surabaya dan Sidoarjo, antara lain Keputih, Semolowaru, Banyu Urip, Rungkut, Lidah Wetan, Ketintang, Kebraon, Pogot, Rajawali, Tambakrejo, Sedati, Wadung Asri, Gubeng, Pandegiling, dan Manukan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode edukatif dan partisipatif melalui pemberian </span><em><span style="font-weight: 400;">pretest</span></em><span style="font-weight: 400;">, pelatihan interaktif mengenai standar </span><em><span style="font-weight: 400;">grooming service</span></em><span style="font-weight: 400;">, dan </span><em><span style="font-weight: 400;">posttest</span></em><span style="font-weight: 400;"> guna mengukur efektivitas pelatihan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor pada sebagian besar peserta setelah mengikuti pelatihan. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis </span><em><span style="font-weight: 400;">pretest</span></em><span style="font-weight: 400;"> dan </span><em><span style="font-weight: 400;">posttest</span></em><span style="font-weight: 400;"> mampu memberikan dampak positif terhadap pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga penampilan profesional. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya pelayanan berbasis standar operasional prosedur (SOP) yang konsisten dan berkelanjutan di seluruh outlet Suweger Indonesia.</span></p> <p> </p>2025-11-23T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Dermalia Putri Rahmawati, Dimas Nugroho Dwi Seputrohttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4595PENINGKATAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG DAN POLA HIDUP SEHAT BAGI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PROGRAM EDUKASI INTERAKTIF DI SDIT SWASTA AL-MUNAYA2025-11-25T20:15:38+07:00Al Kafi Mumtazah Nadhirohmumtazahnadhirohalkafi@gmail.comAfni Febriantijnisaultami@gmail.comJuwita Nisa Ultamijnisaultami@gmail.comMuhammad Arif Ikhsanariefihsan483@gmail.comRapotan Hasibuanrapotanhasibuan@uinsu.ac.id<p><em>Permasalahan gizi dan pola hidup tidak sehat masih menjadi tantangan signifikan pada anak usia sekolah dasar di Indonesia. Minimnya pemahaman siswa mengenai pentingnya sarapan, konsumsi makanan bergizi, serta perilaku hidup bersih mendorong perlunya intervensi edukatif di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai gizi seimbang dan pola hidup sehat melalui pendekatan edukasi interaktif. Metode yang digunakan adalah pre-post test one group design terhadap 30 siswa kelas V SDIT Swasta Al-Munaya, Kabupaten Deli Serdang. Intervensi dilakukan dalam bentuk penyuluhan dengan media video animasi, poster kesehatan, praktik cuci tangan, dan kuis interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan siswa dari 54 menjadi 82 poin, dengan 87% siswa mengalami peningkatan pemahaman. Program ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran serta membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan. Diharapkan kegiatan serupa dapat diintegrasikan dalam kurikulum sekolah secara rutin sebagai upaya preventif dalam membangun generasi sehat sejak dini</em></p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Al Kafi Mumtazah Nadhiroh, Afni Febrianti, Juwita Nisa Ultami, Muhammad Arif Ikhsan, Rapotan Hasibuanhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4602PENERAPAN MANAJEMEN OPERASIONAL DI PT. AGRODANA FUTURES: STUDI PADA PROSES EKSEKUSI TRANSAKSI DAN LAYANAN NASABAH2025-11-25T20:15:17+07:00Gabriel Damar Wirasada22012010369@student.upnjatim.ac.idZawawi Zawawi Zawawi@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan manajemen operasional di PT. Agrodana Futures Surabaya. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen operasional diterapkan melalui langkah strategis seperti perencanaan strategis, manajemen kualitas, pelatihan dan pengembangan karyawan, perbaikan berkelanjutan. Sistem ini efektif dalam mengidentifikasi dan mengatasi risiko secara proaktif melalui pengawasan berkelanjutan. Tantangan utama meliputi risiko adanya human error, adaptasi teknologi, dan gangguan sistem yang memerlukan pelatihan dan pengembangan teknologi secara berkelanjutan. Penerapan manajemen risiko operasional yang efektif memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan, meningkatkan kepercayaan nasabah, dan memperlancar proses closin</p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Gabriel Damar Wirasada, Zawawi Zawawi https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4637PENYULUHAN EDUKASI PENGATURAN SCREEN TIME DAN FILTER KONTEN DIGITAL PADA KELUARGA DI POSYANDU BUNDO KANDUANG2025-11-25T20:14:34+07:00Resti Puspita Nurzarestipuspitanurza@gmail.comTessa Tessatessaajha2@gmail.comMuhammad Dzhabinawawizahabi@gmail.comRabby Nazlirabbynazli@gmail.comAgus Nur Khomarudinagusnurkhomarudin@gmail.com<p><em>Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola asuh keluarga, terutama terkait penggunaan perangkat digital oleh anak usia dini. Salah satu masalah utama yang dapat memengaruhi perkembangan anak adalah kurangnya literasi digital, ketidaktahuan orang tua tentang batasan screen time, dan ketidakmampuan untuk mengawasi konten digital. Hasil identifikasi yang dilakukan di Posyandu Bundo Kanduang di Kecamatan Harau, Sumatera Barat, menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua belum memahami bahaya yang ditimbulkan oleh paparan perangkat digital yang tidak terkontrol. Untuk mengatasi hal ini, penyuluhan dan pendampingan diberikan untuk mengatur waktu menonton TV dan menghilangkan konten digital dari keluarga. Metode klasik digunakan dengan materi interaktif dan diskusi kelompok kecil. Ini dilengkapi dengan penggunaan fitur pengendalian parental.</em> <em>85% orang tua menyadari pentingnya pembatasan waktu layar dan penggunaan kontrol orang tua pada perangkat digital, menurut hasil kegiatan. Selain itu, evaluasi kegiatan menerima skor rata-rata 3,49 dalam kategori "Sangat Baik", yang menunjukkan bahwa kegiatan memiliki tingkat kepuasan yang tinggi dan sangat efektif. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini secara efektif meningkatkan literasi digital keluarga dan kesadaran orang tua untuk membuat lingkungan digital yang sehat dan ramah anak. </em></p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Resti Puspita Nurza, Tessa Tessa, Muhammad Dzhabi, Rabby Nazli, Agus Nur Khomarudinhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4638PELATIHAN PEMANFAATAN KOTORAN KAMBING MENJADI PUPUK ORGANIK DI BALAI PENYULUHAN PERTANIAN PORONG2025-11-25T20:14:09+07:00Jessica Rizki Fortunaika.sari.agribis@upnjatim.ac.idSalsabila Ilmi Romadhonisalsabila@gmail.comIka Sari Tondangika.sari.agribis@upnjatim.ac.id<p>Pertanian berkelanjutan menuntut upaya pengurangan penggunaan pupuk kimia yang berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesuburan tanah. Salah satu alternatif ramah lingkungan adalah pupuk organik yang berasal dari limbah peternakan, seperti kotoran kambing. Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Porong ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam mengolah kotoran kambing menjadi pupuk organik. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi pembuatan pupuk, serta pembagian sampel hasil fermentasi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai dampak negatif pupuk kimia serta manfaat penggunaan pupuk organik, yang ditandai dengan antusiasme peserta dalam praktik langsung dan niat untuk menerapkannya secara mandiri. Pelatihan ini mendorong terjadinya perubahan perilaku dalam pengelolaan limbah ternak, serta memperkuat kesadaran petani terhadap pentingnya praktik pertanian ramah lingkungan.</p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Jessica Rizki Fortuna, Salsabila Ilmi Romadhoni, Ika Sari Tondanghttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4742EFEKTIVITAS PELATIHAN AQUAPONIK TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KELURAHAN JAMBANGAN2025-11-25T20:13:48+07:00Elma Devi22044010181@student.upnjatim.ac.idFarra Fauziah Nurrahmahfarra@gmail.comMahdiyatin Masrurohmah@gmail.comSarah Lydwina Olivia Sinagasarah@gmail.comZahra Pribadi Ayuningtyaszahra@gmail.comTri Lathif Mardi Suryantotrilathif.si@upnjatim.ac.id<p>Kegiatan pelatihan pengetahuan dan keterampilan dalam pengabdian masyarakat merupakan salah satu kegiatan yang sangat bermanfaat. Salah satu penerapan pelatihan pengetahuan dan keterampilan yaitu melalui kegiatan penyuluhan penerapan sistem aquaponik yang merupakan sebagai bagian dari pertanian berkelanjutan. Masyarakat Kelurahan Jambangan khususnya di RT 6, Surabaya merupakan salah satu masyarakat yang telah mengenal model bertani secara aquaponik namun, minim dalam pengetahuan tentang sistem pertanian terpadu secara sederhana. Pada tahap awal perencanaan pembuatan aquaponik di Jambangan, alat dan bahan utama dipilih secara cermat dengan mempertimbangkan ketersediaan di lingkungan sekitar, kemudahan penggunaan oleh warga, serta kesesuaian dengan prinsip keberlanjutan. Kegiatan edukasi pengenalan dan pengelolaan aquaponik oleh kelompok KKN Sigma 127 merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dalam lingkungan masyarakat khususnya ibu rumah tangga. Melalui pendekatan partisipatif dan model <em>Participatory Action Research</em> (PAR), kegiatan penyuluhan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan teori, serta praktek secara demonstrasi pembuatan aquaponik secara langsung bersama masyarakat setempat khususnya para Ibu-ibu PKK RT 6 Kelurahan Jambangan. Hail penyuluhan menunjukan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan warga dalam membangun dan mengelola aquaponik secara sederhana. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil meningkatkan niat dan minat setiap masyarakat untuk melakukan budidaya aquaponik sederhana. Pelatihan ini tidak hanya memberikan dampak praktis, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pertanian ramah lingkungan. Dengan demikian, pelatihan aquaponik terbukti efektif sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dalam mendukung pertanian berkelanjutan di perkotaan. Membagi informasi mengenai budidaya pangan mandiri berbasis rumah tangga yang berpotensi menjadi usaha rumahan. Sistem yang dikenalkan adalah BUDIKDAMBER (budidaya ikan dalam ember), yang merupakan bentuk sederhana dari sistem aquaponik konvensional.</p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Elma Devi, Farra Fauziah Nurrahmah, Mahdiyatin Masruroh, Sarah Lydwina Olivia Sinaga, Zahra Pribadi Ayuningtyas, Tri Lathif Mardi Suryantohttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4773SOSIALISASI ORANG TUA TENTANG BAHAYA GADGET BAGI ANAK-ANAK2025-11-25T20:13:25+07:00Trimono Trimonotrimono.stat@upnjatim.ac.idRona Wulan Ningtiyasrona@gmail.comIcha Rohmatul Jannah22014010030@student.upnjatim.ac.idAliya Dasa Pramesthi 22071010325@student.upnjatim.ac.idAndrawana Putra20043010236@student.upnjatim.ac.idWardah Ariij Adibah 22041010240@student.upnjatim.ac.idAde Irma Agustian 22013010049@student.upnjatim.ac.id<p>Penggunaan gawai yang berlebihan pada anak-anak kini menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi perkembangan fisik, kognitif, dan sosial mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran orang tua dan pengasuh mengenai risiko penggunaan gawai yang tidak terkontrol, sekaligus mendorong terciptanya kebiasaan digital yang lebih sehat dalam lingkungan keluarga. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui edukasi langsung, diskusi kelompok, serta pemanfaatan media interaktif seperti poster informatif dan video edukatif singkat agar materi lebih mudah dipahami oleh peserta. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan masyarakat setempat dan melibatkan orang tua, guru, serta tokoh masyarakat yang memiliki peran penting dalam pengawasan anak. Selama pelaksanaan, peserta diberikan pemahaman mengenai dampak jangka panjang penggunaan gawai berlebihan, termasuk gangguan tidur, penurunan konsentrasi, dan rendahnya interaksi sosial anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan, di mana 85% peserta menyadari bahaya paparan gawai berlebihan, sementara 90% lainnya menyatakan kesediaan untuk meningkatkan kontrol terhadap penggunaan gawai di rumah. Melalui evaluasi pra-tes dan pasca-tes, terlihat peningkatan skor pengetahuan peserta sebesar 40%. Program ini diharapkan mampu menjadi upaya preventif dalam mengurangi risiko kecanduan digital pada anak usia dini</p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Andrawana Putra, Trimono Trimono, Icha Rohmatul Jannah, Aliya Dasa Pramesthi , Wardah Ariij Adibah , Ade Irma Agustian https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4783STRATEGI PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN MELALUI BUDIDAYA TOGA DAN INOVASI SMARTBIN DI KELURAHAN MANYAR SABRANGAN2025-11-25T20:13:04+07:00Lois Eunike Nainggolan22013010172@student.upnjatim.ac.idDani Sysnanda Cahya Putra22042010017@student.upnjatim.ac.idRania Shifa Nur Laily22032020175@student.upnjatim.ac.idKen Narendra Ekamartha2081010008@student.upnjatim.ac.idSail Hidayatullah21042010132@student.upnjatim.ac.idR. Ayu Firdausi Novira Rachmanayu.firdausi.di@upnjatim.ac.id<p>Permasalahan lingkungan di kawasan urban padat penduduk, seperti Kelurahan Manyar Sabrangan, memerlukan solusi yang tidak hanya bersifat praktis tetapi juga berkelanjutan. Kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan ruang sempit serta mengelola sampah secara bijak menjadi kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Kelompok KKN 48 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur hadir sebagai upaya nyata untuk menjawab tantangan tersebut melalui dua strategi utama, yaitu budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan penerapan inovasi Smartbin berbasis teknologi sederhana. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, pelatihan, diseminasi teknologi, serta evaluasi yang melibatkan partisipasi aktif warga. Program penanaman TOGA terbukti meningkatkan kemampuan warga dalam memanfaatkan lahan pekarangan, sekaligus menumbuhkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan obat herbal keluarga. Di sisi lain, workshop Smartbin memberikan pemahaman baru kepada pemuda Karang Taruna mengenai pentingnya pengelolaan sampah higienis dengan bantuan teknologi sensorik. Secara keseluruhan, kegiatan ini menghasilkan peningkatan kesadaran lingkungan, memperkuat kolaborasi warga, serta membuka peluang keberlanjutan program sebagai model pemberdayaan lingkungan bagi kawasan urban lainnya.</p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Lois Eunike Nainggolan, Dani Sysnanda Cahya Putra, Rania Shifa Nur Laily, Ken Narendra Ekamartha, Sail Hidayatullah, R. Ayu Firdausi Novira Rachmanhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4949PENERAPAN APLIKASI KONSULTASI GIZI UNTUK PENCEGAHAN DINI STUNTING DI POSKESDES PENAMPI2025-11-25T20:12:00+07:00Niky Hardinatanikyhardinata@polbeng.ac.idFajar Ratnawatifajar@polbeng.ac.idSupendi Supendisupendi02@polbeng.ac.id<p>Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia, khususnya di wilayah kerja Poskesdes desa Penampi, kabupaten Bengkalis, provinsi Riau. Hal ini diakibatkan kurangnya pemahaman gizi masyarakat dan keterbatasan tenaga ahli di tingkat desa. Prevalensi stunting di Bengkalis berada pada tingkat 12,%. Hal ini mengalami penurunan dari sebelumnya yang berada pada tingkat 17,9%. Menjawab tantangan tersebut dan membantu pemerintah menurunkan tingkat stunting, maka dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan aplikasi konsultasi gizi berbasis digital yang mampu membantu petugas kesehatan dan masyarakat dalam menilai status gizi, diagnosa awal stunting serta memberikan rekomendasi asupan yang tepat, khususnya bagi ibu hamil dan ibu balita. Melalui pelatihan dan pendampingan kader kesehatan serta tenaga medis, program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas layanan gizi berbasis teknologi informasi tetapi juga mempercepat upaya pencegahan stunting sejak dini, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi keluarga sebagai wujud nyata sinergi perguruan tinggi dan fasilitas kesehatan dalam penerapan IPTEK untuk solusi permasalahan lokal.</p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Niky Hardinata, Fajar Ratnawati, Supendi Supendihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4857PEGUATAN KAPASITAS PEBELAJAR ENTERPRENERSHIP MELALUI PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE BAGI PELAJAR SMA NEGERI 10 GOWA2025-11-25T20:12:43+07:00Firdaus W. Suhaebfirdauswsehaeb@unm.ac.idMuh Rijalmuh.rijal@unm.ac.idMario Mariomariosm@unm.ac.idSopian Tamrinsopiantamrin@unm.ac.idSaifuddin Saifuddinsaifuddin@unm.ac.id<p><em>Perkembangan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk sektor pendidikan. AI menjadi instrumen strategis yang mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar melalui sistem pembelajaran adaptif, personalisasi materi, serta penyediaan akses informasi yang lebih cepat dan relevan. Kemajuan teknologi AI telah mengubah cara pendidikan disampaikan, dikelola, dan diakses oleh siswa dan pendidik. Dengan adanya AI, pendidikan menjadi lebih personal, adaptif, dan inovatif. Sehubungan dengan itu maka di pandang penting untuk siswa mengetahui pemanfaatan AI yang lebih maksimal guna mendukung proses pembelajaran. Adapun tujuan dari kegiatan ini yaitu 1) memperkenalkan kepada siswa macam-macam teknologi artificial intelligence dalam entrepreneurship,2)meningkatkan pengetahuan siswa dalam penggunaan artificial intelligence dalam meningkatkan kapasitas pembelajar yang mandiri, kritis, kreatif, inovatif dan partisipatif, 3) mengimplementasikan teknologi artificial intelligence dalam meningkatkan kapasitas pembelajar yang mandiri, kritis, kreatif, inovatif dan partisipatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam mengaplikasikan berbagai teknologi. Siswa tidak hanya memperoleh wawasan konseptual mengenai pentingnya sikap kreatif, inovatif, dan mandiri, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktis memanfaatkan artificial intelligence (AI) sebagai media penunjang ide dalam pembelajaran dan ide kewirausahaan</em></p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Muh Rijal, Firdaus W. Suhaeb, Mario Mario, Sopian Tamrin, Saifuddin Saifuddinhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4881PENGUATAN PENDIDIKAN BAHARI BERBASIS KEAGAMAAN MELALUI PELATIHAN KETERAMPILAN MARITIM BAGI SISWA DI SD 82 PATTENE KABUPATEN MAROS2025-11-25T20:12:20+07:00Rifal Rifalrifalmattirodeceng@unm.ac.idRirin Nurfaathirany Heriririn.nurfaathirany@unm.ac.idSitti Hardiyanti Arhashardiyantiarhas@unm.ac.idSalwia Salwiasalwia@unm.ac.idMuh RijalMrijal612@gmail.com<p>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan bahari berbasis keagamaan melalui pelatihan keterampilan maritim bagi siswa SD 82 Pattene, Kabupaten Maros. Maros memiliki potensi maritim yang besar, namun belum diimbangi dengan pendidikan yang memadai untuk menanamkan kesadaran bahari sejak dini. Selain itu, integrasi nilai-nilai keagamaan dalam konteks kemaritiman menjadi penting untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia sekaligus mencintai potensi lokal. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: (1) sosialisasi konsep pendidikan bahari berbasis agama melalui ceramah interaktif dan diskusi; (2) pelatihan keterampilan maritim dasar seperti navigasi sederhana, keselamatan di laut, dan pengenalan ekosistem pesisir. Kegiatan melibatkan 50 siswa kelas VI-V. Selain itu, siswa mampu menciptakan produk kerajinan dari bahan laut sebagai wujud kreativitas dan kepedulian lingkungan. Program ini juga mendorong sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan kurikulum berbasis kearifan lokal. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah terwujudnya generasi muda yang kompeten di bidang maritim, berkarakter religius, dan siap berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan wilayah pesisir. Melalui pendekatan holistik ini, pendidikan bahari tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga media penguatan identitas budaya dan spiritual masyarakat Maros.</p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Rifal Rifal, Ririn Nurfaathirany Heri, Sitti Hardiyanti Arhas, Salwia Salwia, Muh Rijalhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4672PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK DAUN KALIUM SILIKA KELOMPOK TANI SIDO MAKMUR FLORIST DI DESA SIDOMULYO, KECAMATAN BATU2025-11-25T20:16:46+07:00Gressnisa Putri Alchayutami22024010067@student.upnjatim.ac.idVenosa Putri Mirayudha22024010073@student.upnjatim.ac.idDamarsha Ossie Efendi22024010182@student.upnjatim.ac.idWarda Nurul Fadilah22024010038@student.upnjatim.ac.id Zalfa Nurrahmah Agustina22024010067@student.upnjatim.ac.idDai Okky Ardianto22024010180@student.upnjatim.ac.id<p>Desa Sidomulyo dikenal sebagai sentra florikultura di Kota Batu dengan lebih dari 1.000 jenis bunga hias yang dibudidayakan. Namun, petani setempat masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesuburan tanah dalam jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan petani melalui pelatihan pembuatan pupuk daun kalium silika yang lebih ramah lingkungan dan mudah diaplikasikan pada berbagai jenis tanaman hias. Metode pelaksanaan terdiri dari penyuluhan mengenai manfaat kalium silika, pelatihan pembuatan pupuk, serta pendampingan teknis kepada Kelompok Tani Sido Makmur Florist untuk memastikan penerapan yang tepat di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam membuat pupuk daun kalium silika secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mendorong terciptanya praktik budidaya florikultura yang lebih berkelanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara pendamping dan petani dalam mengembangkan inovasi ramah lingkungan di sektor hortikultura.</p>2025-11-23T15:49:29+07:00Copyright (c) 2025 Gressnisa Putri Alchayutami, Venosa Putri Mirayudha, Damarsha Ossie Efendi, Warda Nurul Fadilah, Zalfa Nurrahmah Agustina, Dai Okky Ardiantohttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4626Penerapan Good Dairy Farming Practice (GDFP) Di Kelompok Tani Ternak Sumber Rejeki Kecamatan Dau - Malang2025-11-25T20:14:55+07:00Yudhi Mahendrayudhimahendra.bbib@gmail.com<p><em>Peternak sapi perah skala kecil masih menghadapi kendala dalam menghasilkan susu berkualitas tinggi akibat kurangnya penerapan praktik peternakan yang baik dan benar. Kurangnya pengetahuan tersebut menjadikan kualitas susu yang dihasilkan rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas praktik beternak sapi perah melalui penerapan Good Dairy Farming Practice (GDFP) di Kelompok Tani Ternak Sumber Rejeki, Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pendampingan lapangan serta monitoring dan evaluasi kegiatan yang mencakup enam aspek GDFP: kesehatan hewan, kebersihan pemerahan, pakan, kesejahteraan hewan, lingkungan, dan manajemen sosio-ekonomi. Monitoring dan evaluasi keberhasilan dilakukan melalui pretest dan posttest, serta pengukuran nilai Total Plate Count (TPC) pada susu sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peternak dengan kenaikan nilai posttest sebesar 17,63%, serta penurunan nilai TPC sebesar 7,85%. Program ini menunjukkan efektivitas pendekatan GDFP dalam meningkatkan kualitas susu dan kapasitas peternak lokal secara berkelanjutan.</em></p>2025-11-24T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Yudhi Mahendrahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4732PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI STRATEGI BRANDING DAN PELATIHAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DI ERA DIGITAL (STUDI KASUS DI KELURAHAN PENJARINGAN SARI SURABAYA)2025-11-25T20:11:39+07:00Lilian Novelita Prissilialiliannnovp@gmail.comSafania Haudiyah Rachmatsafahaudiyah@gmail.comRika Amalia Nayoanrikaamalia.nay@gmail.comAudrey Cinta Ameliaaudreycintaamelia351@gmail.com<p>UMKM memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi lokal dan menciptakan lapangan kerja. Namun, rendahnya pemanfaatan teknologi digital dan minimnya pemahaman tentang strategi <em>branding</em> masih menjadi tantangan utama. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Penjaringan Sari, Surabaya tepatnya pada RW 03 untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dalam <em>digital marketing</em> dan <em>rebranding</em> produk. Metode pelaksanaan dirancang berdasarkan keluhan langsung dari para pelaku usaha, sehingga kegiatan yang dilakukan benar - benar menjawab kebutuhan pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan pelaku UMKM dalam membuat konten promosi, mengelola media sosial, serta memahami pentingnya identitas merek dalam pemasaran digital. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat mempercepat adaptasi UMKM terhadap era digital. Dengan memahami karakter dan kebutuhan di tiap wilayah, program ini dapat direplikasi sebagai upaya memperkuat daya saing UMKM dan mendorong ekonomi yang stabil serta berkelanjutan.</p>2025-11-25T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Lilian Novelita Prissilia, Safania Haudiyah Rachmat, Rika Amalia Nayoan, Audrey Cinta Ameliahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4988SOSIALISASI APLIKASI AKUNTANSI DAN PELUANG KARIR DALAM DUNIA KERJA2025-11-26T20:16:12+07:00M IrwanMuhdirwan120583@gmail.comDiskhamarzaweny Diskhamarzawenydiz.zha@gmail.comYul Emri Yulis3yulis.yulemri@yahoo.comRina Andrianirinaandriany@gmail.comYeni Sapridawatisepridawati90@gmail.com<p>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi aplikasi akuntansi sekaligus pemaparan peluang karir di bidang akuntansi dalam dunia kerja. Kegiatan berlangsung di Sei Kuko, Kelas Jauh SMKN 1 Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi, dengan melibatkan siswa dan siswi jurusan akuntansi sebagai peserta utama. Program pengabdian terlaksana sesuai rencana dan mendapatkan dukungan penuh dari pihak sekolah. Materi yang disampaikan narasumber telah disesuaikan dengan kebutuhan peserta, meliputi pengenalan aplikasi akuntansi, pemanfaatannya dalam aktivitas profesional, serta prospek karir yang dapat ditekuni lulusan akuntansi di masa depan. Proses diskusi dan tanya jawab antara peserta dan tim pelaksana berlangsung interaktif, memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan kendala maupun pertanyaan terkait penggunaan aplikasi dan pemahaman konsep akuntansi. Respons dan penjelasan yang diberikan narasumber mampu membantu peserta menemukan solusi praktis atas permasalahan yang mereka hadapi dalam pembelajaran. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti seluruh sesi kegiatan. Melalui program ini, hubungan kemitraan antara civitas akademika Universitas Islam Kuantan Singingi dan pihak SMKN 1 Sentajo Raya semakin kuat, sehingga membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dalam pembinaan kompetensi siswa di bidang akuntansi.</p>2025-12-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 M Irwan, Diskhamarzaweny Diskhamarzaweny, Yul Emri Yulis, Rina Andriani, Yeni Sapridawatihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4894PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI INOVASI ALAT TANAM BENIH BERBASIS PIPA PVC UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENANAMAN DI KP. CIPANON, DESA TANJUNGJAYA, KECAMATAN PANIMBANG, KABUPATEN PANDEGLANG, BANTEN2025-11-26T10:30:00+07:00Andi Hasryningsih Asfarandihasryningsih@gmail.comShelina Mahwiandihasryningsih@gmail.comNajla Nabilahandihasryningsih@gmail.comFathir Muhammad Frihasandihasryningsih@gmail.comSaripanandihasryningsih@gmail.comDeni Fazriandihasryningsih@gmail.comYoga Mahendrayoga.mahendra@binabangsa.ac.id<p>Pertanian merupakan sektor utama bagi masyarakat pedesaan di Kabupaten Pandeglang, Banten. Namun, petani di Kampung Cipanon, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Panimbang, masih menghadapi kendala rendahnya efisiensi penanaman benih yang dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menyebabkan pemborosan waktu, tenaga kerja, serta ketidakseragaman jarak dan kedalaman tanam yang berimplikasi pada rendahnya produktivitas. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mahasiswa KKN Universitas Bina Bangsa berupaya menghadirkan solusi melalui inovasi alat tanam benih berbasis pipa PVC yang sederhana, murah, dan mudah diaplikasikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan petani dalam analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, hingga evaluasi alat. Proses pembuatan alat melibatkan pemotongan pipa PVC berbagai ukuran, pemasangan pegas dan batang kayu sebagai mekanisme pendorong, serta tabung penampung benih dari pipa berdiameter 2 inch. Hasil uji coba menunjukkan bahwa alat ini mampu menekan waktu penanaman 100 lubang dari 45 menit dengan 2 tenaga kerja menjadi 20 menit dengan 1 tenaga kerja. Selain efisiensi, kualitas tanam lebih seragam sehingga mendukung pertumbuhan tanaman optimal. Program ini juga berdampak pada pemberdayaan petani karena mereka dilibatkan langsung dalam perakitan dan penggunaan alat, sehingga mampu mengembangkan keterampilan teknis dan kemandirian. Dengan biaya pembuatan kurang dari Rp150.000, inovasi ini terbukti layak, ekonomis, serta berpotensi direplikasi di wilayah agraris lainnya. Kesimpulannya, inovasi alat tanam berbasis pipa PVC mampu meningkatkan efisiensi penanaman, mendukung produktivitas pertanian, dan memperkuat keberdayaan masyarakat petani.</p>2025-12-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Andi Hasryningsih Asfar, Shelina Mahwi, Najla Nabilah, Fathir Muhammad Frihas, Saripan, Deni Fazri, Yoga Mahendrahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4669PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DENGAN PELATIHAN PEMBUATAN MOCHI BUNGA TELANG KELOMPOK WANITA TANI DI DESA PAKIJANGAN KECAMATAN WONOREJO, KABUPATEN PASURUAN2025-11-26T11:16:38+07:00Muhammad Daniswara Adyatmanoor.rizkiyah.agribis@upnjatim.ac.idSintia Cindy Masfirohsintia@gmail.comChindy Nabila Rahmazya Putrichindi@gmail.comNoor RizkiyahNoor@gmail.com<p>Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan mochi berbahan dasar bunga telang dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan teknis dan kapasitas ekonomi Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Pelatihan ini bertujuan mengoptimalkan potensi lokal, khususnya bunga telang, sebagai bahan pangan fungsional yang memiliki nilai jual tinggi. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif dan deskriptif kualitatif, mencakup penyuluhan, praktik langsung pembuatan mochi, pengemasan, serta pengenalan strategi pemasaran digital. Kegiatan ini juga disertai dengan pendampingan pasca pelatihan untuk memastikan keberlanjutan keterampilan dan semangat wirausaha peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis peserta, serta tumbuhnya minat untuk mengembangkan usaha rumah tangga berbasis pangan lokal. Antusiasme tinggi dari peserta mencerminkan keberhasilan pendekatan pelatihan yang interaktif dan aplikatif. Selain itu, integrasi pemasaran digital menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan produk. Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga berkontribusi terhadap kemandirian ekonomi perempuan dan penguatan pembangunan desa berbasis potensi lokal.</p> <p> </p>2025-12-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Daniswara Adyatma, Sintia Cindy Masfiroh, Chindy Nabila Rahmazya Putri, Noor Rizkiyahhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4736DIGITALISASI JURNAL KEGIATAN MENGAJAR GURU MELALUI APLIKASI WEB SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PEMBELAJARAN DENGAN FOKUS PADA PEMANTAUAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SMK PGRI SUMBER PUCUNG2025-11-26T11:24:50+07:00Agung Panji Sasmitoagungpanjisasmito@lecturer.itn.ac.idDeddy Rudhistiarrudhistiar@lecturer.itn.ac.idAhmad Faisolmzfais@lecturer.itn.ac.idMochammad Ibrahim Ashariibrahim_ashari@lecturer.itn.ac.idNi Putu Agustinini_putu_agustini@lecturer.itn.ac.id<p>Di SMK PGRI Sumber Pucung, proses pencatatan kegiatan mengajar guru masih dilakukan secara manual, yang menyebabkan berbagai kendala seperti ketidakefisienan, keterlambatan akses informasi, dan rendahnya transparansi pembelajaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkanlah sebuah aplikasi log book berbasis web yang bertujuan mendigitalisasi jurnal mengajar guru sekaligus memberikan akses informasi pembelajaran kepada siswa. Metode awal dilakukan terhadap mitra adalah analisis kebutuhan, perancangan sistem berbasis web, pembuatan fitur-fitur utama seperti input log book, filter data berdasarkan bulan, tahun, dan kelas, serta fitur ekspor laporan dalam format PDF dan Excel. Pengujian sistem dilakukan melalui survei kepada pengguna (guru dan siswa) untuk menilai kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan aplikasi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem berhasil meningkatkan efisiensi pencatatan kegiatan mengajar, mempercepat pembuatan laporan, serta meningkatkan transparansi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Sebanyak 80% responden menyatakan bahwa aplikasi ini baik dan mendukung kebutuhan administrasi sekolah. Dengan demikian, aplikasi ini dinilai efektif dalam menjawab permasalahan yang dihadapi dan dapat berkontribusi disekolah sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran.</p>2025-12-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Agung Panji Sasmito, Deddy Rudhistiar, Ahmad Faisol, Mochammad Ibrahim Ashari, Ni Putu Agustinihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4749SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN NIB BAGI PELAKU UMKM: UPAYA PEMBERDAYAAN KELURAHAN KEMAYORAN OLEH MAHASISWA KKN UPNVJT 2025-11-26T11:39:17+07:00Ol Christin Our Heart Sinagaolchristinour@gmail.comFatihah Izzati Shifwah Najiahizzashifwah@gmail.comMarcell Fernando Munthefernandomunthe12@gmail.com Nadilla Nurul Yuniarnadillayuniar@gmail.comNurkholish Majidnurkholish.majid.ma@upnjatim.ac.id<p>Kegiatan sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dilaksanakan di Kelurahan Kemayoran, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas usaha sebagai dasar pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Sebelum pelaksanaan sosialisasi, tim melakukan survei lapangan menggunakan metode observasi dan wawancara singkat untuk mendata 18 pelaku UMKM. Mayoritas peserta bergerak di bidang kuliner, seperti makanan ringan, minuman herbal, dan olahan jajanan lokal. Metode pengabdian yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi teknis, serta pendampingan langsung dalam proses pendaftaran NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS). Pendekatan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara mandiri. Dalam sesi pembahasan, peserta dikenalkan pada manfaat legalitas usaha, mulai dari peningkatan kepercayaan konsumen, akses permodalan, hingga peluang mengikuti program pemerintah. Selanjutnya, pendampingan teknis dilakukan secara bertahap, mulai dari pembuatan akun OSS, pengisian data usaha, hingga validasi dokumen. Dampak kegiatan terlihat dari keberhasilan seluruh peserta menyelesaikan proses pendaftaran dan memperoleh dokumen NIB yang sah. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pemberdayaan masyarakat karena memberikan dampak langsung terhadap keberlangsungan dan pengembangan usaha para pelaku UMKM, sehingga mereka lebih siap bersaing dan mengembangkan usaha secara profesional.</p>2025-11-26T11:37:33+07:00Copyright (c) 2025 Ol Christin Our Heart Sinaga, Fatihah Izzati Shifwah Najiah, Marcell Fernando Munthe, Nadilla Nurul Yuniar, Nurkholish Majidhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4766PENGENALAN SISTEM PERTANIAN PERKOTAAN PADA PELAJAR MELALUI INTEGRASI PROGRAM P52025-11-26T11:57:10+07:00Eko Hary Pudjiwatieko.pudjiwati@borneo.ac.idNur Indah Mansyurnurindah.ubt@borneo.ac.idSiti Zaharaszahara72@borneo.ac.id<p>Kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah perkotaan terkait praktik pertanian di lingkungan perkotaan sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan kepedulian terhadap isu lingkungan. Metode yang diterapkan mencakup penyuluhan interaktif, edukasi kolaboratif, serta praktik langsung berupa budidaya tanaman dengan sistem vertikultur sederhana, penanaman dalam polybag, dan proses pengomposan dari limbah organik. Kegiatan ini selaras dengan nilai-nilai dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, ditemukan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa mengenai pertanian perkotaan. Selain itu, keterlibatan aktif dan antusiasme siswa selama praktik menunjukkan tumbuhnya kesadaran untuk mulai menerapkan pertanian di rumah. Program ini terbukti menjadi pendekatan pembelajaran kontekstual yang efektif dalam membangun karakter siswa, khususnya pada aspek kemandirian, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Diharapkan model kegiatan ini dapat ditiru dan dikembangkan lebih lanjut oleh sekolah lain guna mendukung ketahanan pangan dan pendidikan karakter berbasis lingkungan.</p>2025-12-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Eko Hary Pudjiwati, Nur Indah Mansyur, Siti Zaharahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4788PENDAMPINGAN BRANDING DAN LEGALITAS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH KELURAHAN TEMBOK DUKUH2025-11-27T20:15:49+07:00Salsabila Shofiranashofiranazein02@gmail.comAfinatus Nur Aisyah22012010222@student.upnjatim.ac.idEka Maurita22081010119@student.upnjatim.ac.idShofiyyah Nuur Ganinda22025010050@student.upnjatim.ac.idLeily Suci Rahmatinleily.suci.par@upnjatim.ac.id<p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di Kelurahan Tembok Dukuh, Surabaya. Namun, para pelaku UMKM di wilayah ini masih menghadapi kendala dalam penguatan branding dan pemenuhan legalitas usaha. Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Kelompok 5 KKNT Bela Negara SDGs UPN “Veteran” Jawa Timur bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM melalui rangkaian pendampingan berbasis kebutuhan lapangan. Metode pengabdian yang digunakan meliputi survei awal, penyuluhan, pelatihan tatap muka, serta pendampingan teknis individual. Melalui pendekatan ini, peserta mendapatkan pemahaman tentang pentingnya identitas usaha, strategi pemasaran digital, dan cara membuat konten promosi yang efektif. Selain itu, diberikan bimbingan langsung mengenai proses pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS hingga peserta berhasil menyelesaikan tahap administrasi. Aspirasi pelaku UMKM terkait sertifikasi halal juga ditindaklanjuti dengan koordinasi bersama Dinas Koperasi dan UMKM. Program ini membuktikan bahwa pelatihan terpadu dan pendampingan berkelanjutan mampu meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mendukung pencapaian SDGs poin 8 tentang pertumbuhan ekonomi inklusif</p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Salsabila Shofirana, Afinatus Nur Aisyah, Eka Maurita, Shofiyyah Nuur Ganinda, Leily Suci Rahmatinhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4817SOSIALISASI MANFAAT BUMDes HARAPAN MAKMUR SEBAGAI UPAYA PENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TEBING TINGGI KECAMATAN BENAI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI2025-11-26T13:11:55+07:00Haris Susantosusanto.haris2341@gmail.comMashadi Mashadihmas6069@gmail.comMelisasmi Melisasmimelisasmi@gmail.comNariman Hadinariman@gmail.comChezy WM Vermilachezy@gmail.comJamalludin JamalludinJamalludin6@gmail.comGustia Kusuma Wardanigustia@gmail.comFinu Audian Afinu@gmail.comBerli Eka Pratamaberli@gmail.com<p>Kegiatan PkM dilaksanakan di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi dengan target masyarakat, pengurus Bumdes, penyuluh, kelompok tani ternak dan aparat pemerintahan desa. Masyarakat pelaku usaha seperti perdagangan (pupuk) dan jasa (jaringan). Kegiatan PkM dilaksanakan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes bagi peningkatan pembangunan dan peningkatatan kesejatraan dan kemakmuran masyarakat secara adil dan merata. Melalui peningkatan pemasukan pendapatan asli desa (PADes) dengan kegiatan usaha dapat terus berkembang di masa mendatang dengan memperhatikan dan menerapkan faktor pendukung kegiatan usaha. Dengan demikian kegiatan PkM diselenggarakan berupa sosialisasi mengenai legalitas tujuan, dan manfaat BUMDes serta sosialisasi mengenai manajemen SDM yang profesional dalam mengelola BUMDes di desa. Sosialisasi tersebut disesuaikan dengan permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi pengurus BUMdes di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai. Metode pelaksaan kegiatan terdiri dari tiga tahap. Pertama tahap persiapan meliputi pra survei, pembentukan tim, pembuatan dan pengajuan proposal, koordinasi tim dan mitra serta persiapan alat dan bahan sosialisasi. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanaan program berupa sosialisasi. Sosialisasi dilakukan melalui penyuluhan (pemaparan materi) dan diskusi. Tahap ketiga yaitu tahap evaluasi dan pelaporan. Setelah itu, dilakukan penyusunan laporan untuk selanjutnya dilakukan publikasi. Hasil dan luaran kegiatan PkM setelah sosialisasi yaitu pertama, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mengenai fungsi BUMDes. Kedua, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman berkaitan keberadan BUMDes untuk peningkatan pembangunan dan peningkatan pemasukan PADes Tebing Tinggi. Ketiga, masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mengenai mekanisme pendirian dan pelaksanaan BUMDes</p>2025-12-02T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Haris Susanto, Mashadi Mashadi, Melisasmi Melisasmi, Nariman Hadi, Chezy WM Vermila, Jamalludin Jamalludin, Gustia Kusuma Wardani, Finu Audian A, Berli Eka Pratamahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4862PENERAPAN TEKNOLOGI SISTEM SUMBER TENAGA LISTRIK BERBASIS BATERAI UNTUK PENYEDIAAN DAYA LISTRIK USAHA KULINER BERGERAK2025-11-26T13:30:16+07:00Budhi Antobudhianto@eng.unri.ac.idDahliyusmantodahliyusmanto@lecturer.unri.ac.idJahrizaljahrizal@lecturer.unri.ac.id<p><em>Usaha kuliner bergerak (UKB) merupakan salah satu bentuk usaha ekonomi mikro yang ditekuni oleh banyak orang. UKB membutuhkan sumber energi listrik untuk keperluan pencahayaan tempat usahanya dan aktifitas memasak. Artikel ini memaparkan suatu metode penyediaan tenaga listrik yang lebih efisien dan efektif untuk UKB, yaitu menggunakan sistem sumber tenaga listrik berbasis baterai (STLB). Suatu </em><em>S</em><em>istem STLB terdiri dari unit baterai-terkemas, unit inverter daya dan suatu saklar pemindah, yang terangkai dan terkemas menjadi suatu kemasan yang kompak, serta suatu unit alat pengisi muatan baterai. Jenis baterai yang digunakan adalah lithium-ferro-phosphate (LFP) yang memiliki keunggulan-keunggulan yaitu mempunyai kerapatan energi yang tinggi, ringan, dan mempunyai usia pakai yang panjang. Kami telah bekerja sama dengan UKB “Mie Yamin A. K.” sebagai mitra pengabdian masyarakat</em><em> untuk menerapkan teknologi sistem STLB. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat mencakup perancangan dan pembuatan unit STLB, pengujian-pengujian fungsional, pemasangan unit STLB pada tempat usaha mitra, dan evaluasi penggunaan sistem STLB oleh mitra. Kami telah mengevaluasi pihak mitra untuk mengetahui dampak penggunaan teknologi sistem STLB terhadap bisnisnya. Hasil evaluasi memperlihatkan bahwa pihak mitra telah menggunakan sistem STLB untuk operasional bisnis hariannya dan tidak ditemukan permasalahan pada kinerja sistem STLB selama masa pemakaian. Dengan menggunakan sistem STLB, pihak mitra telah memperbaiki strategi penjualan produknya sehingga memperoleh kenaikan volume penjualan sangat signifikan yaitu rata-rata di atas 50%. Pihak mitra juga telah melakukan diversifikasi produk dagangannya dengan dukungan sistem STLB. Penggunaan sistem STLB tidak membebani tagihan listrik bulanan pihak mitra. Dengan demikian UKB mudah mengakses daya listrik dengan biaya murah.</em></p>2025-11-26T13:21:57+07:00Copyright (c) 2025 Budhi Anto, Dahliyusmanto, Jahrizalhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4867PENGABDIAN MAHASISWA DALAM MEWUJUDKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT MELALUI PERBAIKAN MCK DI DESA CIBANTENG KABUPATEN CIANJUR2025-11-27T20:15:29+07:00Didin Hidayatsantriabah6886@gmail.comYolanda Septianiyolandaseptiani0902@gmail.comM. Rifqi Khatami Nurrifqikhotami@gmail.comHasan Basrikomandansantrikomandansantri@gmail.com<p>Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas sanitasi. Di Desa Cibanteng, Kabupaten Cianjur, kondisi sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) yang kurang layak menjadi salah satu pemicu munculnya masalah kesehatan lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sanitasi melalui perbaikan fasilitas MCK agar dapat digunakan dengan lebih aman, nyaman, dan higienis. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, melibatkan mahasiswa dan masyarakat setempat mulai dari tahap observasi kebutuhan, diskusi perencanaan, hingga pengerjaan renovasi sederhana. Kegiatan perbaikan meliputi penggantian pintu yang rusak, pengecatan ulang dinding, pembersihan area sekitar, serta penambalan bagian bangunan yang retak atau berlubang. Hasil pengabdian menunjukkan adanya perubahan positif, baik dari segi fungsi bangunan maupun perilaku masyarakat. Fasilitas yang lebih layak meningkatkan kenyamanan pengguna, menjaga privasi, serta mendorong kesadaran kolektif mengenai pentingnya sanitasi. Selain itu, proses gotong royong yang terjadi selama kegiatan memperkuat hubungan sosial dan rasa kepemilikan warga terhadap fasilitas umum. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi nyata dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.</p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Didin Hidayat, Yolanda Septiani, M. Rifqi Khatami Nur, Hasan Basrihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4874IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN TUGU PERBATASAN DESA DALAM MEMPERKUAT IDENTITAS LOKAL DI DESA SUKA JAYA 2025-11-27T20:15:01+07:00Ayu Maya Lestariaymayalestari@gmail.comAzkia Putri Andiniazkiaandini16@gmail.comAnanda Bagus Praditaananda.pradita007@gmail.comAndre Putra Pratamaandreputra07pratama@gmail.comAngga Pratama Pratamaanggaprtma61@gmail.comAyu Meldiana Meldianaayumeldiana3@gmail.comAyu Ayu Sinta Indrianisintaa.mk29@gmail.comAyu Vadia Aprilia ApriliaAyuf5035@gmail.comBintang Shavira Zahrashavirabintang@gmail.comAmir Amiraming030602@gmail.comKhodijah Khodijahkhodijahiainmetro@gmail.com<p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembangunan tugu perbatasan desa sebagai upaya memperkuat identitas lokal di Desa Suka Jaya. Perbatasan Tugu tidak hanya berfungsi sebagai penanda wilayah administratif, tetapi juga memiliki makna simbolis yang mencerminkan jati diri, kebersamaan, serta nilai-nilai budaya masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan tugu perbatasan di Desa Suka Jaya memberikan dampak positif terhadap penguatan identitas lokal melalui peningkatan rasa memiliki masyarakat, pengakuan terhadap nilai budaya, serta memperkuat kohesi sosial antarwarga. Namun demikian, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan anggaran serta partisipasi masyarakat yang belum merata. Dengan demikian, pembangunan tugu perbatasan dapat menjadi strategi yang efektif dalam memperkuat identitas lokal apabila dilaksanakan secara partisipatif dan berkelanjutan.</span></span></span></span></p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Ayu Maya Lestari, Azkia Putri Andini, Ananda Bagus Pradita, Andre Putra Pratama, Angga Pratama Pratama, Ayu Meldiana Meldiana, Ayu Ayu Sinta Indriani, Ayu Vadia Aprilia Aprilia, Bintang Shavira Zahra, Amir Amir, Khodijah Khodijahhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4878PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI TERNAK MELALUI INOVASI MESIN PENCACAH HYBRID TENAGA SURYA DAN IOT DI KABUPATEN PANGKEP2025-11-28T20:15:58+07:00Wahyudi Wahyudiwahyudi@unm.ac.idHartini Ramlihartini.ramli@unm.ac.idWulan Purnamasariwulan.purnamasari@unm.ac.idMudarris Mudarrismudarris@unm.ac.idIka Wisudawatyika.wisudawati@unm.ac.id<p>Kelompok Tani Bilae (28 anggota) di Desa Taraweang, Pangkep, menghadapi produktivitas rendah akibat keterbatasan akses teknologi modern dan ketergantungan pada energi konvensional. Pemberdayaan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam adopsi teknologi Internet of Things (IoT) untuk monitoring lahan serta mengimplementasikan energi terbarukan (panel surya) skala rumah tangga untuk mendukung operasional pertanian. Pelaksanaan program menggunakan empat tahap: 1) Penyuluhan dan pelatihan penggunaan teknologi; 2) Implementasi instalasi sensor IoT dan panel surya; 3) Pendampingan berkala; serta 4) Monitoring dan evaluasi dampak. Luaran yang ditargetkan adalah petani mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan terpasangnya infrastruktur energi terbarukan. Penerapan ini diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi biaya operasional, seperti penghematan energi untuk pompa atau penerangan hingga 40% melalui panel surya, serta meningkatkan produktivitas panen sekitar 15-25% berkat monitoring presisi berbasis IoT. Program ini diharapkan dapat memberdayakan petani, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, dan mewujudkan model pertanian modern yang ramah lingkungan serta berkelanjutan di Desa Taraweang.</p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Wahyudi Wahyudi, Hartini Ramli, Moeh. Kaymuddin Asnur, Wulan Purnamasarihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4877REVITALISASI WISATA AENG HAMID RUSDI MELALUI PENGELOLAAN AIR SUNGAI BERBASIS FILTRASI UNTUK MCK DAN PENDAMPINGAN DIGITALISASI PROMOSI WISATA2025-11-28T20:16:20+07:00Deddy Rudhistiarrudhistiar@lecturer.itn.ac.idDeviany Kartikarudhistiar@lecturer.itn.ac.idEmmalia Adriantantrirudhistiar@lecturer.itn.ac.idReiny Ditta Myrtantirudhistiar@lecturer.itn.ac.idAhmad Rizky Ramadanirudhistiar@lecturer.itn.ac.idShabrina Dwiputrirudhistiar@lecturer.itn.ac.idMuhammad Nur Arifinrudhistiar@lecturer.itn.ac.id<p>Wisata Aeng Hamid Rusdi di Wonokoyo, Kota Malang, merupakan salah satu destinasi yang memiliki nilai sejarah sekaligus potensi wisata alam. Akan tetapi, pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala, terutama setelah pandemi COVID-19 yang membuat jumlah pengunjung menurun drastis dan aktivitas wisata sempat terhenti. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan ketersediaan air bersih untuk fasilitas MCK, kurangnya infrastruktur pendukung, serta rendahnya promosi berbasis digital sehingga destinasi ini belum dikenal secara luas. Untuk menjawab tantangan tersebut, dirancang sebuah program revitalisasi yang berfokus pada peningkatan kualitas sanitasi, digitalisasi promosi wisata, dan penguatan tata kelola pengunjung. Metode pelaksanaan diawali dengan analisis kebutuhan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan perancangan sistem filtrasi air, penyusunan media promosi digital, dan pengembangan sistem administrasi berbasis web. Implementasi program mencakup pembangunan instalasi filtrasi air yang ramah lingkungan, pelatihan masyarakat dalam pembuatan konten dan pemasaran digital, serta penerapan sistem informasi untuk pencatatan data pengunjung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kenyamanan wisatawan, perluasan jangkauan promosi secara digital, serta tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam mengelola wisata secara mandiri. Dengan pendekatan berbasis komunitas, revitalisasi Wisata Aeng Hamid Rusdi diharapkan mampu mendukung keberlanjutan pariwisata yang inklusif, ramah lingkungan, serta memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal.</p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Deddy Rudhistiar, Deviany Kartika, Emmalia Adriantantri, Reiny Ditta Myrtanti, Ahmad Rizky Ramadani, Shabrina Dwiputri, Muhammad Nur Arifinhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4893PELATIHAN PEMBUATAN PESTISIDA NABATI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN LALAT BUAH RAMAH LINGKUNGAN PADA TANAMAN JERUK DI DESA BOCEK, MALANG2025-11-28T20:15:38+07:00Ilmam Zul Fahmiilmamzfahmi@umm.ac.idSabrina Alvivie Putrisabrinalviee@gmail.comAnnisa Nur Ramadhanannisanrrmda@gmail.comShavira Trihabsari Irmadanishavirahabsari2@gmail.com<p>Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang merupakan sentra jeruk dengan serangan lalat buah yang tinggi. Petani masih mengandalkan pestisida kimia yang berdampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Sehingga memerlukan alternatif pengendalian hama yang lebih ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pembuatan serta aplikasi pestisida nabati sebagai solusi pengendalian hama berkelanjutan. Mitra sasaran adalah delapan kelompok tani di Desa Bocek, dengan peserta sebanyak 22 orang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi materi, diskusi interaktif, dan praktik pembuatan pestisida nabati berbasis bahan lokal menggunakan daun mimba, serai merah, daun sirsak, daun sambung nyawa, dan bawang putih. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test dengan 15 soal meliputi konsep pestisida nabati, pengetahuan umum dan prosedur aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sebesar 23,81% pada aspek konsep pestisida nabati, 28,57% pada pengetahuan umum, dan 19,05% pada prosedur aplikasi. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memanfaatkan bahan lokal sebagai pestisida nabati, sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya pengendalian hama ramah lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun kapasitas petani dalam menerapkan praktik pertanian berkelanjutan yang mendukung kesehatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.</p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Ilmam Zul Fahmi, Sabrina Alvivie Putri, Annisa Nur Ramadhan, Shavira Trihabsari Irmadanihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4898PELATIHAN UNTUK PENGAJUAN PEMBIAYAAN MURABAHAH PERBANKAN SYARIAH SEBAGAI PENINGKATAN KINERJA UMKM DI KECAMATAN INUMAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI2025-11-26T15:20:00+07:00Meri Yulianimeriyuliani6@gmail.comFitriantofitriuniks@gmail.comDian Meliza dianhabibi2011@gmail.comRedian Mulyaditabanghardi1961@gmail.com<p>Kecukupan modal merupakan hal yang sangat penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih maju, namun pelaku UMKM di Kecamatan Inuman belum memiliki aksesibilitas penambahan modal pembiayaan murabahah pada perbankan syariah, dalam hal ini Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan oleh program studi Perbankan Syariah ini didanai oleh HIBAH Universitas Islam Kuantan Singingi, <strong>“</strong>Pelatihan Untuk Pengajuan Pembiayaan Murabahah Perbankan Syariah Sebagai Peningkatan Kinerja UMKM Di Kecamatan Inuman Kabupaten Kuantan Singingi” dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini prodi perbankan syariah bekerjasama dengan Camat Kecamatan Inuman dan Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP. Teluk Kuantan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan pembiayaan murabahah untuk pelaku UMKM diselenggarakan pada hari Rabu, tanggal 23 April 2025 di Aula Kantor Camat Inuman Kabupaten Kuantan Singingi dan diikuti oleh 44 orang peserta diantaranya Pelaku UMKM se-Kecamatan Inuman, Camat Kasi Pemerintahan, Ketua Program Studi, Dosen, Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah dan BSI KCP. Teluk Kuantan, Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pelatihan dimana pelaku UMKM mendengarkan presentasi dan sesi diskusi dengan TIM PKM dan BSI KCP. Teluk Kuantan setelah penjelasan materi oleh narasumber dilanjutkan Sesi tanya jawab dan pembagian <em>door prize</em> kepada peserta yang aktif bertanya pada sesi tanya jawab acara PkM. Dari kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa (1) Materi PKM sesuai dengan kebutuhan Peserta/Mitra, (2) Materi PKM bisa memberikan kontribusi positif kepada Pelaku UMKM dalam peningkatan modal usaha (3) Peserta mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan PKM ini, (4) Secara umum, mitra puas terhadap kegiatan PKM.</p>2025-11-26T15:10:46+07:00Copyright (c) 2025 Meri Yuliani, Fitrianto, Dian Meliza , Redian Mulyaditahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4910SOSIALISASI DAN PENERAPAN APLIKASI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL BUMDes TEBING TINGGI2025-11-28T20:15:15+07:00M. Yusfahmi erlinda120015@gmail.comFebri Haswanfebri.haswan04@gmail.comNofri Wandi Al-Hafizerlinda120015@gmail.comElgamar Syamerlinda120015@gmail.comHelpi Nopriandierlinda120015@gmail.comJasrierlinda120015@gmail.comAprizalerlinda120015@gmail.comHarianjaerlinda120015@gmail.comErlindaerlinda120015@gmail.comSri Chairanierlinda120015@gmail.comGunardi Hamzaherlinda120015@gmail.comMorine Delya Octaerlinda120015@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan literasi digital pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tebing Tinggi melalui sosialisasi dan penerapan aplikasi berbasis teknologi informasi. Transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak bagi BUMDes dalam mewujudkan tata kelola yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel di era modern. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi pentingnya transformasi digital, pelatihan penggunaan aplikasi, dan pendampingan teknis dalam implementasi sistem informasi BUMDes. Peserta kegiatan terdiri dari 25 orang yang berasal dari pengurus BUMDes dan perangkat desa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap kemampuan peserta dalam memahami dan mengoperasikan aplikasi digital. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan rata-rata pemahaman sebesar 29%. Aplikasi yang diterapkan mempermudah proses pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan otomatis, serta monitoring unit usaha BUMDes secara real-time. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan kesadaran pentingnya penerapan teknologi digital untuk memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan daya saing BUMDes di era transformasi digital. Dengan demikian, program pengabdian ini berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya pada aspek inovasi, infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi lokal.</em></p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 M. Yusfahmi , Febri Haswan, Nofri Wandi Al-Hafiz, Elgamar Syam, Helpi Nopriandi, Jasri, Aprizal, Harianja, Erlinda, Sri Chairani, Gunardi Hamzah, Morine Delya Octahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4762PENINGKATAN KESIAPSIAGAAN SISWA SMK NEGERI 1 PAREPARE MELALUI EDUKASI MITAGASI BANJIR 2025-11-27T20:16:10+07:00Yanny Febry Fitriani Sofyanyannyfebryfs@ith.ac.idRisman Firmanrisman@ith.ac.idMohammad Mochsen Sirsirmochsen@gmail.comAhmad Tamsil Yunustamsil@ith.ac.idJoey Limbonganjoeyl@ith.ac.idSyahrul Satarrulsatar@ith.ac.idMunadrah MunadrahmunadrahI@ith.ac.idAndi Widiasari Maruddanimaruddani@ith.ac.idMuhammad Ihsanm.ihsan@ith.ac.idMultasam Multasammultasam18@ith.ac.idMuhammad Puja Fathurrachmanpujafat@ith.ac.idJumardi Bin Lelyjumardialumniclcgslb@gmail.comSuci Ramadanisuciramadani171006@gmail.com<p>Wilayah Kota Parepare merupakan salah satu daerah rawan banjir akibat kombinasi topografi dataran rendah, curah hujan tinggi, dan sistem drainase yang belum optimal. SMK Negeri 1 Parepare menjadi salah satu sekolah yang terdampak banjir, namun belum memiliki program edukasi kebencanaan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap risiko banjir melalui edukasi mitigasi berbasis ceramah, diskusi interaktif, dan pemutaran video simulasi. Metode pelaksanaan terdiri dari empat tahapan: perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 71 siswa terlibat dalam kegiatan yang diselenggarakan di aula sekolah. Penilaian pemahaman dilakukan dengan metode pretest dan post-test menggunakan soal pilihan ganda yang relevan dengan materi mitigasi banjir. Hasil pretest menunjukkan rata-rata pemahaman awal sebesar 70,49%, dengan sebagian besar siswa berada pada kategori sedang hingga rendah. Setelah kegiatan edukasi, rata-rata nilai post-test meningkat signifikan menjadi 90,14%, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman sebesar 30,47%. Peningkatan ini mengindikasikan bahwa pendekatan edukatif yang digunakan efektif dalam meningkatkan literasi kebencanaan di kalangan siswa. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini dinilai berhasil dalam membekali siswa dengan pengetahuan dasar dan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir di lingkungan sekolah.</p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Risman Firmanhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4911SOSIALISASI DAN EDUKASI PENGGUNAAN MESIN PENGERING REMPAH-REMPAH SEBAGAI UPAYA KETAHANAN DAN PENINGKATAN PRODUKSI UMKM DUSUN KEMBANG, DESA CEPOKO, NGRAYUN, PONOROGO2025-11-28T20:14:51+07:00Muhammad Kevin Andrian Rahmadhanimuhammadkevinar18@gmail.comDwi Rahiatul Seladwirahiatulsela25@gmail.comMaisaka Herdadhia Fathiya Jinanmaisakaherdadia@gmail.comBernagita Wahyu Setyabudibernasetyabudi@gmail.comDeavita Dyah Ayu Safitrideavitadyah@gmail.comMuhammad Balkis Al.Fikrimuhammadbalkis12@gmail.comDaffa Bagus Aprialdodaffabagus173@gmail.comBagoes Jaelani Kubrobagoesjkjk@gmail.comValentino Shidney Hidayatvalentinoshidney@gmail.comRhoni Buana Tri Atmojorhonibta203@gmail.comTri Binukotribinuko540@gmail.comFerdynand Mustofa HulaimyFerdynand.bima01@gmail.comRhesma Intan Vidyastarirhesma@umpo.ac.id<p><em>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo dengan fokus pada sosialisasi dan edukasi penggunaan mesin pengering rempah-rempah berbasis pemanas kompor oli. Program ini ditujukan kepada pelaku UMKM serbuk rempah di Dusun Kembang, Desa Cepoko, Ngrayun, Ponorogo, serta melibatkan perangkat desa dan perwakilan masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM lokal adalah keterbatasan metode pengeringan manual dan pengkristalan gula yang membuat proses produksi bergantung pada cuaca, hasil kurang konsisten, serta terbatas pada varian produk manis. Melalui sosialisasi, demonstrasi mesin, dan diskusi interaktif, peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip kerja, manfaat, dan keunggulan mesin pengering, termasuk potensi diversifikasi produk tanpa gula yang lebih sehat dan higienis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai teknologi pengeringan modern, kesadaran akan pentingnya inovasi produk, serta peluang untuk meningkatkan efisiensi, ketahanan usaha, dan daya saing UMKM lokal. Program ini menegaskan bahwa penerapan teknologi tepat guna melalui pendekatan sosialisasi dan edukasi mampu menjadi strategi efektif dalam mendukung ketahanan pangan serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis UMKM.</em></p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Kevin Andrian Rahmadhani, Dwi Rahiatul Sela, Maisaka Herdadhia Fathiya Jinan, Bernagita Wahyu Setyabudi, Deavita Dyah Ayu Safitri, Muhammad Balkis Al.Fikri, Daffa Bagus Aprialdo, Bagoes Jaelani Kubro, Valentino Shidney Hidayat, Rhoni Buana Tri Atmojo, Tri Binuko, Ferdynand Mustofa Hulaimy, Rhesma Intan Vidyastarihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4914INOVASI FLASHCARD BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KETERLIBATAN ANAK USIA DINI DALAM PEMBELAJARAN 2025-11-28T20:14:30+07:00Rina Novitarinanovita12345@gmail.comAgus Nur Khomarudinagusnurkhomarudin@gmail.comDarra Kyranidarakirani34@gmail.comRahmadia Zila Hikmarahmadiazila@gmail.comYofandy Akbaryofandyakabr123@gmail.comRaza Fadzillafadzillaraza@gmail.comRianti Azzahrariantiazzahra31@gmail.com<p><em>Pendidikan anak usia dini, khususnya pada jenjang Taman Kanak-kanak (TK), merupakan tahap fundamental dimana anak berada pada fase golden age (usia emas), ditandai dengan kemampuan belajar, rasa ingin tahu, serta daya imajinasi berkembang sangat pesat. Pada masa ini, anak cenderung belajar melalui pengalaman konkret dan visual. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik, interaktif, serta mampu menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat atau PkM ini mengangkat tema tentang inovasi flashcard yang dikombinasikan dengan augmented reality dengan bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini di TK Al Ma’arif yang berlokasi di Jorong Purwajaya, Kenagarian Sarilamak, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. TK Al Ma’arif dipilih sebagai mitra PkM didasarkan pertimbangan bahwa sebagai lembaga pendidikan non-produktif, TK Al Ma’arif menghadapi berbagai tantangan pada aspek sosial ekonomi dan akses terhadap teknologi. Kondisi masyarakat sekitar yang sebagian besar berpenghasilan rendah berpengaruh terhadap keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Selain itu, akses terhadap media pembelajaran berbasis teknologi masih sangat terbatas, sementara kesempatan bagi guru untuk mengikuti pelatihan penggunaan teknologi pembelajaran juga belum memadai. Metode pelaksanaan pengabdian dirancang dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, sehingga mitra tidak hanya menjadi objek kegiatan, tetapi turut berperan sebagai subjek aktif dalam setiap tahap. Model yang digunakan mengacu pada prinsip andragogi dan Asset Based Community Development (ABCD). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru sebesar 32%, meningkatnya keterlibatan siswa, serta terciptanya suasana belajar yang lebih hidup. Program ini juga melahirkan produk nyata berupa flashcard bilingual kombinasi dengan AR, modul pelatihan, video dokumentasi, dan dukungan perangkat TV.</em></p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Rina Novita, Agus Nur Khomarudin, Darra Kyrani, Rahmadia Zila Hikma, Yofandy Akbar, Raza Fadzilla, Rianti Azzahrahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4965PENINGKATAN KEWIRAUSAHAAN KREATIF MELALUI WORKSHOP SABUN CUCI PIRING, SNACK BOUQUET, DAN SOSIALISASI LITERASI DIGITAL2025-12-08T11:23:27+07:00Diva Ramadhani Ristiaji Putriintania.widyantari.ft@upnjatim.ac.idIntania Widyantari Kiranaintania@gmail.comRido Izril Qonatarido@gmail.comRafi Hernanda Maulanarafi@gmail.comAstri Glorya Pasaribuastri@gmail.com<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan melalui tiga kegiatan utama di RW 08, Kelurahan Darmo, Surabaya, yaitu <em>workshop </em>pembuatan sabun cuci piring, <em>workshop </em>pembuatan <em>snack bouquet </em>(buket makanan ringan), dan sosialisasi literasi digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi rumah tangga, mendorong kewirausahaan kreatif, serta meningkatkan kesadaran digital masyarakat, khususnya ibu-ibu dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Metode yang digunakan meliputi presentasi, demonstrasi langsung, praktik partisipatif, dan sesi diskusi. Peserta dilatih membuat sabun cuci piring ramah lingkungan yang ekonomis serta merangkai <em>snack bouquet </em>yang memiliki nilai jual dan daya tarik estetika. Kegiatan <em>workshop </em>sabun cuci piring dan <em>snack bouquet </em>mengandung unsur pendidikan yang mengembangkan keterampilan praktis dan jiwa kewirausahaan peserta, mulai dari produksi hingga strategi pemasaran. Selain itu, peserta juga didorong untuk berpikir kreatif, mengenali potensi pasar, dan menciptakan produk yang bernilai jual serta ramah lingkungan. Sosialisasi literasi digital juga membekali peserta dengan strategi <em>branding </em>di media sosial serta pengenalan <em>affiliate marketing</em>. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan praktis, pemahaman wirausaha, dan motivasi peserta dalam menjalankan usaha rumahan. Kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian SDGs 4, 8, 9, dan 12 melalui integrasi edukasi praktis, pertumbuhan ekonomi, dan produksi yang bertanggung jawab.</p>2025-11-26T18:17:44+07:00Copyright (c) 2025 Diva Ramadhani Ristiaji Putri, Intania Widyantari Kirana, Rido Izril Qonata, Rafi Hernanda Maulana, Astri Glorya Pasaribuhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4969KONTRIBUSI VALIDASI DATA OBJEK PAJAK DAN PENDATAAN POTENSI REKLAME TERHADAP PENINGKATAN PAD2025-11-28T20:14:11+07:00Anggraeni Dwi Suryanianggraenidwi005@gmail.comSyamsul Hudasyamsul.huda.ep@upnjatim.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana validasi data objek pajak dan pendataan potensi reklame berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Validasi data objek pajak merupakan langkah penting untuk memastikan ketepatan dan keakuratan informasi wajib pajak sehingga tidak terjadi kebocoran pendapatan daerah. Sementara itu, pendataan potensi reklame dilakukan guna memetakan lokasi-lokasi strategis yang memiliki nilai ekonomis tinggi untuk pemasangan reklame. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan <strong>partisipatif dan kolaboratif</strong>, yang menekankan pada keterlibatan aktif antara tim pengabdian, aparatur pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai pihak yang berperan langsung dalam proses validasi data objek pajak serta pendataan potensi reklame. Pendekatan ini dipilih agar hasil kegiatan tidak hanya berupa peningkatan pengetahuan, tetapi juga mampu mendorong perubahan praktik kerja di lingkungan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam mengelola data perpajakan daerah secara lebih akurat dan transparan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi data yang terintegrasi dengan sistem informasi pajak daerah mampu meningkatkan efektivitas pengawasan serta memperkecil potensi manipulasi data wajib pajak. Pendataan reklame yang akurat juga berpengaruh signifikan dalam mengoptimalkan potensi pajak reklame sebagai salah satu sumber PAD. Kesimpulannya, kombinasi antara validasi data objek pajak dan pendataan potensi reklame menjadi strategi penting dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akurasi pengelolaan pajak daerah.</em></p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Anggraeni Dwi Suryani, Syamsul Hudahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4970PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA DENGAN METODE KOMBINASI COLD PRESS DAN BOILING DI KOTA PARIAMAN 2026-01-19T09:45:09+07:00Jon Efendijon@gmail.comFaizah Qurrata Ainifaizah_qurrata@fmipa.unp.ac.idArief Maulanaarief@gmail.comMelati Wahyunimelatiwahyuni2002@gmail.com<p><em>Permasalahan yang dihadapi masyarakat Desa Simpang, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman adalah rendahnya pemanfaatan kelapa sebagai bahan baku minyak berkualitas. Masyarakat umumnya masih menggunakan metode tradisional yang membutuhkan waktu lama, hasil kurang maksimal, serta belum mampu meningkatkan nilai jual produk. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat mengenai teknologi tepat guna dalam pembuatan minyak kelapa menggunakan kombinasi metode cold press dan boiling. Metode pelaksanaan dilakukan melalui workshop yang terdiri dari penyampaian materi oleh narasumber, praktik pembuatan minyak kelapa, serta tata cara pengemasan produk agar memiliki daya saing di pasaran. Evaluasi kegiatan dilaksanakan melalui angket pretest dan posttest yang diberikan kepada peserta untuk menilai aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, di mana mayoritas masyarakat mampu mempraktikkan teknik pembuatan minyak kelapa dengan baik dan menyadari potensi pengembangan produk sebagai peluang usaha. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa workshop dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis potensi lokal. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan teknologi sederhana dalam pembuatan minyak kelapa tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.</em></p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Melati Wahyuni, Faizah Qurrata Ainihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4681SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK AEROB DARI KOTORAN SAPI DI DESA KEMIRI KECAMATAN PUSPO KABUPATEN PASURUAN2025-11-27T19:33:11+07:00Mirza Andrian Syahmirza@gmail.comYessica Angeliayessicaangelia12@gmail.comEvi Kusumawardanievi@gmail.comNor Hasan ArabyNor@gmail.comCaroline Atagorancaroline@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kemiri, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, dengan tujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan warga dalam mengolah limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik padat melalui proses fermentasi aerob. Meskipun Desa Kemiri memiliki potensi besar dalam sektor peternakan sapi perah, pemanfaatan limbah ternak di wilayah ini belum dimaksimalkan. Sebagian besar petani masih bergantung pada pupuk kimia dan menganggap kotoran sapi sebagai limbah yang berdampak buruk bagi lingkungan. Melalui pelatihan yang mencakup penyuluhan dan praktik langsung, masyarakat dibekali pengetahuan serta keterampilan dalam memproduksi pupuk organik yang lebih ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi warga, peningkatan pemahaman yang signifikan, serta munculnya minat untuk menerapkan teknik ini secara mandiri. Selain mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, program ini juga membantu dalam pengelolaan limbah organik, memperbaiki kesuburan tanah, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mendorong penerapan praktik pertanian berkelanjutan yang berbasis potensi lokal.</p>2025-12-03T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Mirza Andrian Syah, Yessica Angelia, Evi Kusumawardani, Nor Hasan Araby, Caroline Atagoranhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4755EDUKASI POLA HIDUP SEHAT DAN PENGUATAN SELF EFFICACY MELALUI METODE AUDIO VISUAL SEFT UNTUK MENCEGAH KOMPLIKASI DIABETES MELLITUS 2025-11-27T19:45:57+07:00Nunik Purwantinoniek@unusa.ac.idLono Wijayantilono@gmail.comSiti Maimunahsiti@gmail.comAndikawati FitriasariFitriasari@gmail.comErika Martining Wardanierika@gmail.com<p><em>Diabetes Mellitus merupakan kasus yang banyak terjadi terutama di Indonesia. Prevalensinya terus meningkat secara global. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini membekali masyarakat dengan keterampilan mengelola stres dan emosi dengan menggunakan pelatihan SEFT melalui media Audio visual sehingga mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat secara berkelanjutan.</em></p> <p><em>Metode pengabdian masyarakat ada tiga tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan terdiri dari rapat strategi pelaksanaan yang dilakukan dengan </em><em>melibatkan Ketua </em><em>RT 17 Desa Kedensari Tanggulangin Sidoarjo beserta</em><em> Kader Kesehatan untuk membahas mengenai strategi dan perencanaan program pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan</em><em>, selanjutnya survei lokasi dan persiapan sarana dan prasarana meliputi persiapan tempat pelaksanaan kegiatan, leafleat dan pembuatan video SEFT. Tahap pelaksanaan </em><em> kegiatan adalah tahap utama dari program pengabdian pada masyarakat. Sasaran kegiatan pada tahap pelaksanaan adalah kader kesehatan dan warga di </em><em>RT 17 RW 5 Desa Kedensari Tanggulangin Sidoarjo </em><em>dimana dalam pelaksanaan tim pengabdian masyarakat akan memberikan sosialisasi ke Kader dan warga</em><em>. Tahap terakhir dari pengabdian masyarakat adalah evaluasi hasil dari kegiatan. </em></p> <p><em>Setelah pelaksanaan pemberian edukasi mengenai SEFT pada masyarakat ada perubahan hasil pengetahuan mereka. Hasil dari pengabdian masyarakat</em><em> di dapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sebelum pemberian pendidikan kesehatan dan pelatihan Sebagian besar mempunyai pengetahuan kurang </em><em>10</em><em> (5</em><em>0</em><em>%).</em> <em>Setelah pemberian edukasi</em> <em> didapatkan hasil bahwa pengetahuan baik sebanyak 11 (55%), pengetahuan cukup sebanyak 6(30%) dan pengetahuan kurang sebanyak 3 (15%). </em></p> <p><em>Terjadinya perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian penyuluhan Kesehatan. </em><em>Diharapkan dapat dilakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk pengelolaan bahan herbal agar masyarakat dapat memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar untuk kesehatan. </em></p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>:Diabetes mellitus, self efficacy, SEFT </em></p>2025-11-27T19:44:16+07:00Copyright (c) 2025 Nunik Purwanti, Lono Wijayanti, Siti Maimunah, Andikawati Fitriasari, Erika Martining Wardanihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4782JEMPUT BOLA: PENDAMPINGAN DIGITALISASI RUMAH TE’NANA GUNA KEBERLANJUTAN UMKM DI KELURAHAN KARAH, KECAMATAN JAMBANGAN, SURABAYA2025-12-02T20:44:42+07:00Azza Nabila Rahmadhaniazzanabila10@gmail.comNurus Saada22012010366@student.upnjatim.ac.idBisma Putra Sulung22081010026@student.upnjatim.ac.idNadia Aulia Rachma22044010079@student.upnjatim.ac.idTri Lathif Mardi Suryantotrilathif.si@upnjatim.ac.id<p>UMKM berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan akses teknologi, rendahnya literasi digital, dan minimnya pemahaman promosi visual. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi UMKM “Rumah Te'Nana” di Kelurahan Karah, Surabaya, sebagai bagian dari realisasi tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya pada sektor pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui pendekatan program bertajuk “Jemput Bola”, mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur dari Kelompok KKN 128 melakukan pendampingan secara hybrid, yang mencakup identifikasi permasalahan, analisis kebutuhan, serta implementasi solusi berbasis teknologi. Beberapa intervensi yang dilakukan antara lain aktivasi layanan GoFood terintegrasi dengan Google Maps untuk mengatasi kendala distribusi, penyusunan dokumentasi visual produk dan sistem pembayaran digital guna meningkatkan profesionalisme usaha, rebranding identitas visual melalui desain ulang logo dan media promosi, pelatihan dasar desain menggunakan Canva Premium selama satu tahun, serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam penyusunan konten promosi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam literasi digital, kepercayaan diri pelaku usaha, serta daya tarik produk di mata konsumen. Selain itu, metode pendampingan hybrid terbukti efektif menjaga kesinambungan komunikasi antara tim KKN dan pemilik UMKM. Kesimpulannya, program “Jemput Bola” berhasil menciptakan dampak nyata dalam peningkatan kapabilitas UMKM lokal serta menunjukkan potensi kolaborasi akademisi dan masyarakat dalam mendorong transformasi digital dan kemandirian usaha mikro.</p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Azza Nabila Rahmadhani, Nurus Saada, Bisma Putra Sulung, Nadia Aulia Rachma, Tri Lathif Mardi Suryantohttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4854PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM BUDIDAYA TERONG DI PEKARANGAN RUMAH DENGAN SISTEM POLYBAG DAN PEMANFAATAN PESTISIDA NABATI SEBAGAI UPAYA KETAHANAN PANGAN BERKELANJUTAN2025-12-04T09:15:11+07:00Savvy Prissy Amellia Carissa22083010009@student.upnjatim.ac.idShaqila Mazaya Andira22025010054@student.upnjatim.ac.idSyakira Aufa Zahranah22033010090@student.upnjatim.ac.idShevila Indi Bilbinar22013010282@student.upnjatim.ac.idSofyano Fadilah Rosyad22081010309@student.upnjatim.ac.idKalvin Edo Wahyudikalvin.edo18@gmail.com<p data-start="30" data-end="777">Program pemberdayaan masyarakat di Desa Dukuhmencek berfokus pada budidaya terong dengan sistem polybag serta pemanfaatan pestisida nabati berbahan ekstrak bawang putih. Inisiatif ini dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan pekarangan rumah sebagai ruang produksi pangan yang sehat dan ramah lingkungan. Melalui program ini, masyarakat dibekali keterampilan dalam menyiapkan media tanam, memilih bibit yang baik, merawat tanaman, hingga melakukan pengendalian hama secara alami. Sistem polybag dipilih karena efisien, mudah diterapkan, dan cocok untuk pekarangan dengan lahan terbatas. Sementara itu, pestisida nabati dari ekstrak bawang putih efektif menekan serangan hama tanpa menimbulkan residu kimia, sehingga tanaman lebih aman dikonsumsi. Program ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga dengan mendorong masyarakat menanam sayuran yang dapat dipanen sendiri. Selain meningkatkan produktivitas pekarangan, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada bahan kimia. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh konsistensi warga dalam merawat tanaman, termasuk penyiraman, pemupukan, serta pengendalian hama secara berkala.</p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Savvy Prissy Amellia Carissa, Shaqila Mazaya Andira, Syakira Aufa Zahranah, Shevila Indi Bilbinar, Sofyano Fadilah Rosyad, Kalvin Edo Wahyudihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4872PELATIHAN LITERASI KEUANGAN : PENTINGNYA MENABUNG BAGI GENERASI MUDA DI PANTI ASUHAN BAITURRAHMAN RANTAU KASIH PALEMBANG2026-01-05T23:58:42+07:00Aisyah Ramaliaputriaprilia_2226210055@mhs.mdp.ac.idPutri Apriliaputriaprilia_2226210055@mhs.mdp.ac.idSiti Khairaniputriaprilia_2226210055@mhs.mdp.ac.id<p style="font-weight: 400;">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman anak Panti Baiturrahman Rantau Kasih mengenai literasi keuangan. Khususnya pemahamaan tentang pentingnya menabung bagi generasi muda yang ditinggal di panti asuhan baiturrahman rantau kasih Palembang. Rendahnya kesadaran akan pengelolaan keuangan sejak dini dapat berdampak pada kemampuan individu dalam pengambilan keputusan finansial di masa depan, oleh karena itu, dengan adanya pelatihan yang dirancang dapat memberikan pemahaman dasar mengenai konsep menabung, manfaat menabung serta strategi sederhana dalam mengatur keuangan pribadi Selain itu, peserta juga dikenalkan pada pentingnya menetapkan tujuan finansial dan membedakan antara kebutuhan dan keinginan dalam pengeluaran sehari-hari. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi praktik menabung dengan pendekatan yang mudah dipahami sesuai usia dan latar belakang peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya menabung dan kemampuan dalam Menyusun perencanaan keuangan sederhana,. Diharapkan dari pelatihan ini dapat membentuk kebiasaan positif dalam mengelola keuangan sejak dini serta mendorong kemandirian finansial dimasa mendatang , khususnya bagi anak – anak panti asuhan sebagai bentuk bagian dari Upaya pemberdayaan ekonomi jangka Panjang</p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Aisyah Rahmalia, Putri Aprilia, Siti Khairanhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4977PENERAPAN FERMENTASI SILASE UNTUK MENINGKATKAN KETERSEDIAAN PAKAN TERNAK DI DESA PERSIAPAN SAMBIGANEN, KECAMATAN NGRAYUN, PONOROGO2025-12-02T20:43:13+07:00Lugas Hermantolugas655@gmail.comFrancisco Ade Fristantofranciscoad99@gmail.comRahmad Yoga Dwi Cahyonohrdgy770@gmail.comDicky Rif’an Firmansyahdickydark6@gmail.comDuatama Ari Muktiduatamaarimukti@gmail.comMohamat Fadhil Priyanggodomuhammadfadilmon@gmail.comKhoirul Rizqikhoirulrizqi23@gmail.comJalu Sena Purwa Andhikakayumanis101@gmail.comSilviana Puspaningrumsilvianapuspa14@gmail.comWidyawati Widyawatiwidya.wti353@gmail.comDoni Kusuma Arta Wijayadoni77305@gmail.comJawwad Sulthon Habibyjawwad@umpo.ac.id<p><em>Keterbatasan ketersediaan pakan hijauan pada musim kemarau menjadi tantangan utama bagi peternak kambing di Desa Persiapan Sambigan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo (Gap). Program pengabdian masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertujuan meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola pakan ternak dengan teknologi fermentasi silase yang dilengkapi sensor berbasis Internet of Things (IoT) untuk memantau kondisi suhu dan kelembapan (purpose). Kegiatan berlangsung selama 30 hari dan melibatkan 30 petani, masing-masing memelihara minimal 15 ekor kambing. Tahapan pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan silase, pemasangan sensor IoT, serta pendampingan dan evaluasi (method). Hasil pemantauan menunjukkan suhu rata-rata sekitar 26 °C dan kelembapan 88–90%, kondisi yang mendukung proses fermentasi optimal. Silase yang dihasilkan memiliki aroma asam segar, warna hijau kekuningan, tekstur lembut, dan disukai oleh ternak (result). Program ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menyediakan pakan selama musim kemarau serta mendorong penggunaan teknologi tepat guna. Penerapan silase dengan pemantauan IoT terbukti efektif dan memiliki potensi untuk diperluas ke wilayah lain yang menghadapi masalah serupa (conclusion).</em></p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Francisco Ade Fristanto, Rahmad Yoga Dwi Cahyono, Dicky Rif’an Firmansyah, Duatama Ari Mukti, Mohamat Fadhil Priyanggodo, Khoirul Rizqi, Jalu Sena Purwa Andhika, Silviana Puspaningrum, Widyawati Widyawati, Doni Kusuma Arta Wijaya, Jawwad Sulthon Habibyhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4978PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN INSTAN JAHE DAN MANISAN JAHE DI DESA PERSIAPAN SAMBIGANEN, NGRAYUN, PONOROGO2025-11-27T21:03:29+07:00Afigo Azus Zakkyfrizaafigomen@gmail.comMuhammad Pambudi Nur Cahyonocahyonom676@gmail.comLugas Hermantolugas655@gmail.comRegint Apriant Wiboworeginxjoker@gmail.comRizka Yulianarizkayuliana396@gmail.comAnnisaa Irsalina Razitaannisaairsalina4@gmail.comFirman Ashr Rozaqullahfirman.ashr@gmail.comIzaaz Andika Ardiansyahizaazandika1927@gmail.comDiaz Firmansyah Putranewdiaz22@gmail.comJawwad Sulthon Habibyjawwad@umpo.ac.id<p>Jahe (Zingiber officinale Rosc.) merupakan komoditas pertanian unggulan Indonesia yang memiliki manfaat kesehatan dan nilai ekonomi tinggi. Namun, pemanfaatannya di tingkat masyarakat masih terbatas pada konsumsi tradisional, sehingga potensi nilai tambahnya belum dimaksimalkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Persiapan Sambiganen, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, dalam mengolah jahe menjadi produk bernilai ekonomi seperti minuman instan jahe dan manisan jahe. Metode pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu wawancara pra-lapangan untuk memetakan kebutuhan, observasi kondisi produksi rumah tangga, sosialisasi tentang manfaat dan peluang olahan jahe, serta pelatihan praktik langsung mulai dari proses pengolahan, pengemasan, hingga uji rasa produk. Selain itu, peserta juga diperkenalkan strategi pemasaran berbasis website untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil kegiatan yang diikuti 25 peserta pada 22 September 2025 menunjukkan peningkatan keterampilan, produksi olahan berdaya simpan tinggi, dan meningkatnya wawasan pemasaran digital. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan nilai ekonomi jahe serta kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal</p>2025-11-27T21:01:41+07:00Copyright (c) 2025 Afigo Azus Zakkyfriza, Muhammad Pambudi Nur Cahyono, Lugas Hermanto, Regint Apriant Wibowo, Rizka Yuliana, Annisaa Irsalina Razita, Firman Ashr Rozaqullah, Izaaz Andika Ardiansyah, Diaz Firmansyah Putra, Jawwad Sulthon Habibyhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5002PELATIHAN PEMBUATAN PUDING BAYAM “BAYOMI” SEBAGAI PRODUK BERNILAI TAMBAH DI KELURAHAN SAWUNGGALING KOTA SURABAYA2025-11-27T21:16:28+07:00Gressnisa Putrigressnisaputrialchayutami@gmail.comFrida Putri Purgito22024010097@upnjatim.ac.idFirnas Farhansyach22024010104@upnjatim.ac.idPraja Firdaus N., M.Hub.Intpraja_firdaus.hi@upnjatim.ac.id<p>Rendahnya tingkat konsumsi sayuran di kalangan masyarakat perkotaan, khususnya di Kelurahan Sawunggaling, yang disebabkan oleh pola hidup modern serta keterbatasan waktu dan ekonomi dalam menyiapkan makanan sehat. Masyarakat di wilayah ini sebagian besar terlibat dalam usaha kecil dan menengah (UKM) di bidang kuliner, sehingga diperlukan inovasi produk yang dapat meningkatkan nilai ekonomi dan daya jual bahan pangan lokal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam mengolah Bayam Brazil (<em>Alternanthera sissoo</em>) menjadi produk bernilai tambah berupa puding sehat “Bayomi”. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, sosialisasi, dan demonstrasi langsung pembuatan puding bayam kepada kelompok tani dan ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk inovatif, serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis pangan sehat. Dengan demikian, pelatihan pembuatan Puding Bayam “Bayomi” berhasil mendorong pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan nilai ekonomi dan kesadaran gizi terhadap konsumsi sayuran hijau</p>2025-11-27T21:12:42+07:00Copyright (c) 2025 Gressnisa Putri, Frida Putri Purgito, Firnas Farhansyach, Praja Firdaus N., M.Hub.Inthttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5016STARTUP HILIRISASI PENGOLAHAN JAGUNG MELALUI OPTIMALISASI PRODUK MENGGUNAKAN MESIN ROLLING TIPE AGME DI BANGSAL PASCAPANEN HORTIKULTURA KOTO TANGAH, BATUAMPA 2025-12-02T20:42:45+07:00Mutia Elidaelida_mutia@yahoo.comYefsi Malriantiyefsimalrianti@gmail.comAngga Defrianangga@gmail.comReko Rinaldorekor.ronaldo@gmail.comAnnisa Purnamasari Damanikannisapd93@gmail.comMaisarah Fadhinasarahfadhina16@gmail.com<p>Nagari Batu Ampa merupakan salah satu sentra penghasil jagung manis di Kabupaten Lima Puluh Kota yang terletak di sepanjang jalur Bukittinggi–Pekanbaru, dengan potensi pengembangan produk olahan yang cukup besar. Sebagai tindak lanjut program Kementerian Pertanian, kelompok tani Palito Hati memperoleh bantuan bangsal pascapanen hortikultura lengkap dengan peralatan produksi pada tahun 2024. Namun, keterbatasan sumber daya manusia dan pengetahuan tentang diversifikasi olahan jagung menjadi kendala utama dalam pemanfaatannya. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, tim pelaksana bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lima Puluh Kota berinisiatif membangun startup bisnis berbasis hilirisasi pengolahan jagung secara berkelanjutan dan inovatif. Kegiatan ini meliputi penerapan teknologi tepat guna hasil riset berupa mesin Rolling tipe AgMe untuk memproduksi dua jenis produk, yaitu cheese stick jagung dan mi jagung, serta pendampingan manajemen usaha melalui penyusunan business plan sebagai panduan berwirausaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam produksi dan manajemen usaha, terbentuknya dua produk inovatif bernilai ekonomi tinggi, serta tercapainya luaran berupa berita media massa, artikel ilmiah, karya visual dan audio, serta pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).</p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Yefsi Malrianti, Mutia Elida, Annisa Purnamasari Damanik, Reko Rinaldo, Maisarah Fadhinahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5061PEMBERDAYAAN UMKM RAHAYU BAKERY MELALUI RANCANGAN BANGUN SI PENJUALAN ROTI DENGAN SISTEM PRE-ORDER2025-11-28T09:44:34+07:00Asti Devi Mutiara Khoirun Nisaastidevimutiara@gmail.comFajar Nugrahafajar.nugraha@umk.ac.id<p><em>Rahayu Bakery merupakan UMKM yang masih mengandalkan WhatsApp dan buku tulis sebagai media pencatatan pesanan, sehingga menimbulkan berbagai permasalahan seperti data pesanan yang tidak lengkap, sulit ditelusuri, serta tidak adanya rekap harian yang terpusat. Kondisi tersebut menjadi alasan dipilihnya topik pengembangan sistem informasi pre-order sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan kerapian pencatatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui observasi lapangan, wawancara pemilik usaha, serta studi dokumentasi untuk mengetahui kebutuhan nyata mitra. Metode pengembangan terdiri dari tahap analisis kebutuhan dan perancangan sistem menggunakan UML, sedangkan penerapan sistem memanfaatkan PHP dan MySQL, selain itu dilakukan pengetesan dasar untuk memastikan kesesuaian fitur dengan tujuan dibuatnya sistem. Sistem yang dikembangkan menyediakan formulir pemesanan online, pengelolaan pesanan oleh Bagian Pemesanan, penjadwalan pengambilan, rekap harian, serta fitur unggah dan verifikasi bukti pembayaran. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sistem mampu merapikan alur pencatatan, mempercepat proses identifikasi pesanan, dan membantu mitra dalam memantau jumlah pesanan harian secara lebih terstruktur. Dengan demikian, sistem pre-order berbasis web ini dapat menjadi jalan keluar yang lebih efektif dalam menunjang operasional UMKM agar lebih efisien dan terdigitalisasi. </em></p>2025-12-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Asti Devi Mutiara Khoirun Nisa, Fajar Nugrahahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5055PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI E-LEARNING BERBASIS PHP PADA SMP NEGERI 1 MAYONG2025-11-28T10:08:11+07:00Meta Ardi Setiawan202253109@std.umk.ac.idEko Darmantoeko.darmanto@umk.ac.idBasuki Basukibasuki@gmail.com<p><em>Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membangun Sistem Informasi E-Learning berbasis PHP di SMP Negeri 1 Mayong untuk membantu proses pembelajaran menjadi lebih efisien dan menggunakan teknologi informasi dengan lebih baik. Latar belakang kegiatan ini adalah penggunaan sistem manual yang terus-menerus dalam pengelolaan materi, tugas, dan evaluasi pembelajaran, yang sering menyebabkan keterlambatan dan kesalahan pencatatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model Life Cycle of Systems (SDLC) tipe Waterfall, yang mencakup tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sistem e-learning dapat membantu mengelola pembelajaran dengan lebih baik, membuat guru lebih mudah memberikan materi dan tugas, dan membuat siswa memiliki akses belajar yang lebih fleksibel.</em></p> <p><em> Uji coba sistem melibatkan guru dan siswa menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap kemudahan penggunaan dan kecepatan akses sistem. Selain itu, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan kompetensi digital para pengguna dan memperkuat sinergi antara Universitas Muria Kudus dan pihak sekolah dalam transformasi pembelajaran berbasis teknologi. </em><em>Kesimpulannya, penerapan sistem e-learning berbasis PHP terbukti mampu meningkatkan kualitas dan efektivitas proses pembelajaran di SMP Negeri 1 Mayong.</em></p>2025-12-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Meta Ardi Setiawan, Eko Darmanto, Basuki Basukihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5019PENGENALAN UNITY UNTUK PEMBELAJARAN KONSEP DASAR AUGMENTED REALITY DI SMK SEMEN GRESIK2025-11-28T11:27:43+07:00M. Khusnun Najibmkhusnunnajib90@gmail.comWilda Nur Mei Syahrinawildamurmeisyahrina@gmail.comMuhammad Syahrul Fawaidsyahrulfawaid07@gmail.comMuhammad yafi' bahytsanybahytsany.01@gmail.comPutrimita Aprilia Mutiaraputrimitaa16@gmail.comRiswanda Rurye Aprilianyaniriswandaruri6@gmail.com<p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Semen Gresik dengan tujuan untuk memperkenalkan penggunaan Unity Engine sebagai media pengembangan Augmented Reality (AR) bagi siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep dasar AR serta terbatasnya pengalaman mereka dalam memanfaatkan teknologi pengembangan media pembelajaran interaktif. Pelatihan ini diikuti oleh 46 siswa kelas X dan dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Trunojoyo Madura, yang sedang melaksanakan program Asistensi Mengajar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk workshop interaktif yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung pembuatan proyek AR sederhana menggunakan Unity. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan sebesar </em>7.89%<em> pada pemahaman dan keterampilan peserta, yang terlihat dari perbandingan nilai pretest dan posttest. Selain itu, peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan yang dinilai menarik, aplikatif, dan memberikan pengalaman belajar baru. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi teknologi, kreativitas, serta motivasi belajar siswa dalam pengembangan media pembelajaran digital berbasis Augmented Reality.</em></p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>:</em> <em>Augmented Reality, Unity, pelatihan, pengabdian masyarakat.</em></p>2025-12-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 M. Khusnun Najib, Wilda Nur Mei Syahrina, Muhammad Syahrul Fawaid, Muhammad yafi' bahytsany, Putrimita Aprilia Mutiara, Riswanda Rurye Aprilianyanihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5054PENDAMPINGAN RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI INVENTORY BAHAN BAKU PRODUKSI UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PRODUK ROTI DI RAHAYU BAKERY2025-12-01T16:20:50+07:00Laili Fitriyani202253168@std.umk.ac.idFajar Nugrahafajar.nugraha@umk.ac.id<p><em>Permasalahan pencatatan stok yang masih dilakukan secara manual menjadi kendala utama bagi Rahayu Bakery karena menimbulkan ketidaksesuaian data, keterlambatan pelaporan, serta sulitnya memantau persediaan secara akurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendukung digitalisasi pengelolaan bahan baku melalui penerapan sistem informasi inventaris berbasis web. Pelaksanaan program dilakukan melalui observasi, wawancara, analisis kebutuhan, perancangan sistem, pembangunan aplikasi, serta pelatihan bagi pemilik dan karyawan. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan akurasi pencatatan sebesar 20–25 persen, percepatan waktu input dari beberapa menit menjadi kurang dari 30 detik per transaksi, serta kemudahan dalam menghasilkan laporan otomatis. Fitur peringatan stok minimum juga membantu mencegah keterlambatan pengadaan bahan baku dan menjaga keberlanjutan proses produksi. Kebaruan kegiatan ini terletak pada penerapan sistem digital pertama di Rahayu Bakery serta model pendampingan sederhana yang dapat direplikasi oleh UMKM lain. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan efisiensi operasional dan memperkuat langkah transformasi digital UMKM dalam pengelolaan persediaan.</em></p>2025-12-01T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Laili Fitriyani, Fajar Nugrahahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4901PENGUATAN KEARIFAN LOKAL DAN LITERASI EKONOMI KEUMATAN BERBASIS MASJID PADA PELAJAR QISMUL ALI AL-WASHLIYAH JL. ISMAILIYAH - MEDANAREA2025-12-03T09:57:19+07:00Burhanuddin Al-Butary b.naimbutary@gmail.comSulaiman Muhammad Amirsulaiman@gmail.comAlfi Amaliaalfiamalia@gmail.comNuraini Harahapharahapnuraini066@gmail.comSyakira Cahaya Nikita Gintingscahayang99@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting yang perlu dilaksanakan secara berkelanjutan, karena tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat setempat, tetapi juga memperkaya pengalaman dan wawasan para dosen sebagai pelaksana aktivitas pengabdian. Tulisan ini melaporkan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Madrasah Qismul Ali Al-Washliyah, yang berlokasi di Jl. Ismailiyah Medan Area. Program ini difokuskan pada para pelajar Qismul Ali Al-Washliyah dengan jumlah peserta sekitar 40 orang. Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan penguatan terhadap kearifan lokal serta meningkatkan pemahaman mengenai ekonomi keumatan berbasis masjid. Kegiatan dimulai dengan penyampaian materi teori yang relevan dengan tema pengabdian. Proses penyampaian dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai konsep literasi ekonomi keumatan, peran masjid dalam pemberdayaan umat, serta nilai-nilai kearifan lokal yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman dan keterampilan baru yang bermanfaat dalam mengembangkan pemikiran ekonomi berbasis masjid.</p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Burhanuddin Al-Butary , Sulaiman Muhammad Amir, Alfi Amalia, Nuraini Harahap, Syakira Cahaya Nikita Gintinghttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4902PENGABDIAN MASYARAKAT INTERNASIONAL UNTUK PENGUATAN EKOWISATA RELIGI, PERTANIAN, DAN EKONOMI KREATIF BERBASIS BUDAYA LOKAL DI ALAHAN PANJANG 2026-01-05T23:01:36+07:00Nil Firdausnilfirdaus@uinmybatusnangkar.ac.idChitra Indah Sarichitraindahsari@uinmybatusangkar.ac.idRizal Rizalrizal@uinmybatusangkar.ac.idDiva Fadillah Ramikadivafadillah@gmail.comWahidah Fitrianiwahidahfitriani@uinmybatusangkar.ac.idLidyana ArifahLidyanaarifah@uinmyabatusangkar.ac.idMuhammad Aliman Shahmimuhammadalimanshahmi@uinmybatusangkar.ac.idYarman Yarmanyarman@uinmybatusangkar.ac.id<p><em>Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk mengembangkan ekowisata religi berbasis masjid bersejarah melalui integrasi pelestarian budaya lokal dan penguatan ekonomi kreatif masyarakat. Program dilaksanakan di Alahan Panjang, Kabupaten Solok, dalam rangka Pengabdian Masyarakat Internasional yang melibatkan UIN Mahmud Yunus Batusangkar, UCYP Pahang Malaysia, dan mahasiswa Thailand. Metode pelaksanaan meliputi kunjungan, diskusi, dan pelatihan dengan tiga mitra utama, yaitu Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Salingka Usak, Kelompok Tani Muaro Danau Diatas, serta Pesantren Dr. Muhammad Natsir. Kegiatan ini dirancang untuk menggali potensi wisata religi, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga warisan budaya, mengembangkan produk ekonomi kreatif, serta memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran. Masyarakat memperoleh manfaat nyata berupa penguatan kapasitas, perluasan jejaring usaha, dan peningkatan literasi sosial-budaya. Di sisi lain, mahasiswa peserta memperoleh pengalaman lintas budaya, keterampilan kolaborasi internasional, serta penanaman empati sosial melalui interaksi langsung dengan komunitas lokal.</em></p> <p><em>Secara keseluruhan, PKM ini membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi, masyarakat, dan mitra internasional mampu menghasilkan dampak berkelanjutan, baik dalam bentuk pelestarian budaya maupun pengembangan ekonomi kreatif. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan aspek agama, budaya, dan pemberdayaan ekonomi secara holistik</em></p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Chitra Indah Sari, Nil Firdaus, Rizal Rizal, Diva Fadillah Ramika, Wahidah Fitriani, Lidyana Arifah, Muhammad Aliman Shahmi, Yarman Yarmanhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4993PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KWT GANDARIA MELALUI PELATIHAN BUDIDAYA ANGGUR DENGAN TEKNIK PRUNING DAN GRAFTING 2025-12-03T12:55:50+07:00Dian Diani Tanjungdiandiani@umj.ac.idRita Tri Puspitasaritripuspitasari@umj.ac.idMuhamad Yazid Bustomimyazidbustomi@politanisamarinda.ac.idSularnosularno@umj.ac.idSukriantosukrianto@umj.ac.idErlina Rahmayunierlina.rahmayuni@umj.ac.id<p><em>Kelurahan Gandaria Selatan, kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan memiliki beberapa KWT aktif, khususnya pemanfaatan lahan tidur untuk pertanian. Akan tetapi, sebagian besar anggotanya sebagaian besar merupakan ibu rumah tangga, sehingga pengetahuan dan keterampilan budidaya anggur masih terbatas. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk dapat meningkatkan soft skill dan hard skill mitra dalam budidaya anggur. Pelatihan dikemas dalam program Pengadian Masyarakat oleh Fakultas Pertanian UMJ dimana mitra adalah KWT dilingkungan kelurahan Gandaria, Cilandak-Jakarta Selatan yang terdiri dari laki-laki dan perempuan dari berbagai latar belakang profesi. Program dimulai dengan survei lokasi kebun mitra, memetakan permasalahan, dan merancang solusi bagi mitra. Solusi yang ditawarkan yaitu dengan pelatihan budidaya dasar anggur. Pemberian pelatihan dan penyuluhan dalam bentuk menghasilkan bibit anggur melalui grafting (sambung pucuk dan sambung sisip), dan pemeliharaan tanaman anggur dengan teknik pruning. Tingkat keberhasilan program diukur menggunakan metode kuesioner (pre-test dan post-test), data dianalisis dengan Uji t Sampel Berpasangan. Analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pengetahuan peserta antara sebelum dan sesudah pelatihan. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta setelah pelatihan sebesar 34.8 persen. Kegiatan ini selain memberikan solusi praktis terhadap keterbatasan pengetahuan KWT juga berkontribusi pada pengembangan soft skill dan hard skill anggota KWT dalam pemanfaatan lahan tidur melalui budidaya anggur.</em></p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Dian Diani Tanjung, Rita Tri Puspitasari, Muhamad Yazid Bustomi, Sularno, Sukrianto, Erlina Rahmayunihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4996PENDAMPINGAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN SISWA DENGAN METODE TARTIL2025-12-03T13:10:14+07:00Junita Junitajunitajambak57@gmail.comMartin Kustatimartinkustati@uinib.ac.idGusmirawatigusmirawati27@gmail.com<p>Pendampingan ini bertujuan untuk membentuk generasi Islam yang memiliki wawasan Al-Qur’an melalui pendidikan sejak usia dini dengan menanamkan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an serta mendorong siswa untuk mempelajarinya secara baik dan benar. Kegiatan pendampingan ini juga dilakukan guna mengukur kemampuan siswa dalam membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu, aspek ketepatan, kelancaran, dan kefasihan dalam membaca Al-Qur’an menjadi hal penting yang harus diperhatikan, sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Tujuan utama dari pendampingan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan minat siswa dalam membaca Al-Qur’an secara tartil. Metode tartil dipilih karena dinilai efektif, sistematis, serta mudah dipahami oleh siswa dalam meningkatkan keterampilan membaca Al-Qur’an. Pelaksanaan pendampingan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam kegiatan ini digunakan metode <strong>Participatory Action Research (PAR)</strong><strong>. </strong>Hasil dari pendampingan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dengan penerapan metode tartil, terlihat dari peningkatan kelancaran membaca, ketepatan pelafalan huruf, serta penerapan tajwid sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Meski demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan prasarana serta waktu pelatihan yang kurang memadai. Kesimpulan pendampingan metode tartil terbukti efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Oleh karena itu, metode ini disarankan untuk terus diterapkan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa sesuai dengan kaidah tajwid.</p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Junita Junita, Martin Kustati, Gusmirawatihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4941PENGUATAN PERAN KOMUNITAS OTOMOTIF DALAM EDUKASI PENCEGAHAN TAWURAN REMAJA 2025-12-03T13:22:27+07:00Relsas Yogicarelsasyo@fmipa.unp.ac.idNofri Yuhelmannofriyuhelman@unp.ac.idThreo Wanda Martentmarten@unp.ac.idNur Hazizahnur_hazizah@fip.unp.ac.id<p><em>Fenomena kenakalan remaja, khususnya tawuran, di wilayah Sumatera Barat memerlukan intervensi yang komprehensif dan kolaboratif. Perguruan tinggi memiliki peran strategis untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam mengatasi masalah sosial ini. Pendekatan yang inovatif diperlukan untuk menyalurkan energi berlebih ke kanal yang produktif. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan peran kolaborasi antara Universitas Negeri Padang (UNP) sebagai unsur akademik bersaman dengan komunitas otomotif untuk memfasilitasi pencegahan dan penekanan kenakalan remaja berupa tawuran. Kolaborasi ini diarahkan untuk menjadikan minat otomotif sebagai media positif bagi ekspresi diri remaja. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui seminar sehari yang memadukan perspektif psikososial dan teknis. Peserta mendapatkan materi, melalui ceramah, diskusi interaktif, dan sesi mentorship oleh narasumber. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner dan observasi partisipatif untuk mengukur tingkat kepuasan dan perubahan pemahaman. Kegiatan ini direspon sangat positif dan berhasil mencapai pergeseran paradigma pada peserta. Terdapat indikasi kuat bahwa minat terhadap otomotif berhasil diubah dari potensi ekspresi agresi menjadi ekspresi prestasi melalui peningkatan kesadaran tentang etika. Model kolaborasi antara UNP dan komunitas otomotif terbukti efektif dan relevan sebagai kerangka kerja yang kuat untuk pencegahan kenakalan remaja berbasis pemberdayaan dan minat.</em></p>2025-12-04T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Relsas Yogica, Nofri Yuhelman, Threo Wanda Marten, Nur Hazizahhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5034PENGENALAN KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM MELALUI KEGIATAN PEMBUATAN POSTER EDUKATIF PADA SISWA KELAS X MAN KOTA PALANGKA RAYA2025-12-05T14:37:47+07:00Shofia Amirahshofiacahya8@gmail.comAris Sutiknoarisstk@gmail.comJhelang Annovashojhelang@uin-palangkaraya.ac.id<p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) laboratorium memegang peranan penting terhadap pembelajaran sains yang belum dipahami secara optimal oleh siswa pendidikan menengah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pengenalan K3 laboratorium kepada siswa kelas X MAN Kota Palangka Raya melalui penyuluhan dan pembuatan poster edukatif. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari program MBKM Asistensi Mengajar dengan metode Service Learning yang melibatkan 34 siswa kelas X-B dalam enam kelompok kerja. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, penyuluhan dan diskusi interaktif, pembuatan poster edukatif dengan topik prosedur keselamatan, penerapan alat pelindung diri, tata cara penanganan zat kimia berbahaya, dan simbol-simbol keselamatan, presentasi dan evaluasi, serta praktikum laboratorium. Kegiatan yang dilakukan menghasilkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan kesadaran siswa terkait keselamatan kerja di laboratorium. Siswa berhasil menghasilkan enam poster edukatif berkualitas baik yang mencakup aspek pemahaman konsep, kreativitas, relevansi, kualitas tampilan, serta kemampuan komunikasi. Observasi praktikum menunjukkan kesadaran keselamatan kerja telah terinternalisasi dalam diri siswa, terlihat dari kepatuhan menggunakan APD dan kehati-hatian dalam bekerja. Kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman komprehensif tentang K3 laboratorium dan menghasilkan media pembelajaran berkelanjutan berupa poster edukatif untuk sivitas akademika madrasah.</p>2025-12-05T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Shofia Amirah, Aris Sutikno, Jhelang Annovashohttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5024PELATIHAN BUDI DAYA TERUNG DI PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT UNTUK PANGAN SEHAT2025-12-05T14:45:38+07:00Aulia Rani Annisavaauliarani.dda@gmail.comSiti Zulaihasitizulaiha@uinjambi.ac.idZahra Zahraainizahratul29@gmail.comSyaratul Rafi’ahsyaratulrafiah7437@gmail.comDonal Devi Amdanatadonaldeviamdanata@lecturer.unri.ac.id<p>Terung merupakan sayuran bergizi tinggi yang berpotensi mendukung ketahanan pangan keluarga melalui budi daya di pekarangan rumah. Namun, sebagian besar pekarangan warga di Perumahan Asta Karya, Panam, belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran Masyarakat khususnya ibu rumah tangga dalam budi daya terung di lahan pekarangan secara sederhana dan ramah lingkungan. Kegiatan diikuti oleh 15 peserta dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah, dimana 87% belum pernah menanam terung sebelumnya dan sebagian besar memiliki pengeluaran rutin membeli sayur antara Rp50.000–Rp300.000 per bulan. Metode pelaksanaan meliputi silaturrahim dengan warga, penyuluhan tentang pentingnya budi daya terung, praktik penanaman menggunakan wadah plastik bekas, serta pendampingan selama masa pertumbuhan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik budi daya terung sebesar 32% berdasarkan hasil pre-test dan post-test, serta pertumbuhan tanaman yang optimal dengan rata-rata tinggi 28,3 cm pada minggu keempat. Program ini terbukti mampu meningkatkan kesadaran peserta terhadap pemanfaatan lahan sempit, menghemat pengeluaran rumah tangga, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penggunaan kembali limbah plastik dan pupuk organik. Dengan demikian, pelatihan budi daya terung di pekarangan rumah efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat perkotaan dalam mendukung kemandirian pangan keluarga dan menciptakan lingkungan hijau yang berkelanjutan</p>2025-12-05T14:43:21+07:00Copyright (c) 2025 Aulia Rani Annisava, Siti Zulaiha, Zahra Zahra, Syaratul Rafi’ah, Donal Devi Amdanatahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4999IMPLEMENTASI FLASH EDU CARD 3D BERBASIS AUGMENTED REALITY PADA PEMBELAJARAN JARINGAN INTERNET DI SMK N 4 SEMARANG2025-12-05T15:00:16+07:00Gilang Fajar Al-Fatihgilangfajar505@gmail.comGhozi Dzikri Robbanighozi@gmail.comMuhammad Abdul Fadlifadli@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengimplementasikan media pembelajaran inovatif Flash Edu Card 3D berbasis Augmented Reality (AR) pada pembelajaran Informatika di SMK N 4 Semarang. Latar belakang kegiatan ini adalah masih rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep jaringan internet yang bersifat abstrak, terutama di kelas lintas bidang non-TIK seperti Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB). Melalui teknologi AR, media pembelajaran dikembangkan dalam bentuk kartu edukatif yang dapat menampilkan objek jaringan komputer secara tiga dimensi ketika dipindai menggunakan aplikasi AR di smartphone. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dengan jumlah peserta sebanyak 20 siswa dari dua kelas tersebut. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pengembangan media, implementasi di kelas, serta evaluasi melalui observasi dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Flash Edu Card 3D berbasis AR meningkatkan minat belajar, keterlibatan aktif, dan pemahaman siswa terhadap konsep jaringan. Guru menilai media ini efektif sebagai alat bantu visual yang menarik dan mudah digunakan. Kesimpulannya, penerapan media Flash Edu Card 3D berbasis AR mampu menciptakan pengalaman belajar interaktif serta memperluas pemanfaatan teknologi TIK di bidang non-TIK.</em></p>2025-12-05T14:58:44+07:00Copyright (c) 2025 Gilang Fajar Al-Fatih, Ghozi Dzikri Robbani, Muhammad Abdul Fadlihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5020PEMBUATAN VIDIO DIGITAL MARKETING MAKANAN KERUPUK SAGU KHAS KUANSING2025-12-11T15:01:54+07:00Angga pramanapramana.angga@lecturer.unri.ac.idArum Rovarti Ningsiharum.rovarti@lecturer.unri.ac.idDwi Visti Ruriantidwi@gmail.comEko Wahyudieko@gmail.comRahmadini Payla Juarsarahma@gmail.comJeany Ristiajean@gmail.comChandra Gunawanchan@gmail.comNur Hasnahnur@gmail.comVivin Jenika Putrivivin@gmail.comAnania Rahmahanina@gmail.comTito Handokotito@gmail.com<p>Perkembangan teknologi digital memberikan peluang besar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk secara lebih efektif melalui media online. Penelitian ini bertujuan membuat video digital marketing sebagai sarana promosi kerupuk sagu khas Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang merupakan produk pangan tradisional bernilai ekonomi tinggi. Proses pembuatan video dilakukan melalui tahapan perencanaan konsep, pengambilan gambar, pengeditan, hingga distribusi melalui platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Konten video menonjolkan keunikan bahan baku sagu lokal, proses produksi yang higienis, serta nilai budaya yang melekat pada produk. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penggunaan video digital marketing mampu meningkatkan daya tarik konsumen, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat citra merek kerupuk sagu. Strategi ini diharapkan menjadi langkah efektif untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal di era transformasi digital<em>.</em></p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>:</em> digital marketing, kerupuk sagu, UMKM, Kuantan Singingi, video promosi</p>2025-12-11T14:59:40+07:00Copyright (c) 2025 Angga pramana, Arum Rovarti Ningsih, Dwi Visti Rurianti, Eko Wahyudi, Rahmadini Payla Juarsa, Jeany Ristia, Chandra Gunawan, Nur Hasnah, Vivin Jenika Putri, Anania Rahmah, Tito Handokohttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4873OPTIMALISASI PENJUALAN PRODUK UMKM KOTA MALANG MELALUI PEMANFAATAN PLATFORMS SHOPEE FOOD SEBAGAI SARANA DIGITALISASI2025-12-11T15:12:33+07:00Refiana Dwi Maghfirohrefiana.dwi.febis@upnjatim.ac.idIrma Kurniasariirma@gmail.com, Dimas Nugroho Dwi Seputrodims@gmail.com<p>Perkembangan teknologi dan digitalisasi yang kian pesat di era saat ini menjadi suatu tantangan yang harus dihadapi oleh pelaku UMKM terutama dalam meningkatkan daya saing di tengah persaingan yang ketat dan dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Dibalik tantangan ini, juga terdapat peluang yang dapat dimaksimalkan dimana digitalisasi bisnis sekaligus menjadi kunci pertumbuhan bagi UMKM. Mendasari fenomena yang terjadi, diperlukan suatu kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui pemanfaatan platform e-commerce, seperti Shopee.</p> <p>Pelatihan berfokus memberikan pemahaman secara komprehensif tentang strategi digital marketing, termasuk mengelola promosi, menarik pelanggan, dan meningkatkan visibilitas produk. Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret khususnya dalam mengatasi kendala pemasaran dan berdampkan pada daya saing dan perkembangan secara berkelanjutan bagi UMKM. Peningkatan pemahaman dan keterampilan UMKM dalam mengelola bisnis online menjadi tujuan utama yang ingin dicapai dari kegiatan pelatihan ini dan diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan hasil keuangan UMKM.</p>2025-12-11T15:10:53+07:00Copyright (c) 2025 Refiana Dwi Maghfiroh, Irma Kurniasari, , Dimas Nugroho Dwi Seputrohttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5130PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN ORGANISAS SISWA SMAN 1 KUANTAN HILIR SEBERANG KECEMATAN KUANTAN HILIR SEBERANG KABUPATEN KUANTAN SINGINGI2025-12-12T09:10:46+07:00Tria AnggrainiTriaanggraini2627@gmail.comRika Ramadhantirika.rasyidin@gmail.comEmilia Emharispapamarwah@gmail.comSarjan Msarjan.fadlan@gmail.comAlsar Andrialsarandri50@gmail.comRisvandivansentra@gmail.comDesriadi Desriadidesriadi03@gmail.comSahri Muharamsahrimuharampku@gmail.comMelliofatriamelliofatriahendri@gmail.com<p>Organisasi adalah kumpulan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Oraganisasi dapat berupa kelompok, bisnis, atau tindakan tertentu. Organisasi Siswa intra Sekolah (OSIS) adalah wadah bagi siswa untuk berkontribusi disekolah. Organisasi sekolah meliputi <strong>Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)</strong><strong>,</strong> organisasi ekstrakurikuler seperti <strong>Pramuka, Paskibra, Palang Merah Remaja (PMR), Patroli Keamanan Sekolah (PKS), dan Kelompok Pecinta Alam (PA)</strong><strong>,</strong> serta organisasi lain seperti <strong>UKS, Koperasi Siswa, dan Kelompok Karya Ilmiah</strong>. Organisasi-organisasi ini bertujuan untuk mengembangkan potensi, keterampilan, dan rasa kekeluargaan antar siswaPersoalan yang terjadi dapat diindetifikasi, lemahnya dan tebatasnya kapasitas Sumber Daya siswa yang mampu mengelola dan manajemen Organisasi Siswa untuk peningkatan SDM siswa/siswi dan menjadi wacana dan pemikiran sekolah agar lebih maju. Hal terpenting dalam mengelola organisasi adalah peningkatan kualitas organisasi, karena perlunya Pembinaan dan pengembangan untuk merealisasikan ide-ide dan meningkatkan kualitas organisasi siswa yang lebih efektif dan efisien. Peningkatan kapasitas SDM (kemampuan dan keahlian) dapat diadakan pelaksanaan Pembinaan dan Pengembangan untuk Anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah yang bekerjasama dengan pihak Sekolah.SDM terintegrasi (Integrated Human Resources Management/IHRM) berbasis kompetensi menjadi pilihan yang paling tepat untuk mengelola sumber daya Anggota Organisasi Siswa Intra Sekolah supaya dapat mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien.Pengabdian ini yang dilakukan bertujuan untuk Pembinaan dan pengembangan dalam Organisasi Siswa SMA Negeri 1 Kuantan Hilir Seberang,. Subjek Pengabdian yaitu Pembina dan Pengurus Organisasi siswa. Fokus Pengabdian adalah Pembinaan dan pengembangan program kerja Organisasi Siswa berdasarkan 10 pokok kegiatan pembinaan kesiswaan. Sehingga melalui studi dokumen, wawancara, dan kuesioner diperoleh data pelaksanaan kegiatan OSIS dalam pembentukan karakter siswa di SMA Negeri 1 Kuantan Hilir Seberang. Hasil Pengadian diharapakan menunjukkan peran Organisasi Siswa dalam pengembangan Organisasi yang lebih baik kedepannya dan bermanfaat bagi SMAN 1 Kuantan Hilir Seberang.</p>2025-12-12T09:05:23+07:00Copyright (c) 2025 Tria Anggraini; Rika Ramadhanti, Emilia Emharis, Sarjan M, Alsar Andri, Risvandi, Desriadi Desriadi, Sahri Muharam, Melliofatriahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5092PEMANFAATAN TEKNOLOGI RICE EXTRUDER DALAM PENGOLAHAN PORANG MENJADI BERAS PORANG DI DESA PANTAE KECAMATAN BIBOKI SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA2025-12-12T09:32:51+07:00Agustinus Hale Manekagustinus.hale.manek@staf.undana.ac.idErsani Ersanierrysani@gmail.comYefri Kuafeuyefrykuafeu@gmail.comWofrid Erlista Bianomewofrid.bianome@staf.undana.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan petani porang melalui penerapan teknologi Rice Extruder dalam pengolahan umbi porang menjadi beras porang di Desa Pantae, Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Permasalahan utama yang dihadapi petani adalah rendahnya nilai jual umbi porang akibat keterbatasan teknologi pengolahan pascapanen. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan penerapan teknologi bersama kelompok tani Tefpah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknologi Rice Extruder mampu meningkatkan keterampilan dan wawasan petani dalam mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah. Produk yang dihasilkan berpotensi untuk dikembangkan secara komersial. Selain memberikan manfaat ekonomi, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa pemanfaatan teknologi tepat guna dapat menjadi strategi efektif dalam pemberdayaan petani dan pengembangan potensi lokal di wilayah pedesaan Nusa Tenggara Timur.</p>2025-12-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Agustinus Hale Manek, Ersani Ersani, Yefri Kuafeu, Wofrid Erlista Bianomehttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5099TRANSFORMASI PERTANIAN BERKELANJUTAN MELALUI SMART HYDROPONIC FARMING DAN GREEN ENERGY DI DESA KEDUNGCINO KABUPATEN JEPARA2025-12-12T09:43:57+07:00Rieska Ernawatirieskaernawati@unissula.ac.idJenny Putri Hapsari Hapsarijenny@unissula.ac.idSafrizal Safrizalsafrizal27@unisnu.ac.idM Sagafmsagaf@unissula.ac.idMuhammad Irfanmuhammadirfangga6@gmail.comCandra Setiawancandrasetiawan2333@gmail.comAndi Riansyahandi@unissula.ac.id<p>Smart farming merupakan pendekatan pertanian modern yang mengintegrasikan teknologi digital, Internet of Things (IoT), otomatisasi, serta energi terbarukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pengelolaan lahan. Transformasi ini menjadi sangat penting mengingat tantangan sektor pertanian saat ini, seperti perubahan iklim, keterbatasan lahan, fluktuasi harga energi, serta meningkatnya kebutuhan pangan akibat pertumbuhan penduduk. Oemahku hydrofarm menghadapi masalah kesulitan monitoring suhu, kelembaban dan nutrisi serta minimnya pasokan listrik saat memproduksi selada hidroponik. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan model implementasi smart farming terpadu yang mampu menjawab permasalahan tersebut melalui pengembangan sistem monitoring lingkungan, manajemen nutrisi otomatis, dan penggunaan energi surya sebagai sumber daya utama. Metode pengabdian dilakukan melalui perancangan IoT, pemilihan sensor lingkungan (pH, TDS, suhu, kelembaban), integrasi perangkat kontrol berbasis mikrokontroler, serta penyusunan dashboard pemantauan berbasis aplikasi Android. Selain itu, dilakukan evaluasi performa sistem terhadap konsumsi energi, pertumbuhan tanaman, stabilitas nutrisi, serta produktivitas hasil panen selama satu siklus budidaya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan smart farming mampu menurunkan penggunaan air hingga 38% melalui sistem irigasi presisi, meningkatkan pertumbuhan tanaman sebesar 22% akibat kestabilan nutrisi serta menurunkan ketergantungan terhadap listrik PLN sebesar 65% berkat integrasi photovoltaic. Selain itu, pemantauan real-time melalui IoT terbukti meningkatkan akurasi pengambilan keputusan petani, mengurangi kesalahan manual, dan meningkatkan kontinuitas produksi. Dengan demikian, model smart farming yang dikembangkan dalam pengabdian ini terbukti efektif, efisien, dan relevan untuk diterapkan pada sistem pertanian modern, khususnya bagi pelaku UMKM pertanian yang membutuhkan solusi adaptif dan berkelanjutan.</p>2025-12-12T09:41:10+07:00Copyright (c) 2025 Rieska Ernawati, Jenny Putri Hapsari Hapsari, Safrizal Safrizal, M Sagaf, Muhammad Irfan, Candra Setiawan, Andi Riansyahhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5074PERANAN TELUR ASIN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN PROTEIN HEWANI KELUARGA2025-12-12T09:57:33+07:00Yoshi Lia Anggrayniliayoshi.yla@gmail.comMahraniMahrani@gmail.comGuspariaGusparia@gmail.comImelda Siska Imeldaimeldassk66@gmail.com<p>Pangan hewani merupakan pangan yang bersumber dari hasil ternak berupa daging, susu dan telur. Kandungan protein pangan hewani cukup tinggi dibandingkan komponen nutrisi lainnya. Tingginya kandungan protein menyebabkan pangan hewani dianjurkan selalu tersedia dalam menu makanan sehari-hari. Akan tetapi tidak semua protein hewani dapat dipenuhi oleh setiap keluarga. Hal ini disebabkan oleh beberapa protein hewani memiliki harga yang cukup tinggi seperti daging dan susu. Protein hewani berupa telur merupakan salah satu hasil ternak unggas yang disukai oleh masyarakat. Harga yang terjangkau, membuat telur menjadi pilihan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein hewani. Telur itik merupakan telur yang dihasilkan oleh ternak itik. Telur itik memiliki berat dan ukuran yang lebih besar dari jenis telur lainnya. Penanganan telur itik yang umumnya dilakukan adalah dengan membuat telur asin. Telur yang telah diasinkan memiliki masa simpan yang lebih lama, memiliki cita rasa yang lebih baik dan serta memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi pada protein yaitu sekitar 13,27% dan lemak sekitar 13,30%. Adapun tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai peran penting telur asin dalam memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga dan memperkenalkan produk telur asin bagi masyarakat yang belum mengetahuinya. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan kepada masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat dengan adanya pertanyaan yang diajukan terkait telur asin. Kegiatan dilakukan dengan memberikan dan menjelaskan materi secara baik dan diskusi. Pada akhir kegiatan, masyarakat mendapatkan peningkatan wawasan mengenai telur asin yang dapat memenuhi kebutuhan protein hewani keluarga.</p>2025-12-12T09:55:43+07:00Copyright (c) 2025 Yoshi Lia Anggrayni, Mahrani, Gusparia, Imelda Siska Imeldahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4765EDUKASI BAHASA ASING UNTUK PEMANDU WISATA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI YAYASAN BHAKTI SENANG HATI2025-12-12T10:24:28+07:00Eka Anastasia Wijayaeka-anastasia@akpar-denpasar.ac.idNi Ketut Sutrisnawatinksutrisnawati@gmail.comNi Putu Sri Utami Putriutami.putri@akpar-denpasar.ac.id<p>Pemandu wisata memiliki peran yang sangat penting dalam industri pariwisata, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai jembatan budaya antara wisatawan dan masyarakat lokal. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa keterbatasan penguasaan bahasa asing menjadi tantangan besar, khususnya bagi pemandu wisata berkebutuhan khusus. Untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dengan tujuan meningkatkan keterampilan komunikasi bahasa asing (bahasa Inggris, bahasa Prancis, dan bahasa Jepang) bagi anggota Yayasan Bhakti Senang Hati yang berprofesi sebagai pemandu wisata. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis konteks guiding, dengan pendekatan komunikatif dan praktik langsung agar peserta mampu mengaplikasikan materi dalam situasi nyata. Kegiatan berlangsung selama tiga bulan, dengan pertemuan mingguan dan materi yang meliputi sapaan, perkenalan diri, mendeskripsikan objek wisata, dan menutup tur. Hasil kegiatan menunjukkan pendekatan pelatihan yang komunikatif, kontekstual, dan berbasis peran (role-play) sangat efektif untuk mendukung pembelajaran bahasa bagi kelompok berkebutuhan khusus. Selain peningkatan keterampilan bahasa, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap rasa percaya diri peserta dalam memandu wisata. Keberhasilan kegiatan didukung oleh keterlibatan aktif peserta, dukungan dari mitra yayasan, serta penggunaan metode yang adaptif terhadap kebutuhan khusus peserta. Dengan hasil yang dicapai, diharapkan program ini dapat menjadi langkah awal menuju pengembangan pariwisata inklusif yang berkeadilan.</p>2025-12-12T10:22:54+07:00Copyright (c) 2025 Eka Anastasia Wijaya, Ni Ketut Sutrisnawati, Ni Putu Sri Utami Putrihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4971PEMETAAN FASILITAS PUBLIK DESA PEMO KECAMATAN KELIMUTU KABUPATEN ENDE 2025-12-12T10:34:44+07:00Martina Ayu Sejatimartina_sejati@staf.undana.ac.idMuhammad Husain Hasanmuhammadhusain@staf.undana.ac.idSukmawatisukmawati@staf.undana.ac.idSunimbarsunimbar@staf.undana.ac.idPoppy Haryanipoppy_haryani@staf.undana.ac.idAndrinataandrinata@staf.undana.ac.id<p>Data spasial memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung proses perencanaan, pengelolaan, dan evaluasi pembangunan di tingkat desa. Ketersediaan data spasial yang akurat membantu pemerintah desa mengenali kondisi wilayah, potensi sumber daya, dan kebutuhan masyarakat secara lebih komprehensif. Namun, banyak desa di Indonesia masih belum memiliki peta tematik yang mutakhir dan representatif sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis spasial. Berdasarkan kondisi tersebut, dosen Program Studi Pendidikan Geografi, Universitas Nusa Cendana, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pembuatan peta fasilitas publik di Desa Pemo, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende. Proses pemetaan dilakukan melalui pendekatan pemetaan partisipatif dengan melibatkan kepala desa, sekretaris desa, tokoh adat, dan masyarakat sebagai sumber informasi utama. Data lapangan kemudian divalidasi dengan data sekunder dari Google Earth dan peta dasar Badan Informasi Geospasial (BIG). Hasil kegiatan berupa Peta Fasilitas Publik Desa Pemo Tahun 2025, yang menampilkan persebaran fasilitas pendidikan, keagamaan, pemerintahan, dan infrastruktur sosial lainnya. Peta disusun menggunakan ArcMap pada platform ArcGIS dengan sistem proyeksi WGS 1984 UTM Zona 51S. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk peta, tetapi juga meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam memahami pentingnya data spasial sebagai dasar perencanaan pembangunan berkelanjutan.</p>2025-12-12T10:33:04+07:00Copyright (c) 2025 Martina Ayu Sejati, Muhammad Husain Hasan, Sukmawati, Sunimbar, Poppy Haryani, Andrinatahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4975PELATIHAN SOFT SKILL DAN HARD SKILL BAGI MAHASISWA UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DAN KESIAPAN KERJA2025-12-12T13:23:56+07:00Ira Widyastutiira.widyastuti.mm@gmail.comSyah Amin Albadrysyah@gmail.comDeni Handanideni@gmail.comSasmita Rusnainisasmita@gmail.comSiti Rahmiatisiti@gmail.comHa esdhonaha@gmail.comFeri Antoniferi@gmail.com<p style="font-weight: 400;">Dalam menghadapi tantangan dunia kerja di era Revolusi Industri 4.0 saat ini, mahasiswa dituntut memiliki kompetensi yang seimbang antara hard skill (keterampilan teknis) dan soft skill (keterampilan non-teknis). Fakta menunjukkan bahwa kurangnya kesiapan kerja dan persaingan yang rendah masih menyulitkan banyak lulusan perguruan tinggi untuk masuk ke dunia kerja. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa melalui pelatihan yang menggabungkan hard skill (seperti keterampilan digital, penggunaan teknologi, dan analisis data) dengan soft skill (seperti komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, dan kerja sama tim). Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan interaktif, simulasi kasus dan pendampingan intensif oleh narasumber. Diharapkan bahwa kegiatan ini akan membuat mahasiswa lebih siap kerja, kompetitif di seluruh dunia, dan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan industri. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini tidak hanya dirasakan oleh mahasiswa yang berpartisipasi; itu juga dapat berfungsi sebagai model pembinaan kompetensi yang dapat direplikasi yang menekankan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia demgan itu mereka bisa bersaing di pasar kerja global.</p> <p style="font-weight: 400;"> </p>2025-12-12T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Ira Widyastuti, Syah Amin Albadry, Deni Handani, Sasmita Rusnaini, Siti Rahmiati, Ha esdhona, Feri Antonihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5072PENDAMPINGAN TATA KELOLA KEUANGAN PADA KELOMPOK TANI MILENIAL PINANG MASAK DESA PANTAI2025-12-12T13:53:02+07:00Yeni Sapridawatisepridawati90@gmail.comSeprido Sepridosepridhopiliang@ymail.comMashadi Mashadihmas6069@gmail.com<p>Pengelolaan keuangan merupakan aspek penting dalamkeberlanjutan usaha tani, terutama bagi kelompok tani milenial yang mulai mengembangkan usaha agrokompleks di desa Pantai. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani milenial pinang masak dalam tat kelolla keuangan, pencatatan transaksi, penyusunan laporans ederhana, serta pemanfaatan tenologi digital berbasis aplikasi pencatatan keuangan. Metode yang digunakan ceramah interaktif, demonstrasi penyusunan laporan keuangan, praktik langsung penpenggunaan aplikasi pengelolaan keuangan, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota sebesar 36.2% berdasarkan pre-test (43.5%) dan post-test (79.6%), serta terbentuk dan terimplementasikannya system pencatatan keuangan sederhana yang sudah mulai diterapkan secara rutin oleh pengurus dengan nilai pengimplementasian sebesar 90%. Implementasi digitalisasi pencatatan melalui aplikasi juga meningkatkan akurasi dan aksesibilitas data keuangan kelompok. Kegiatan pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan usaha kelompok tani ke depan.</p>2025-12-12T13:47:24+07:00Copyright (c) 2025 Yeni Sapridawati; Seprido Seprido, Mashadi Mashadihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4986PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN MELALUI IRIGASI EVAPORATIF NIRDAYA GUNA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BUDIDAYA HORTIKULTURA DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI LPP KELAS IIA MALANG2025-12-13T13:22:18+07:00Vita Ayu Kusuma Dewivita.ayu.kusuma.ft@um.ac.idTiti Rahayuningsihtiti.rahayuningsih.ft@um.ac.idRirky Rahmaning Amaliarirky.rahmaning.2305236@students.um.ac.idSyafiqa Raudatur Nadyasyafiqa.raudatur.2405236@students.um.ac.idSyakira Salamah Kania Mazuidasyakira.salamah.2405236@students.um.ac.idZicko Maulana Muchtarzicko.maulana.2405236@students.um.ac.idRiani Muharomahriani.muharomah@gmail.comRivandi Pranandita Putrarivandi.pranandita.fis@um.ac.idMuhammad Aris Ichwantomuh.aris.ichwanto.ft@um.ac.id<p>Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Malang melalui penerapan teknologi irigasi evaporatif nirdaya guna meningkatkan keterampilan budidaya hortikultura serta mendukung ketahanan pangan. Kendala utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan teknologi pertanian sederhana yang efisien dan ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pelaporan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan teori dan praktik langsung, meliputi perakitan serta penerapan sistem irigasi evaporatif nirdaya pada lahan hortikultura di area Lapas. Lebih dari 80% peserta mampu memahami prinsip kerja dan melakukan perakitan alat secara mandiri, menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan teknis warga binaan. Teknologi irigasi nirdaya terbukti efektif menjaga kelembapan media tanam tanpa memerlukan energi listrik maupun bahan bakar, sehingga efisien, hemat air, dan ramah lingkungan. Secara keseluruhan, program pengabdian ini berhasil meningkatkan keterampilan, kemandirian, serta kesiapan warga binaan untuk berkontribusi positif di masyarakat pasca kebebasan.</p>2025-12-13T13:15:42+07:00Copyright (c) 2025 Vita Ayu Kusuma Dewi, Titi Rahayuningsih, Rirky Rahmaning Amalia, Syafiqa Raudatur Nadya, Syakira Salamah Kania Mazuida, Zicko Maulana Muchtar, Riani Muharomah, Rivandi Pranandita Putra, Muhammad Aris Ichwantohttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5081BIMBINGAN TEKNIS BUDIDAYA BLACK SOLDIER FLY (BSF) DI KELURAHAN TOBIMEITA, KECAMATAN NAMBO, KOTA KENDARI2025-12-13T14:10:03+07:00Ali Bainali.bain@uho.ac.idLa Ode Arsad Saniarsadsani@uho.ac.idRahmanrahman@uho.ac.idWidhi Kurniawanwidhi.kurniawan@uho.ac.idSyam Rahadisyam.rahadi@uho.ac.idMuh Haidir Hakimmuhhaidirhakim@uho.ac.id<p>Kegiatan Bimbingan Teknis Budidaya Black Soldier Fly (BSF) dilaksanakan di Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, sebagai salah satu upaya pengabdian kepada masyarakat dalam mengatasi permasalahan limbah organik secara produktif dan ramah lingkungan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian masyarakat dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi, yaitu maggot sebagai pakan ternak dan kasgot sebagai pupuk organik. Metode pengabdian yang digunakan meliputi beberapa tahapan, yaitu identifikasi permasalahan dan kebutuhan masyarakat, penyuluhan mengenai konsep ekonomi sirkular dan manfaat budidaya BSF, pelatihan praktik langsung pembuatan media budidaya, pemeliharaan larva, serta pendampingan teknis secara berkelanjutan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Halu Oleo. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam membudidayakan BSF, perbaikan fasilitas kandang maggot, serta kemampuan mengelola limbah organik secara lebih efisien. Selain berkontribusi terhadap pengurangan volume sampah organik, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya ekonomi sirkular berbasis masyarakat yang berpotensi meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.</p>2025-12-13T14:08:23+07:00Copyright (c) 2025 Ali Bain, La Ode Arsad Sani, Rahman, Widhi Kurniawan, Syam Rahadi, Muh Haidir Hakimhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5082IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA DALAM MANAJEMEN PEMBIBITAN AYAM KAMPUNG UNTUK PEMBERDAYAAN PETERNAK DI KECAMATAN POASIA, KOTA KENDARI2025-12-13T14:34:03+07:00La Ode Arsad Saniarsadsani@uho.ac.idTakdir Sailitakdir69@uho.ac.idRusli Badaruddinrusli.badaruddin79@uho.ac.idAmiluddin Indiamiluddin.indi@uho.ac.idMuh Haidir Hakimmuhhaidirhakim@uho.ac.idRifaldi Gunawanrifaldi@usimar.ac.idLa Ode Hermawanlaode@gmail.com<p><em>Peternakan ayam kampung memiliki potensi besar dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama di wilayah semi-perkotaan seperti Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Namun, produktivitas ayam kampung masih rendah akibat manajemen pembibitan yang belum optimal dan minimnya penerapan teknologi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak melalui penerapan teknologi tepat guna (TTG) berupa inkubator sederhana dalam manajemen pembibitan ayam kampung. Metode pelaksanaan meliputi tahapan persiapan, pelatihan teknis, pendampingan lapangan, serta evaluasi hasil. Sebanyak 20 peternak ayam kampung dari Kelurahan Anduonohu terlibat secara aktif dalam kegiatan ini. Pelatihan mencakup pemilihan indukan unggul, teknik penetasan, pengoperasian inkubator, dan manajemen anak ayam (DOC). Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi hasil penetasan, serta wawancara terhadap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peternak sebesar 61,4%, peningkatan daya tetas telur dari 58,3% menjadi 83,6%, serta penurunan tingkat kematian DOC dari 26,8% menjadi 9,7%. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya kelompok pembibitan ayam kampung mandiri “Sumber Makmur” yang berfungsi sebagai wadah pengelolaan usaha dan inovasi bersama. Dapat disimpulkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berbasis partisipatif mampu meningkatkan produktivitas, kemandirian, dan kesejahteraan peternak ayam kampung di tingkat lokal. Program ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan kondisi serupa guna memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi.</em></p>2025-12-13T14:31:35+07:00Copyright (c) 2025 La Ode Arsad Sani, Takdir Saili, Rusli Badaruddin, Amiluddin Indi, Muh Haidir Hakim, Rifaldi Gunawan, La Ode Hermawanhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5091PENERAPAN GAME ANDROID BERTEMA GIZI SEIMBANG SEBAGAI MEDIA PENDUKUNG KELAS MINAT MASAK DI SANGGAR ANAK ALAM YOGYAKARTA2025-12-24T22:21:52+07:00Eva Nuryanievanuryani@upy.ac.idKoryna Aviorykoryna@upy.ac.idAhmad Riyadiahmadriyadi@upy.ac.idKristina Warniasihwarniasihkristina@upy.ac.idFirdiyan Syahryuakendent@upy.ac.id<p>Sanggar Anak Alam (Salam) Yogyakarta memiliki empat pilar utama, yaitu pangan, kesehatan, lingkungan, dan sosial budaya. Pengabdian masyarakat ini berfokus pada pilar pangan sehat yang selama ini dikampanyekan kepada komunitas Salam, mencakup anak/siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar. Program kelas minat masak telah menunjukkan keberhasilan signifikan, ditandai dengan tingginya antusiasme anak mengikuti kegiatan, kerinduan mereka pada pertemuan berikutnya, serta kekecewaan apabila kegiatan diliburkan. Variasi menu yang dimasak turut meningkatkan motivasi anak untuk mengikuti proses dari awal hingga akhir, sedangkan sesi refleksi membantu mereka memaknai pengalaman belajar serta merencanakan menu sehat selanjutnya. Observasi menunjukkan bahwa pembiasaan mengonsumsi pangan sehat berdampak positif pada kesehatan anak, terlihat dari jarangnya anak sakit, minimnya izin tidak masuk sekolah, serta meningkatnya keaktifan dalam kegiatan. Keterlibatan orang tua sebagai mentor juga berperan penting dalam keberhasilan program ini. Dalam pengabdian ini, inovasi ditambahkan melalui penerapan game Android bertema gizi seimbang sebagai media pendukung pembelajaran. Game ini dirancang untuk memperkuat pemahaman anak mengenai variasi menu sehat, bahaya bahan tambahan makanan sintetis, serta pentingnya memilih pangan alami. Melalui gamifikasi, anak-anak diajak melakukan simulasi memilih bahan sehat, menata komposisi makanan, hingga merencanakan menu sehari-hari. Integrasi game Android dengan kegiatan kelas minat masak terbukti meningkatkan minat, partisipasi, dan literasi gizi anak. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan terpadu, diharapkan terbentuk generasi yang lebih sehat, sadar gizi, dan memiliki kebiasaan positif dalam memilih serta mengonsumsi pangan sehat.</p>2025-12-13T16:52:23+07:00Copyright (c) 2025 Eva Nuryani, Koryna Aviory, Ahmad Riyadi, Kristina Warniasih, Firdiyan Syahhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4956IMPLEMENTASI PKM MELALUI PROGRAM MAGANG MAHASISWA ILMU HUKUM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI DI PENGADILAN AGAMA TELUK KUANTAN2025-12-13T17:04:48+07:00Nola riona ramadhannolariona8@gmail.comTya Laila Fitria2Aribungsu252@gmail.comDwi erlinda putridwierlindaputri@gmail.comAdila Sandia Fitriadillasandia@gmail.comNurianiranikuansing6@gmail.comFebri andikabillyoktiofebrian@gmail.comMuhammad atala Rafifattatala0@gmail.comAfrinald Rizhanafrinaldrizhan@gmail.comAprinelitaaprinelita018@gmail.comRismahayaniismahayani77@gmail.com<p>Program magang mahasiswa hukum merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik hukum. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Islam Kuantan Singingi di Pengadilan Agama Teluk Kuantan pada periode 21 Juli–19 September 2025. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya memberikan pengalaman kontekstual kepada mahasiswa agar memahami proses administrasi perkara, jalannya persidangan, serta mekanisme mediasi. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan service learning dengan tahapan analisis kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan inti, evaluasi, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh keterampilan praktis dalam pengelolaan dokumen perkara, mengikuti alur persidangan, serta memahami peran mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa. Keberadaan mahasiswa juga membantu efektivitas pelayanan publik di Pengadilan Agama Teluk Kuantan, khususnya dalam bidang administrasi dan kepaniteraan. Secara kelembagaan, program ini memperkuat kerja sama antara universitas dengan lembaga peradilan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan hukum kepada masyarakat. Dengan demikian, implementasi PKM melalui program magang terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, mendukung penguatan kelembagaan mitra, dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan</p>2025-12-13T16:59:56+07:00Copyright (c) 2025 Nola riona ramadhan, Tya Laila Fitria, Dwi erlinda putri, Adila Sandia Fitri, Nuriani, Febri andika, Muhammad atala Rafif, Afrinald Rizhan, Aprinelita, Rismahayanihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5076PENERAPAN MULTIMEDIA DALAM PENANAMAN NILAI BERBAKTI KEPADA ORANGTUA MELALUI FILM BERBAHASA INGGRIS2025-12-16T14:59:48+07:00Rasmitarasmitcaem@gmail.comRosi Kumala Sarirosikumalasari070582@gmail.comNadya Alinda Rahminadyaalindaa@upiyptk.ac.id<p>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi multimedia dalam menanamkan nilai berbakti kepada orang tua (birrul walidain) melalui media film berbahasa Inggris di TPQ Nurul Huda Kelurahan Gunung Pangilun Kota Padang. Kegiatan ini muncul sebagai respon terhadap menurunnya kesadaran anak-anak akan pentingnya menghormati dan mencintai orang tua, serta rendahnya minat belajar bahasa Inggris di kalangan santri. Pemanfaatan teknologi multimedia dilakukan melalui tiga tahapan utama: (1) pemutaran film bertema keluarga dan nilai-nilai birrul walidain dalam bahasa Inggris, yang dilengkapi subtitel bahasa Indonesia, menggunakan perangkat audiovisual digital; (2) diskusi interaktif berbasis tampilan multimedia untuk menggali pesan moral, nilai keagamaan, dan ekspresi bahasa asing dari film yang ditonton; serta (3) aktivitas pembelajaran kreatif berbasis komputer seperti bermain peran digital dan tugas multimedia sederhana yang mendukung pemahaman nilai karakter. Kegiatan ini melibatkan 30 santri berusia 07–12 tahun yang dipilih secara acak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman terhadap nilai birrul walidain berdasarkan hasil kuesioner pascakegiatan, dan 70% santri menyatakan lebih tertarik mempelajari bahasa Inggris melalui pendekatan multimedia. Kegiatan juga melibatkan orang tua dan pengurus TPQ dalam sesi refleksi berbasis video, menciptakan kolaborasi sinergis antara keluarga, pendidik, dan masyarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi multimedia tidak hanya memperkuat nilai-nilai karakter Islam, tetapi juga meningkatkan minat terhadap penguasaan bahasa asing di lingkungan TPQ. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan pembelajaran terpadu berbasis nilai dan teknologi di lembaga pendidikan Islam serupa.</p>2025-12-16T14:57:39+07:00Copyright (c) 2025 Rasmita, Rosi Kumala Sari, Nadya Alinda Rahmihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5104PENGUATAN MORALITAS DIGITAL BERBASIS PENDIDIKAN ISLAM BAGI GENERASI MUDA MELALUI KEGIATAN WEBINAR NASIONAL 2025-12-16T15:18:59+07:00Lilik Aminahlilikaminah@uiidalwa.ac.idRika Sartikarikasartika@uiidalwa.ac.idAsniahAdiba712007@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Penguatan Moralitas Digital Berbasis Pendidikan Islam bagi Generasi Muda melalui Kegiatan Webinar Nasional” diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah pada 16 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda serta pemangku pendidikan mengenai urgensi moralitas digital yang berlandaskan nilai-nilai Islam di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi. Webinar dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dengan sasaran utama mahasiswa, dosen, guru Pendidikan Agama Islam, dan masyarakat umum. Materi yang disajikan mencakup analisis tantangan utama era digital seperti hoaks, cyberbullying, pelanggaran privasi, dan kecanduan gawai serta integrasi nilai-nilai Islam, antara lain kejujuran (shiddiq), tanggung jawab (amanah), menjaga privasi (hifzh al-ghaib), berbuat baik (ihsan), dan menjaga akal (hifzh al-‘aql), sebagai landasan etika bermedia. Selain pemaparan konseptual, disusun pula strategi praktis yang dapat diterapkan pendidik dan orang tua, seperti pengembangan kurikulum berbasis etika digital Islami, pembiasaan literasi digital kritis, dan pendampingan penggunaan gadget di lingkungan keluarga. Hasil evaluasi terhadap 76 responden menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya moralitas digital dan penerapan nilai-nilai Islam dalam interaksi daring, disertai respons kepuasan yang tinggi dan rasa siap menghadapi tantangan ruang digital secara lebih etis. Temuan ini mengindikasikan bahwa webinar nasional berbasis Pendidikan Islam merupakan sarana yang efektif dan relevan untuk memperkuat moralitas digital generasi muda serta layak dikembangkan melalui pelatihan lanjutan dan kolaborasi multipihak.</p>2025-12-16T15:17:14+07:00Copyright (c) 2025 Lilik Aminah, Rika Sartika, Asniahhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5110ALIH KODE (CODE SEWITCHING) DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI ANGGOTA MAJELIS TAKLIM MASJID MUHABBATUL WASHLIYAH BENGKALIS RIAU2025-12-21T17:46:57+07:00Puspa Gundarypuspagundary.mpd87@gmail.comDiana Sri Dewidewisri.diana.84@gmail.com<p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt; text-align: justify;"><span style="font-size: 11.0pt;">Fenomena alih kode merupakan praktik kebahasaan yang lazim terjadi dalam masyarakat multilingual seperti Indonesia, khususnya dalam interaksi sosial dan keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk alih kode, faktor penyebab terjadinya alih kode, serta sikap anggota majelis taklim terhadap penggunaan alih kode dalam aktivitas komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang disebarkan kepada anggota majelis taklim di wilayah Riau. Data yang diperoleh dianalisis untuk mengidentifikasi jenis alih kode yang muncul, bahasa yang terlibat, serta konteks penggunaannya dalam kegiatan keagamaan seperti pengajian dan diskusi keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode tidak semata-mata terjadi karena keterbatasan kosakata dalam bahasa tertentu, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor identitas sosial, latar belakang pendidikan, pengaruh media, serta kebiasaan berbahasa dalam komunitas religius. Selain itu, alih kode digunakan sebagai strategi komunikasi untuk memperjelas makna, menegaskan pesan, dan membangun kedekatan antaranggota majelis. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dinamika penggunaan bahasa dalam konteks religius serta kontribusi terhadap kajian sosiolinguistik di lingkungan keagamaan.</span></p>2025-12-21T17:44:53+07:00Copyright (c) 2025 Puspa Gundary, Diana Sri Dewihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4764WORKSHOP PEMANFAATAN AI UNTUK PENGEMBANGAN E-LKPD PADA PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DI SMAN 1 PADANG SAGO2025-12-21T17:50:09+07:00Faizah Qurrata Ainifaizah_qurrata@fmipa.unp.ac.idFitri Ameliafitriamelia@fmipa.unp.ac.idDwi Finna Syolendradwi.finna820@fmipa.unp.ac.idNofri Yuhelmannofriyuhelman@unp.ac.idFauzana Gazalifauzana_gazali@fmipa.unp.ac.idMinda Azharminda@fmipa.unp.ac.idFajriah Azraminda@fmipa.unp.ac.idYerimadesiyeri@fmipa.unp.ac.idAndromedaandromedasaidir@yahoo.com Miftahul Khairmiftah@fmipa.unp.ac.idZonalia Fitrizazonaliafitriza@gmail.comSuryelitasuryelita@yahoo.comViona Maharaniviona.vi176@gmail.comAchie Keyllaachiekaylla99@gmail.comMunifa Mahdiahmunifamahdiya@gmail.comMelati Wahyunimelatiwahyuni2002@gmail.comRifka Andanirifka.andani0409@gmail.comAyu Wulandariayuw6379@gmail.comUlfa Autafiaautafiaulfa@gmail.com<p>Kemajuan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan membuka peluang besar bagi guru untuk mengembangkan perangkat pembelajaran yang lebih inovatif, seperti Lembar Kerja Peserta Didik Elektronik (e-LKPD) yang interaktif, adaptif, dan personal. Namun, pemanfaatan AI masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman, minimnya pelatihan, serta dukungan infrastruktur yang belum optimal. Workshop pemanfaatan AI di SMAN 1 Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, diselenggarakan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapan guru dalam mengintegrasikan AI ke dalam pengembangan bahan ajar berbasis deep learning. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu persiapan, pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis AI, penyusunan modul ajar deep learning, serta pengembangan e-LKPD interaktif menggunakan Liveworksheet. Guru dibekali pemahaman etika penggunaan AI serta pemanfaatan platform seperti ChatGPT, Microsoft Word, dan Gamma.ai. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan persepsi guru terhadap AI cenderung positif, meskipun terdapat penurunan pada kategori “sangat setuju” akibat kesadaran terhadap kompleksitas teknis, khususnya pada guru senior. Luaran kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan guru dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis AI serta menghasilkan bahan ajar digital yang lebih interaktif, sekaligus mendukung penguatan ekosistem pembelajaran berbasis teknologi dan pencapaian IKU perguruan tinggi.</p>2025-12-21T17:48:14+07:00Copyright (c) 2025 Faizah Qurrata Aini, Fitri Amelia, Dwi Finna Syolendra, Nofri Yuhelman, Fauzana Gazali, Minda Azhar, Fajriah Azra, Yerimadesi, Andromeda, Miftahul Khair, Zonalia Fitriza, Suryelita, Viona Maharani, Achie Keylla, Munifa Mahdiah, Melati Wahyuni, Rifka Andani, Ayu Wulandari, Ulfa Autafiahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4896IDENTIFIKASI POTENSI DAN MASALAH DESA DALAM PERSIAPAN PEMBUATAN RPJMDES DESA RANTAU SIALANG KECAMATAN KUANTAN MUDIK KABUPATEN KUANTAN SINGINGI2025-12-21T20:51:41+07:00Retni Pratiwiretnipratiwi23@gmail.comAgus Candraagus@gmail.comRia Asmeri Jafraria@gmail.comRiki Ruspiandariki@gmail.comRikki Afrizalafri@gmail.comDhina Yulianadhina@gmail.comSilvi Amandasilvi@gmail.comR. Dinda Ramadanidinda@gmail.com<p>Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) merupakan langkah Strategis Dalam pembangunan Desa yang Berkelanjutan. RPJMDes disusun Berdasarkan Visi dan Misi kepala Desa terpilih serta harus selaras dengan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dokumen ini menjadi dasar penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan Anggaran Pendapatan dan Belaja Desa (APBDes). Identifikasi Potensi dan Masalah desa merupakan halyang paling awal dilakukan oleh desa. Kegiatan ini bertujuan agar pembangunan Desa dapat direncanakan secara optimal sesuai dengan kebutuhan Masyarakat dan sumberdaya yang tersedia, Dari hasil identifikasi Potensi dan Masalah yang dimiliki oleh Desa Rantau Sialang melalui observasi lapangan menggunakan metode PRA di peroleh data pemetaan partisipatif, diagram transektor dari 2 zona, pembuatan Kalender musim, analisis Lembaga desa, skoring prioritas masalah dan FGD.</p>2025-12-21T20:49:56+07:00Copyright (c) 2025 Retni Pratiwi, Agus Candra, Ria Asmeri Jafra, Riki Ruspianda, Rikki Afrizal, Dhina Yuliana, Silvi Amanda, R. Dinda Ramadanihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5146PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT DALAM PRODUKSI PUPUK KOMPOS ORGANIK BERKELANJUTAN DARI LIMBAH RUMAH TANGGA2026-01-28T22:56:32+07:00Yuniar Alamyuniar.alam08@gmail.comMoh. Hasan Fauzihasanfauzi880@gmail.comHarlianaharliana@unublitar.ac.idUlfa Niswatul Khasanahulfaniswatul13@gmail.comWahyu Dwi Handokowahyu.fisikaunublitar@gmail.com<p><em>Pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi permasalahan utama di lingkungan masyarakat, terutama tingginya proporsi sampah organik yang mencapai 60–70% dari total timbulan sampah. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memilah serta mengolah sampah organik menyebabkan meningkatnya volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memproduksi pupuk kompos organik secara berkelanjutan melalui edukasi, pelatihan, dan pendampingan praktik komposting berbasis rumah tangga. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan sosialisasi, pre-test, pelatihan komposting, pendampingan proses selama 3–4 minggu, serta post-test. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan pengukuran teknis parameter kompos seperti suhu, kelembaban, serta berat input dan output. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 66% berdasarkan perbandingan nilai pre-test dan post-test. Selain itu, masyarakat berhasil menghasilkan kompos dengan karakteristik berwarna coklat kehitaman, bertekstur remah, dan bebas bau. Volume sampah organik rumah tangga juga berkurang rata-rata sebesar 10%. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan mendorong terbentuknya budaya pengelolaan sampah berkelanjutan. Program direkomendasikan untuk direplikasi pada wilayah lain dengan dukungan fasilitas komposter dan pendampingan lanjutan.</em></p>2025-12-21T21:30:00+07:00Copyright (c) 2025 Yuniar Alam, Moh. Hasan Fauzi, Harliana, Ulfa Niswatul Khasanah, Wahyu Dwi Handokohttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5159PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA SEBAGAI BAHAN UTAMA PEMBUATAN TUDUNG SAJI RAMAH LINGKUNGAN DI WAE BUKA2026-02-06T22:58:54+07:00Angelita Novaangelitanova84@gmail.comAdelheit Yatinyatinadelheit@gmail.comFlorida Bahagiafloridakurniatibahagia@gmail.comMariana Henderika Hendehendemariana@gmail.comPascoela Frietasfrietasellah@gmail.comMaria Fatima Santaraopinsantara@gmail.comAlfiana Ratna Sarialfianasari886@gmail.com<p>Limbah sabut kelapa di Pasar Impres Ruteng banyak dibuang atau dibakar sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini bertujuan memanfaatkan sabut kelapa sebagai bahan utama pembuatan tudung saji ramah lingkungan sebagai upaya pengurangan limbah organik. Proses pembuatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu pemilahan sabut kelapa tua, penyisiran serat, perendaman, pengeringan, pengintalan, pembentukan pola menggunakan tudung saji asli, dan penguatan struktur dengan resin. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Satar Tacik, wilayah Wae Buka, dengan melibatkan warga setempat dalam proses pembuatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sabut kelapa dapat diolah menjadi tudung saji yang kuat, bersih, dan layak digunakan. Pemanfaatan ini tidak hanya mengurangi limbah sabut kelapa, tetapi juga meningkatkan kreativitas masyarakat dan memberikan contoh pengolahan limbah organik yang bermanfaat.</p>2025-12-23T10:29:54+07:00Copyright (c) 2025 Angelita Nova, Adelheit Yatin, Florida Bahagia, Mariana Henderika Hende, Pascoela Frietas, Maria Fatima Santara, Alfiana Ratna Sarihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4909PENERAPAN SAFETY AWARENESS (K3) DAN PENERAPAN 5R PADA UMKM DUTA BAWANG SEMARANG2026-02-06T22:58:13+07:00Muhammad Sagafmsagaf@unissula.ac.idYunia Wahyu Wijayaniyuniawahyuwijayani@gmail.comAkhmad Syakhronisyakhroni@unissula.ac.idSyahrendra Ario Bramantyosyahrendraario@gmail.comRamadhan Hafidzramadhanhafidz027@gmail.comAlthesa Androvaandrothesa@gmail.com<p>UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, namun masih banyak pelaku usaha yang kurang memperhatikan aspek keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) serta budaya kerja 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Kondisi ini terlihat pada UMKM Duta Bawang yang dalam proses produksinya masih minim penerapan K3, belum konsisten menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), dan belum menerpakan prinsip 5R secara optimal. Hal tersebut berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan kerja, dan menurunkan efektivitas produksi. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, dilakukan sosialisasi penerapan safety awareness (K3) dan 5R. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran pekerja terhadap pentingnya keselamatan kerja,yaitu terlihat dari keterlibatan aktif peserta dalam sesi sosialisasi. Penerapan sederhana kepada UMKM Duta Bawang berupa penggunaan masker, hairnet, serta penataan lingkungan kerja dengan prinsip 5R mampu menciptakan suasana kerja yang lebih nyaman, aman, dan produktif. Sosialisasi ini membuktikan bahwa penerapan safety awareness (K3) dan 5R dapat dijalankan secara bertahap sesuai dengan kondisi di UMKM Duta Bawang Semarang.</p>2025-12-26T14:42:50+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Sagaf, Yunia Wahyu Wijayani, Akhmad Syakhroni, Syahrendra Ario Bramantyo, Ramadhan Hafidz, Althesa Androvahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5063REVITALISASI RUANG PERPUSTAKAAN UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA2026-02-06T22:57:30+07:00Muhammad Arifarif7rifaa33@gmail.comSarah Salzabilah Wahabsarahsalzabilahwahab@gmail.comSuarnisuarniany517@gmail.comJovita Sri Ayujovitasriayu25@gmail.comJiranaandijiranarmdni@gmail.comTika Mesa Arruantcika044@gmail.comSt Harpianist.harpiani@unsulbar.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai revitalisasi ruang perpustakaan untuk meningkatkan minat membaca siswa telah dilaksanakan di SDN 58 Pangale sebagai upaya menanggapi rendahnya budaya literasi di sekolah dasar. Program ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu observasi awal, pelaksanaan pembinaan literasi melalui penataan ulang ruang perpustakaan serta penyelenggaraan kegiatan membaca seperti “Reading Time” dan “Satu Halaman Sehari”, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi hasil pelaksanaan. Berdasarkan hasil kegiatan, terlihat peningkatan minat baca dan frekuensi kunjungan siswa ke perpustakaan serta perubahan perilaku siswa yang semakin aktif memilih dan membaca buku secara mandiri. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan ruang perpustakaan yang nyaman dan program literasi terstruktur dapat menjadi strategi efektif dalam menumbuhkan minat membaca siswa. Program ini diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan menjadi contoh pengembangan budaya literasi di sekolah dasar lainnya.</p>2025-12-26T15:14:24+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Arif, Sarah Salzabilah Wahab, Suarni, Jovita Sri Ayu, Jirana, Tika Mesa Arruan, St Harpianihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5102OPTIMALISASI EDUKASI KESEHATAN & KESELAMATAN KERJA LINGKUNGAN (K3L) MELALUI MEDIA POSTER UNTUK ANAK USIA DINI DI TK BERJO 2026-02-06T22:56:58+07:00Putri Ratna Setyowatiputriratnasetyo@up45.ac.idFebriyanti Angelia Gintingangela@gmail.comTrisno Fallotri@gmai.comM. Noviansyah Ariditoasd@gmail.comDamayanti Endah Rejekidamat@gmail.com<p>Penerapan edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Lingkungan (K3L) pada satuan pendidikan anak usia dini merupakan langkah penting untuk membangun budaya aman sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media poster sebagai sarana edukasi K3L di TK Berjo 1 melalui pendekatan deskriptif evaluatif. Kegiatan dilakukan dalam dua tahap, yaitu pemberian materi dan pemasangan poster pada 14 November 2025 serta evaluasi melalui angket dan wawancara pada 21 November 2025. Instrumen pre-test dan post-test diberikan kepada tiga guru untuk mengukur peningkatan pemahaman K3L, sedangkan observasi langsung digunakan untuk melihat respons 41 peserta didik terhadap poster. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai post-test guru meningkat menjadi 88,89%, atau naik 33,33% dibandingkan pre-test. Observasi menunjukkan bahwa peserta didik sangat antusias terhadap poster bergambar dan mampu mempraktikkan perilaku aman seperti memilah sampah, mengantre, dan berjalan hati-hati. Hasil angket guru menunjukkan skor efektivitas poster sebesar 4,6/5, menandakan bahwa media poster efektif dalam meningkatkan pemahaman dan perilaku K3L di lingkungan sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa poster merupakan media edukasi yang tepat bagi anak usia dini karena mampu menyampaikan pesan keselamatan secara menarik, sederhana, dan mudah dipahami.</p>2025-12-26T16:07:48+07:00Copyright (c) 2025 Putri Ratna Setyowati, Febriyanti Angelia Ginting, Trisno Fallo, M. Noviansyah Aridito, Damayanti Endah Rejekihttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5142PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA KELAS TINGGI MELALUI PROGRAM BIMBIBINGAN MEMBACA TERSTRUKTUR DI SD NEGERI 28 TAMO 2026-02-06T22:56:13+07:00M. PadliMp7918974@gmail.comSt.Rahmawati rahmawww.strhmawati@gmail.comSt. Nur Alisastnuralisa710@gmail.comDian Anggraini Noordiananggraininoor22@gmail.comNurfitrinf2796415@gmail.comSarmilamilaaaaa1808@gmail.comSafira Putrishafiraputri005@gmail.comAsmirinda Resaasmirinda.resa@unsulbar.ac.id<p>Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas tinggi di SD Negeri 28 Tamo melalui penerapan Bimbingan Membaca Terstruktur. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca siswa sebagaimana terlihat dari hasil asesmen awal yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori Tidak Sama Sekali, Mengeja, dan Belum Lancar. Program dilaksanakan selama sepuluh minggu melalui pendampingan intensif yang mencakup tahapan pra-membaca, saat membaca, dan pasca-membaca, serta intervensi kelompok kecil yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa. Pengukuran kemampuan membaca dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengidentifikasi perubahan yang terjadi setelah intervensi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek kelancaran, akurasi, pemahaman bacaan, serta motivasi membaca. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 2,22 pada pre-test menjadi 3,56 pada post-test, dengan hasil uj Paired Samples Test yang menunjukkan nilai signifikansi 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa program ini efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa Bimbingan Membaca Terstruktur merupakan strategi intervensi yang relevan dan mampu memberikan dampak nyata terhadap perkembangan literasi siswa sekolah dasar.</p>2025-12-26T16:17:08+07:00Copyright (c) 2025 M. Padli, St.Rahmawati rahma, St. Nur Alisa, Dian Anggraini Noor, Nurfitri, Sarmila, Safira Putri, Asmirinda Resahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4990PENERAPAN STANDARD LAYOUT TATA LETAK RUANG PRODUKSI GUNA MENURUNKAN WASTE MOTION PADA UMKM DUTA BAWANG2026-02-06T22:55:32+07:00Muhammad Sagafmsagaf@unissula.ac.idYudha Dwi Adiantoyudhaadya25@gmail.comAde Irmawanadeirmawan03@gmail.comYelly Nico Kaniagonikokaniago11@gmail.comAndre Sugiyonoandre@unissula.ac.idEli Mas’idahelimasidah07@gmail.com<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM Duta Bawang dalam merancang tata letak standar ruang produksi dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum adanya tata letak yang terstruktur, sehingga aliran proses produksi bawang goreng kurang efisien, menimbulkan waste motion, serta meningkatkan risiko bahaya kerja. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui observasi alur produksi, penyusunan alternatif layout, diskusi bersama mitra, hingga penentuan tata letak standar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan layout standar mampu mengurangi aktivitas bolak-balik pekerja, menurunkan lead time produksi, serta meningkatkan aspek keselamatan kerja melalui pemisahan area basah dan kering serta penataan jalur sirkulasi. Program ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi UMKM Duta Bawang, tetapi juga dapat menjadi model perbaikan tata letak sederhana yang dapat direplikasi pada UMKM sejenis untuk mendukung peningkatan produktivitas dan keselamatan kerja.</p>2025-12-26T16:32:24+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Sagaf, Yudha Dwi Adianto, Ade Irmawan, Yelly Nico Kaniago, Andre Sugiyono, Eli Mas’idahhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5125PEMBERDAYAAN MASJID NURUL GHAFUR MELALUI PENATAAN SARANA DAN PRASARANA YANG MENDUKUNG KEGIATAN KEAGAMAAN DAN KEMASYARAKATAN 2026-02-06T22:54:49+07:00Herman Herman Hermanherman@soc.uir.ac.idKartius Kartiuskartius@soc.uir.ac.idIndra Safriindrasafri@soc.uir.ac.idParjiyana Parjiyanaparjiyana@soc.uir.ac.idRonal Ronalronal@student.uir.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pengurus Masjid Nurul Ghafur melalui peningkatan kemampuan dalam pengelolaan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Masjid Nurul Ghafur menghadapi berbagai kendala, terutama keterbatasan pendanaan yang berdampak pada pemenuhan fasilitas utama seperti tempat wudhu, toilet, pagar, serta peralatan penunjang ibadah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penyusunan strategi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengurus dan jamaah memperoleh peningkatan pemahaman terkait penyusunan proposal bantuan, pemanfaatan informasi dari pemerintah dan lembaga terkait, serta strategi pencarian donatur. Selain itu, kegiatan pengabdian juga menghasilkan keluaran berupa perbaikan sarana melalui pemberian perlengkapan pendukung, seperti microphone wireless. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kemampuan pengurus dalam mengelola masjid dan membuka peluang keberlanjutan pengembangan sarana dan prasarana di masa depan</p>2025-12-26T23:23:18+07:00Copyright (c) 2025 Herman Herman Herman, Kartius Kartius, Indra Safri, Parjiyana Parjiyana, Ronal Ronalhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4991DIGITALISASI PELAYANAN AKADEMIK MADRASAH MELALUI PEMANFAATAN RAPOR DIGITAL MADRASAH (RDM) DI MTSS MIFTAHUL HUDA BANDUNG2026-02-06T22:54:15+07:00Siti Raudatulsitiraudatulj01@gmail.comImam Junarisim02juna@gmail.com<p><em>Digitalisasi pelayanan akademik madrasah melalui pemanfaatan Rapor Digital Madrasah (RDM) menjadi kebutuhan seiring kebijakan transformasi digital Kementerian Agama. Implementasi RDM sejak 2021 masih menghadapi tantangan utama, yaitu kesenjangan literasi digital guru dan konsistensi input data. Penelitian ini bertujuan (1) meningkatkan kompetensi guru dan operator dalam mengoperasikan RDM secara efektif; (2) membangun prosedur standar input dan validasi data rapor digital. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan madrasah di MTSS Miftahul Huda Bandung. Proses penelitian mencakup analisis kebutuhan, perancangan program, dan pelaksanaan pendampingan teknis langsung (direct supervision). Temuan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi pengguna setelah sosialisasi dan pendampingan. Penolakan guru terhadap sistem baru berhasil diatasi. Pendampingan berbasis studi kasus nyata terbukti efektif dalam mempercepat adaptasi teknis. Kolaborasi sinergis antara guru, operator, dan pimpinan madrasah menjadi faktor kunci keberhasilan. Proses pengolahan nilai menjadi lebih efisien dan potensi kesalahan input data diminimalkan. Hasil akhir kegiatan ini adalah tersusunnya draf Standar Operasional Prosedur (SOP) RDM yang mendukung tata kelola administrasi digital berkelanjutan. Pemanfaatan RDM tidak hanya sebatas alat administrasi, tetapi juga berperan dalam membentuk digital mindset dan budaya kerja baru di madrasah.</em></p>2025-12-26T23:30:54+07:00Copyright (c) 2025 Siti Raudatul, Imam Junarishttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4395PARKIR CERDAS SURABAYA: TRANSFORMASI LITERASI DIGITAL BAGI JURU PARKIR MENUJU PENGAWASAN PENDAPATAN YANG TRANSPARAN2026-02-06T22:52:52+07:00Muhammad Faizal Maulanamaulanafaizal699@gmail.comCholid Fadilcholid_fadil.ep@upnjatim.ac.id<p>Hingga saat ini pengawasan pendapatan parkir di Kota Surabaya sebagian besar dilakukan secara manual menggunakan catatan juru parkir dan laporan berkala dari pengelola parkir. Ini menyebabkan banyak masalah seperti data yang tidak sesuai, pelaporan yang terlalu lama, bukti transaksi yang terbatas, dan ketidak jelasan tentang pendapatan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan hilangnya pendapatan dan laporan yang tidak akurat, yang berdampak pada upaya untuk optimalisasi PAD. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan juru parkir dan pengelola parkir tentang teknologi digital dengan memberikan instruksi dan membantu mereka menggunakan sistem pencatatan pendapatan yang berbasis digital. Selama magang, metode pelaksanaan dilakukan dengan pendekatan partisipatif. Mereka melihat proses kerja di lapangan, menemukan masalah pengawasan manual, mengajarkan teknik digitalisasi parkir, membantu menggunakan formulir dan aplikasi pencatatan digital, dan menguji sistem pencatatan pendapatan yang sederhana. Seluruh kegiatan melibatkan juru parkir dan pengelola parkir secara langsung dalam proses pengumpulan data, dokumentasi transaksi, dan pelaporan harian digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta lebih memahami dan mahir menggunakan alat digital, pencatatan pendapatan menjadi lebih akurat, dan pelaporan menjadi lebih transparan. Dengan mendukung modernisasi pengawasan pendapatan parkir menuju sistem yang lebih efisien, terukur, dan akuntabel, program ini merupakan langkah awal menuju transformasi digital pengelolaan parkir Kota Surabaya.</p>2025-12-27T06:17:29+07:00Copyright (c) 2025 Muhammad Faizal Maulana, Cholid Fadilhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4955PENGEMBANGAN PEMBANGKIT BIOGAS UNTUK MEWUJUDKAN DESA MANDIRI ENEGI DI DESA BATUBELAH KABUPATEN KAMPAR PROPINSI RIAU2026-02-06T22:52:08+07:00Adrianto Ahmadadriantounri@gmail.comBahruddinbhaj@gmail.comZuchra Helwanizujjga@gmail.comLita Darmayantilita@gmail.comKhairatkhairat@gmail.comSri Rezeki Muriasri.rezekimuria@lecturer.unri.ac.idSri Heliantysri@gmail.com<p>Program bantuan sapi untuk masyarakat di Kabupaten Kampar Propinsi Riau telah didistribusikan sedemikian rupa, dengan sendirinya akan menghasilkan limbah padat berupa kotoran sapi. Kotoran sapi diolah menggunakan proses anaerob akan menghasilkan biogas. Potensi biogas yang diperoleh dapat digunakan sebagai sumber energi. Berdasarkan pengabdian terdahulu tahun 2023 telah teridentifikasi sebanyak 107 ekor sapi dari 30 peternak sapi dan telah dibangun unit pembangkit biogas sebanyak 6 unit, setiap unit mempunyai kapasitas 1500 L yang diumpan dengan kotoran sapi sebesar 250 L/hari sehingga menghasilkan biogas sebesar 1.080 L/hari. Biogas tersebut dapat dikonversi menjadi energi bakar yang dapat digunakan sebagai bahan bakar kompor rumah tangga pengganti gas LPG. Pengabdian ini dilakukan dalam dua tahap yakni melalui WORKSHOP dan PRAKTEK LAPANGAN. Pada WORKSHOP dan PRAKTEK LAPANGAN diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari kelompok peternak sapi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa api yang dihasilkan berarna biru dan dapat digunakan untuk memasak.</p>2025-12-29T18:50:14+07:00Copyright (c) 2025 Adrianto Ahmad, Bahruddin, Zuchra Helwani, Lita Darmayanti, Khairat, Sri Rezeki Muria, Sri Heliantyhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4362PELATIHAN SELEKSI BIBIT KELAPA SAWIT(Elaeis guineensis Jacq) MAIN NURSERY DI DESA KINALI KECAMATAN KUANTAN MUDIK2026-02-06T22:51:24+07:00Wahyudiwahyudi.uniks@gmail.comElfi Indrawaniselfi@gmail.comTri Nopsagiartitri@gmail.comChairil Ezwardchairil@gmail.comPebra Heriansyahpebra@gmail.comA.Haitamihaitami@gmail.comDesta Andrianidesta@gmail.comSepridoseprido@gmail.comGusti Marlinagusti@gmail.com<p>Indonesia merupakan negara dengan produsen minyak sawit terbesar di dunia, yang telah menyumbang setengah dari produksi minyak sawit mentah dunia. Kualitas minyak kelapa sawit yang dihasilkan sangat berpengaruh terhadap bibit kelapa sawit yang ditanam. Untuk memperoleh tanaman yang memiliki sifat tertentu dapat diperoleh dilakukan dengan cara menyeleksi tanaman pada fase pembibitan. Seleksi bibit yang dilakukan bertujuan untuk memperoleh bibit yang memang layak untuk ditanam dilapangan. Adapun permasalah dilapangan yang saat ini terjadi di Desa Kinali adalah masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwasannya penggunaan bibit unggul yang terseleksi itu tidak penting. Adapun tujuan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Kinali ini adalah untuk merubah polah pikir masyarakat bahwasannya dalam hal penggunaan bibit unggul terseleksi itu sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kelapa sawit. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tidak hanya sekadar melakukan penyuluhan dan pelatihan, namun juga memiliki tujuan, yaitu pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dilakukan agar masyarakat mendapatkan pengetahuan dan wawasan tentang pemilihan bibit yang layak tanam dilapangan. Dari penyampaian tersebut, kemudian terjadi perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat terhadap proses seleksi bibit yang akan ditanam pada lahan masyarakat. Kegiatan PkM Program Studi Agroteknologi UNIKS yang berkolaborasi dengan PT Udaya Lohjinawi memperoleh nilai kepuasan dari masyarakat sebesar 82,44%. Selama mengikuti kegiatan masyarakat menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi.</p>2025-12-29T20:26:58+07:00Copyright (c) 2025 Wahyudi, Elfi Indrawanis, Tri Nopsagiarti, Chairil Ezward, Pebra Heriansyah, A.Haitami, Desta Andriani, Seprido, Gusti Marlinahttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/5167EVALUASI KELAYAKAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI UPT SD NEGERI 060912 BERDASARKAN STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN2026-02-06T22:50:41+07:00Rizqina Katsirah Hasibuanrizqina0306231023@uinsu.ac.idSiti Rahmadani Hasibuansiti0306231017@uinsu.ac.idDinda Adiladindaadila0306231029@uinsu.ac.idWinda Khairiahwinda0306232089@uinsu.ac.idSiti Holijah Siregarsiti0306231024@uinsu.ac.idNabila Amalia Nasutionnabila0306231021@uinsu.ac.idSalimsalim.uinsu@ac.id<p> Sarana dan prasarana pendidikan memiliki peran strategis dalam menunjang efektivitas proses pembelajaran di sekolah dasar. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya ketidaksesuaian antara kondisi sarana dan prasarana sekolah dengan Standar Nasional Pendidikan, khususnya pada sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan lahan dan fasilitas pendukung. Permasalahan tersebut berpotensi memengaruhi kenyamanan belajar, mutu pembelajaran, serta pengembangan potensi peserta didik. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana pendidikan di UPT SD Negeri 060912 Medan Denai serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara terbatas, dan dokumentasi selama pelaksanaan kegiatan magang mahasiswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan membandingkan kondisi faktual di lapangan dengan ketentuan Standar Nasional Pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum sekolah telah memiliki sarana dasar yang cukup untuk menunjang pembelajaran, seperti ruang kelas, ruang guru, dan lingkungan sekolah yang relatif tertata. Namun demikian, masih terdapat beberapa keterbatasan, antara lain belum tersedianya laboratorium, musholla, dan ruang Bimbingan dan Konseling khusus, serta pengelolaan perpustakaan dan kantin yang belum optimal. Kegiatan ini menghasilkan gambaran kondisi riil sarana dan prasarana sekolah serta rekomendasi awal sebagai bahan evaluasi bagi pihak sekolah. Disimpulkan bahwa evaluasi sarana dan prasarana secara sistematis dapat menjadi langkah penting dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan pengelolaan pendidikan yang berkelanjutan.</p>2025-12-30T20:02:11+07:00Copyright (c) 2025 Rizqina Katsirah Hasibuan, Siti Rahmadani Hasibuan, Dinda Adila, Winda Khairiah, Siti Holijah Siregar, Nabila Amalia Nasution, Salimhttps://ejournal.uniks.ac.id/index.php/bhakti_nagori/article/view/4879SOSIALISASI OSTEOARTRITIS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DAN PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI DESA JENGGOT SIDOARJO2026-02-06T22:53:36+07:00Nike Surya Saputrinikesurya2106@gmail.comBagas Anjasmarabagasanjasmara@umsida.ac.idNur Laili Fidiyatul Khasanahnur765914@gmail.comLerina Andhy Wandiralerinaandywandira@gmail.com<p><em>Proses penuaan pada manusia sering disertai dengan penurunan fungsi organ tubuh, salah satunya sistem muskuloskeletal yang berperan penting dalam mobilitas. Osteoartritis merupakan salah satu penyakit degeneratif sendi yang paling banyak dialami lansia dan berdampak signifikan pada kualitas hidup. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai osteoartritis sekaligus mendorong mereka melakukan upaya pencegahan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan community-based approach (CBA) melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, media visual, serta demonstrasi senam ringan. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 22,5% menjadi 85% setelah sosialisasi. Selain peningkatan kuantitatif, peserta juga menunjukkan perubahan sikap positif, seperti kesediaan melaksanakan latihan senam secara mandiri. Hasil ini membuktikan bahwa sosialisasi osteoartritis efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan, memotivasi perilaku hidup sehat, dan berpotensi menekan angka kejadian osteoartritis di kalangan lansia.</em></p>2025-12-27T00:00:00+07:00Copyright (c) 2025 Nike Surya Saputri, Bagas Anjasmara, Nur Laili Fidiyatul Khasanah, Lerina Andhy Wandira