PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY LEARNING (IL) TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI KELAS VI DI SD NEGERI 012 KOTO KARI
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh efektifnya model pembelajaran Inquiry Learning sehingga dapat mempengaruhi kemampuan berfikir kritis siswa dalam penerapannya. Pada hasil pra penelitian di SD Negeri 012 koto kari ditemukan gejala permasalahan yang mendorong pentingnya penerapan model pembelajaran Inquiry Learning yaitu: 1). Banyak siswa kesulitan dalam menjelaskan kembali materi yang sudah dipelajari dengan kata-kata mereka sendiri. 2). Terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam membaca keterampilan dasarseperti membaca, menulis, dan berhitung. 3). Siswa sering membuat kesimpulan yang tidak sesuai denga nisi teks tentang materi yang diajarkan guru. 4). Beberapa siswa ketika diminta menjelaskan tentang materi yang diajarkan namun siswa hanya diam dan bingung tanpa memberi penjelasan lanjutan. 5). Siswa kesulitan dalam mengatur waktu belajar dan memilih metode belajar yang cocok untuk proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest Design. Yang menjadi sampel penelitian ini adalah siswa kelas VI di SD Negeri 012 Koto Kari yang berjumlah 14 orang. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah pemberian tes (pretest dan posttest) sebagai sumber data primer dan observasi, wawancara, penyebaran angket (kuesioner), serta dokumentasi. Adapun Teknik analisis data menggunakan Uji Paried Sample T-Test yang diolah menggunakan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry Learning memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berfikir kritis siswa kelas VI di SD Negeri 012 Koto Kari. Berdasarkan hasil uji paried sample T-Test dimana nilai thitung sebesar 4,220 lebih besar > dari pada nilai ttabel sebesar 2,160. Demikian pula dengan melihat nilai signifikansinya (sig.) sebesar 0,001 lebih kecil dari nilai kritis 0,05 dengan model (0,001 < 0,05). Maka kesimpulan penelitian ini Adalah Ada Pengaruh Signifikan Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Learning Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
Downloads
References
Failasuf Fadli, (2019) “Penerapan Metode Inkuiri Dalam Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kritis, EDCOMTECH. ”, Vol 4 “Jurnal Kajian Teknologi, hal. 20.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003, Tentang System Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Dan Penjelasannya Pasal 1, (Yogyakarta: Media Wacana Pres, 2003), hal.9.
Maria Purnama Nduru, (2023). Model Pembelajaran Inquiry Learning Indramayu: Adab CV. Adanu Abimata, hal.50.
Misykah (2020). “Pengaruh Penerapan Metode Inkuiri Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis”, Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan”. 5 (2), hal.110.
Wira Suciono, (2021). Kemampuan Berfikir Kritis” Indramayu: Adab CV. Adanu Abimata, hal.17.









