Pengaruh Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen, Disiplin Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kuantan Singingi
Abstract
. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen, Disiplin Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kuantan Singingi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Kuantan Singingi. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 32 responden. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,824 (>0,05). Disiplin kerja juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,364 (>0,05). Sementara itu, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 (<0,05). Secara simultan, kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen, disiplin kerja, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai F hitung sebesar 8,008 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 (<0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,462 menunjukkan bahwa 46,2% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kualitas Sistem Informasi Akuntansi Manajemen, disiplin kerja, dan budaya organisasi, sedangkan sisanya sebesar 53,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian.
Downloads
Copyright (c) 2026 ummifatmawati, Diskhamarzaweny, Yeni Sapridawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







