ANALISIS BUTIR SOAL UJIAN AKHIR SEMESTER MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS)
Abstract
Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik untuk memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS), termasuk dalam mata pelajaran Aqidah Akhlak. Pembelajaran tidak lagi hanya berfokus pada kemampuan mengingat dan memahami (LOTS), tetapi juga menuntut siswa mampu menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Namun, kenyataannya, instrumen penilaian yang digunakan guru sering kali belum sepenuhnya mencerminkan tuntutan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kualitas butir soal Ujian Akhir Semester (UAS) mata pelajaran Aqidah Akhlak kelas XI MA Pondok Pesantren Syafa’aturrasul Kabupaten Kuantan Singingi Tahun Ajaran 2024/2025 yang berbasis HOTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi soal, wawancara guru, dan hasil tes siswa. Analisis dilakukan terhadap validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda setiap butir soal menggunakan rumus korelasi product moment dan Alpha Cronbach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 10 butir soal uraian, terdapat 9 soal valid (90%) dan 1 soal tidak valid (10%). Nilai reliabilitas sebesar 0,755 termasuk kategori tinggi. Seluruh soal memiliki tingkat kesukaran dalam kategori mudah (TK > 0,7). Daya pembeda menunjukkan 4 soal (40%) berkategori baik, 5 soal (50%) cukup, dan 1 soal (10%) buruk. Secara keseluruhan, instrumen soal dapat dikatakan cukup baik dan layak digunakan sebagai alat evaluasi pembelajaran. Namun, komposisi soal masih didominasi oleh Lower Order Thinking Skills (LOTS) sebesar 70%, sementara HOTS hanya 30%. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan kemampuan guru dalam menyusun soal berbasis HOTS agar evaluasi pembelajaran Aqidah Akhlak dapat benar-benar mengukur kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif peserta didik sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dan profil pelajar Pancasila.
Downloads
References
Heni Hendrawati,Analisis potensi tenaga kerja lokal di kawasan bandara internasional jawa barat (BIJB) di kecamatan kertajati kabupaten majalengka”,(jawabarat:perpustakaan.upi.edu,2016)
Siti Fatimah, pengembangan instrumen penilaian berbasis HOTS (higher order thinking skills) pada kompetensi dasar menerapkan system penyimpanan arsip abjad, kronologis, geografis, nomor, dan subjek di jurusan OTKP,(SMKN 1 Bojonegoro: 2020)
Sugiyono,metodologi penelitian kuantatif, kualitatif, dan R&D, (Bandung:Alfabeta,2017)
Irfandi, Irfandi, dan Rosa Murwindra. “DIFFICULTY ANALYSIS OF DEVELOPMENT OF WONDERSHARE QUIZ CREATOR AS A MEDIA FOR EVALUATION OF CHEMICAL LEARNING BASED ON HOTS.” Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati 3, no. 1 (2022): 38–41. https://doi.org/10.55943/jipmukjt.v3i1.30.
Padangsidimpuan, Iain. “BELAJAR DAN PEMBELAJARAN Aprida Pane Muhammad Darwis Dasopang” 03, no. 2 (2017): 333–52.
Puspita, Susana, Rosa Murwindra, dan Irfandi Irfandi. “PENGEMBANGAN SOAL EVALUASI PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) PADA MATERI STRUKTUR ATOM.” JOM FTK UNIKS 5, no. 1 (2025): 177–84. https://ejournal.uniks.ac.id/index.php/JOM/article/view/4330/3163.









